ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Keerom Jadi Lumbung Pangan, Pemprov Papua akan Cetak Sawah 13.200 Hektare

Selain pengembangan padi, Pemprov Papua juga akan mendorong penanaman jagung, memperkuat sektor perkebunan, serta membangun peternakan ayam pedaging, ayam petelur, dan sapi.

23 Februari 2026
0
Keerom Jadi Lumbung Pangan, Pemprov Papua akan Cetak Sawah 13.200 Hektare

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua akan menjadikan Kabupaten Keerom sebagai lumbung pangan. (foto: ist_koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

KEEROM, Koranpapua.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua akan menjadikan Kabupaten Keerom sebagai lumbung pangan.

Mensukseskan agenda besar itu, Pemprov Papua berencana membuka lokasi penanaman padi dan pengembangan cetak sawah seluas 13.200 hektar di wilayah itu.

Menindaklanjuti program tersebut, Gubernur Papua Matius D. Fakhiri pada Sabtu 21 Februari 2026 berkunjung ke Keerom untuk meninjau langsung lokasi yang terletak di Kawasan Arso Swakarsa.

Dalam kunjungannya, Gubernur menegaskan bahwa Pemprov Papua telah menetapkan sejumlah wilayah sebagai kawasan strategis pengembangan pertanian skala besar.

Baca Juga

Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

Mimika Dipercaya Gelar Konferensi Nasional Kota Toleransi ke-2, Ini Pesan Bupati

Selain Keerom, juga persawahan akan dibuka di Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Sarmi.

“Keerom ini sangat cocok untuk kita lakukan cetak sawah. Bukan hanya sawahnya, tetapi juga akan kita bangun irigasi, jalan produksi, sampai dengan fasilitas pendukung produksi beras,” janji Fakhiri.

Gubernur menargetkan pengembangan sawah di Papua dapat mencapai 30.000 hektare dalam tahap awal.

Bahkan, angka tersebut berpeluang ditingkatkan hingga 50.000 hektare sesuai kebijakan khusus dari pemerintah pusat.

“Kalau kita bisa mencapai 30 ribu hektare, maka Papua sudah berada pada posisi surplus. Dengan dukungan kebijakan pusat, target itu bisa kita tingkatkan menjadi 50 ribu hektare,” katanya.

Ia menjelaskan, dengan varietas padi berumur sekitar empat bulan, Papua berpotensi melakukan panen hingga tiga kali dalam setahun.

Kondisi ini diyakini mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat Papua sekaligus membuka peluang distribusi ke daerah lain.

Selain pengembangan padi, Pemprov Papua juga akan mendorong penanaman jagung, memperkuat sektor perkebunan, serta membangun peternakan ayam pedaging, ayam petelur, dan sapi.

Langkah tersebut dilakukan untuk menekan inflasi sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Termasuk pengembangan pangan lokal.

Seperti sagu dan umbi-umbian, serta mengoptimalkan kembali fasilitas pengolahan pangan di Keerom guna mendorong hilirisasi produk pertanian. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tujuh Penumpang Long Boat Diselamatkan SAR setelah Kehilangan Arah di Perairan Timika

Tujuh Penumpang Long Boat Diselamatkan SAR setelah Kehilangan Arah di Perairan Timika

14 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Timika, Kepala Bandara Utamakan Keselamatan

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Timika, Kepala Bandara Utamakan Keselamatan

14 Oktober 2026
Dinkes Mimika Imbau Warga Lindungi Diri dari Paparan Asap, Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan

Dinkes Mimika Imbau Warga Lindungi Diri dari Paparan Asap, Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan

14 Oktober 2026
Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

13 Oktober 2026
Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

13 Oktober 2026
Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

13 Oktober 2026

POPULER

  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    798 shares
    Bagikan 319 Tweet 200
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Tahun Ini, PUPR Mimika Pasang Dua Unit RO di Ipaya Perkuat Akses Air Bersih Pesisir

Tahun Ini, PUPR Mimika Pasang Dua Unit RO di Ipaya Perkuat Akses Air Bersih Pesisir

Dukung Sistem Pengawasan Kota 24 Jam, Diskominfo Targetkan seluruh Ruas Jalan di Timika Terpasang CCTV

Dukung Sistem Pengawasan Kota 24 Jam, Diskominfo Targetkan seluruh Ruas Jalan di Timika Terpasang CCTV

Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id