JAYAPURA, Koranpapua.id- Stadion Lukas Enembe saat ini telah ditutup sementara pasca pascakerusuhan yang terjadi seusai pertandingan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC, Jumat 8 Mei 2026.
Penutupan sementara dilakukan guna mendukung proses perbaikan fasilitas stadion yang mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.
Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan berupaya untuk membiayai perbaikan seluruh kerusakan stadion yang menjadi kebanggaan masyarakat Papua.
“Stadion Lukas Enembe itu aset kebanggaan masyarakat Papua yang harus dijaga bersama. Stadion itu menjadi symbol dan roh kebangkitan olahraga di Tanah Papua,” pesan Matius seperti dikutip, Kamis 14 Mei 2026.
Gubernur Matius berharap seluruh masyarakat, termasuk suporter Persipura, untuk tetap menjaga sikap, sehingga tidak terulang kembali peristiwa yang sama.
Karena menurutnya, dalam kompetesi sepak bola, kalah dan menang merupakan dinamika olahraga yang harus disikapi secara dewasa.
“Menang atau kalah itu hal biasa dalam sepak bola. Masyarakat Papua yang mencintai Persipura harus menjadi penonton yang baik,” pesan Gubernur Matius.
Ke depan, Pemprov Papua akan melakukan evaluasi bersama manajemen Persipura. Langkah ini bertujuan memperkuat koordinasi pengamanan dan tata kelola pertandingan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (Redaksi)










