ADVERTISEMENT
Senin, Juni 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

TPNPB Kodap XVI Pimpinan Elkius Kobak Klaim Bertanggungjawab Atas Eksekusi Mati Dua Intelejen Militer Indonesia

“Termasuk seluruh warga imigran Indonesia yang sedang mencuri emas ilegal di seluruh Tanah Papua agar kosongkan hutan-hutan di Tanah Papua. Perintah ini kami keluarkan sebelum adanya korban jiwa yang lebih banyak”.

30 November 2025
0
Tenda Jaya Sakti Satgas Yonif 113 Pamtas RI–PNG Mobile, Membuka Jendela Dunia Bagi Warga Intan Jaya yang Terisolasi

Beberapa barang bukti yang disita pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo setelah eksekusi mati dua agen intelijen militer Indonesia yang sedang mengintai di wilayah perang tepat di tengah hutan di jalan Balim, Sabtu 29 November 2025. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

YAHUKIMO, Koranpapua.id- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo pimpinan Brigjen Elkius Kobak dan Mayor Kopitua Heluka, mengaku bertanggungjawab atas eksekusi mati terhadap dua intelejen militer Indonesia.

Kedua agen militer Indonesia itu, dieksekusi saat sedang melakukan pengintaian di wilayah perang tepatnya di tengah hutan di Jalan Balim, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Sabtu 29 November 2025.

ADVERTISEMENT

Laporan kejadian tersebut diterima Manajemen Markas Pusat Komando Nasional TPNPB dari pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo dibawah pimpinan Brigjen Elkius Kobak.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pernyataan ini disampaikan Sebby Sambom, Juru TPNPB dalam siaran persnya yang dikeluarkan, Sabtu 29 November 2025.

Baca Juga

Tinjau Pos Satgas Pasgat Ilaga, PangKodau III Pimpin Latihan Evakuasi Medis Udara Maleo Perkasa 2026

Satgas ODC Berhasil Ringkus Anggota KKB Penembak Mobil Marinir

“Laporan dari Yahukimo bahwa TPNPB Kodap XVI bertanggungjawab atas eksekusi mati dua agen intelijen militer Indonesia yang sedang melakukan mata-mata di wilayah perang selama melakukan operasi sejak 28-29 November 2025,” demikian pernyataan Sebby Sambo.

Dalam pernyataannya, Sebby menegaskan bahwa, eksekusi mati dua agen intelijen militer Indonesia tersebut sebagai balasan atas pembunuhan terhadap Lipet Sobolim.

“Pembunuhan terhadap dua intelijen Indonesia itu kami siap bertanggungjawab dan mengimbau kepada aparat militer Indonesia untuk hentikan melakukan serangan bom melalui drone saat melakukan serangan balasan,” tulisnya.

Komnas TPNPB mengimbau kepada seluruh warga imigran Indonesia keluar dari hutan-hutan di Yahukimo dan kembali ke asalnya demi keselamatan diri.

“Termasuk seluruh warga imigran Indonesia yang sedang mencuri emas ilegal di seluruh Tanah Papua agar kosongkan hutan-hutan di Tanah Papua. Perintah ini kami keluarkan sebelum adanya korban jiwa yang lebih banyak,” lanjutnya.

Sebby juga mengimbau kepada pemerintah Indonesia agar membuka akses kepada lembaga-lembaga HAM Internasional, untuk mengevakuasi warga yang sedang mengungsi di hutan-hutan di wilayah konflik bersenjata di Tanah Papua.

Ini bertujuan untuk menghindari korban jiwa yang lebih banyak akibat serangan militer Indonesia melalui darat dan udara.

Termasuk yang meninggal karena tidak adanya layanan kesehatan, makanan dan pakaian serta tidak adanya bantuan kemanusiaan lainnya dari lembaga-lembaga kemanusiaan.” (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tinjau Pos Satgas Pasgat Ilaga, PangKodau III Pimpin Latihan Evakuasi Medis Udara Maleo Perkasa 2026

Tinjau Pos Satgas Pasgat Ilaga, PangKodau III Pimpin Latihan Evakuasi Medis Udara Maleo Perkasa 2026

21 Juni 2026
Tekan Emisi Gas Karbon: Kemenhut Dorong Papua Pegunungan Jadi Benteng Hutan Dunia

Tekan Emisi Gas Karbon: Kemenhut Dorong Papua Pegunungan Jadi Benteng Hutan Dunia

21 Juni 2026
Pembukaan Pesparawi Nasional XIV Berlangsung Meriah, Mempertemukan 5.434 Peserta dari 38 Provinsi

Pembukaan Pesparawi Nasional XIV Berlangsung Meriah, Mempertemukan 5.434 Peserta dari 38 Provinsi

21 Juni 2026
Menyusun Program Pembangunan, Pemprov Papua Selatan Diminta untuk Memperhatikan Koreksi Dewan

Menyusun Program Pembangunan, Pemprov Papua Selatan Diminta untuk Memperhatikan Koreksi Dewan

21 Juni 2026
Selama Tahun 2025, 45 Anggota KKB Ditangkap, 15 Tewas, Sita 29 Senpi dan 4.194 Butir Amunisi

Satgas ODC Berhasil Ringkus Anggota KKB Penembak Mobil Marinir

21 Juni 2026
Pemkab Nabire Terbitkan SE Penjualan BBM: Berlakukan Ganjil Genap, Kendaraan Dinas ASN-TNI/Polri Tidak Diperbolehkan

Pemkab Nabire Terbitkan SE Penjualan BBM: Berlakukan Ganjil Genap, Kendaraan Dinas ASN-TNI/Polri Tidak Diperbolehkan

21 Juni 2026

POPULER

  • Distrik Iwaka Perkuat Pengawasan Dana Kampung Lewat Sosialisasi Pengelolaan Anggaran

    Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Beasiswa YPMAK Antarkan Fitalia Tumuka Raih Gelar Sarjana Hukum dan Kejar Mimpi Global

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • PPDB Hanya Melalui Empat Jalur Resmi, Kadis Pendidikan Mimika Instruksikan Tolak Titipan

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Setelah Dua Tahun Membangun, Umat Hindu di Nabire Miliki Pura Agung Puja Dewata

Setelah Dua Tahun Membangun, Umat Hindu di Nabire Miliki Pura Agung Puja Dewata

Jenazah yang Ditemukan di TPU SP1 Merupakan Mahasiswa Poltekkes Timika

Jenazah yang Ditemukan di TPU SP1 Merupakan Mahasiswa Poltekkes Timika

IPMANAPANDODE Yogyakarta Desak Usut Tuntas Peristiwa Kapiraya, Layangkan Delapan Pernyataan Sikap

IPMANAPANDODE Yogyakarta Desak Usut Tuntas Peristiwa Kapiraya, Layangkan Delapan Pernyataan Sikap

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id