ADVERTISEMENT
Jumat, Juli 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

MRP Papua Tengah Serap Aspirasi Masyarakat Mimika Soal Dana Otsus dan Keamanan

Seluruh masukan masyarakat tidak akan berhenti di tingkat daerah, melainkan akan dibawa ke pemerintah pusat sebagai bahan evaluasi.

16 Mei 2026
0
MRP Papua Tengah Serap Aspirasi Masyarakat Mimika Soal Dana Otsus dan Keamanan

Foto bersama usai kegiatan penjaringan aspirasi dan rapat dengar pendapat bersama MRP Papua Tengah dan masyarakat adat Kabupaten Mimika (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah menggelar penjaringan aspirasi dan rapat dengar pendapat bersama masyarakat adat Kabupaten Mimika terkait pelaksanaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) serta situasi keamanan di wilayah Papua Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Sabtu 16 April 2026, dihadiri Ketua MRP Papua Tengah Agus Anggaibak, perwakilan lembaga adat LEMASA dan LEMASKO, serta tokoh masyarakat dari berbagai wilayah Mimika.

ADVERTISEMENT

Forum ini menjadi ruang dialog antara MRP dan masyarakat adat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih menjadi perhatian utama, khususnya terkait efektivitas pelaksanaan Otsus dan kondisi keamanan di Papua Tengah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam forum tersebut, sejumlah warga menyampaikan keprihatinan terhadap situasi keamanan yang dinilai masih rawan dan menimbulkan korban sipil.

Baca Juga

Jenazah Pilot AMA Air di Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI Habema

Diikuti 137 Kelompok Peserta: TIFA 2026 Jadi Panggung Seni, Budaya, dan Penggerak Ekonomi Kreatif di Mimika

Salah satu perwakilan masyarakat, Fransisca Pinimet, menyoroti berbagai insiden kekerasan yang berdampak pada warga sipil.

Ia juga menyerukan pentingnya dialog damai antara Jakarta dan Papua serta evaluasi terhadap penempatan aparat keamanan di wilayah Papua.

Selain itu, ia menyinggung dugaan pelanggaran HAM dalam sejumlah peristiwa keamanan di Papua Tengah, serta meminta penarikan pasukan militer organik dan non-organik dari Tanah Papua.

Fransica juga menegaskan pentingnya dialog antara pemerintah pusat dan masyarakat Papua sebagai solusi damai atas konflik yang berkepanjangan.

Sejumlah peserta forum juga menyampaikan penolakan terhadap pelaksanaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang dinilai belum memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Papua.

Mereka menilai pengelolaan Otsus selama ini belum efektif dan belum menjawab kebutuhan dasar masyarakat di tingkat akar rumput.

“Saya rasa Otsus itu hanya nama yang dipakai, tapi kita tidak merasakan manfaatnya. Lebih baik dikembalikan saja ke pusat,” ujar Donatus Kelanangame.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua MRP Papua Tengah Agus Anggaibak menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat tidak akan berhenti di tingkat daerah, melainkan akan dibawa ke pemerintah pusat sebagai bahan evaluasi.

Ia menjelaskan bahwa MRP hadir untuk menyerap aspirasi dari delapan kabupaten di Papua Tengah, termasuk Mimika, terutama terkait pelaksanaan Otsus dan situasi keamanan yang masih menjadi perhatian serius.

“Keamanan di Papua Tengah sampai sekarang belum sepenuhnya baik. Banyak kejadian yang menimbulkan korban jiwa di sejumlah daerah, sehingga kami hadir untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat,” ujar Agus.

Ia menambahkan bahwa seluruh hasil penjaringan aspirasi akan dibahas dalam forum internal MRP sebelum disampaikan ke pemerintah pusat. Tujuannya adalah mencari solusi konkret demi terciptanya keamanan dan kesejahteraan masyarakat Papua.

“Sebagai lembaga perwakilan, baik DPR maupun MRP, kita tidak bisa hanya berbicara di atas meja. Kita harus turun langsung mendengar masyarakat agar bisa mencari solusi. Apa yang disampaikan harus kita bawa ke Jakarta untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Sementara itu, perwakilan LEMASKO, Ferdi Soni Atiamona, dan LEMASA, Manuel Jhon Magal, menyambut baik pelaksanaan forum tersebut.

Mereka berharap pengawasan terhadap pelaksanaan Otsus dapat diperkuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di tingkat akar rumput.

Forum ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat dialog antara masyarakat adat, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat dalam mencari solusi atas berbagai persoalan di Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Mimika. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marhen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Jenazah Pilot AMA Air di Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI Habema

Jenazah Pilot AMA Air di Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI Habema

3 Juli 2026
Diikuti 137 Kelompok Peserta: TIFA 2026 Jadi Panggung Seni, Budaya, dan Penggerak Ekonomi Kreatif di Mimika

Diikuti 137 Kelompok Peserta: TIFA 2026 Jadi Panggung Seni, Budaya, dan Penggerak Ekonomi Kreatif di Mimika

3 Juli 2026
Kadis Koperasi Mimika Sebut TIFA 2026 Dongkrak Transaksi UMKM

Kadis Koperasi Mimika Sebut TIFA 2026 Dongkrak Transaksi UMKM

3 Juli 2026
Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

Lokasi Pesawat AMA yang Dibakar KKB Berada di Ketinggian 2.292 Mdpl, Aparat Sulit Selidiki

3 Juli 2026
30 Dosen dan Tenaga Ahli UNJ Tiba di Mappi, Siap Tingkatkan Kompetensi 1.000 Guru 3T

30 Dosen dan Tenaga Ahli UNJ Tiba di Mappi, Siap Tingkatkan Kompetensi 1.000 Guru 3T

2 Juli 2026
Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

2 Juli 2026

POPULER

  • Merah Putih Berkibar di Puncak Jaya: Dukungan Satgas Pasgat Antarkan Lima Simpatisan kembali ke NKRI

    Merah Putih Berkibar di Puncak Jaya: Dukungan Satgas Pasgat Antarkan Lima Simpatisan kembali ke NKRI

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Jabatan Kapolres Mimika Dirotasi, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Gantikan AKBP Billyandha

    613 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • SMK Negeri 6 Mimika: Sekolah Gratis dengan Empat Program Unggulan, Pendaftaran Hingga 10 Juli

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Pendeta GKI Tewas di Intan Jaya, Menham Minta Panglima TNI dan Kapolri Kendalikan Anggotanya

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pertamina Berlakukan Harga Terbaru BBM Non-Subsidi di Papua-Maluku, Berikut Daftarnya

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Remaja 14 Tahun Asal Jawa Barat Diduga Dieksploitasi Jadi Pekerja Seks di Lokalisasi Kilometer 10

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Dukung Gernas BBI, Bupati Johannes Rettob Imbau Masyarakat Berbelanja Produk UMKM Mimika

Dukung Gernas BBI, Bupati Johannes Rettob Imbau Masyarakat Berbelanja Produk UMKM Mimika

Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id