ADVERTISEMENT
Senin, September 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Raker MRP se-Tanah Papua Hasilkan 13 Rekomendasi, Agus Anggaibak: Jadwalkan Audiens dengan Presiden Prabowo

“Rekomendasi ini adalah hasil perjuangan bersama. Nanti akan kami bawa ke Pemerintah Pusat dan disampaikan langsung kepada Presiden, dengan harapan adanya respons yang adil dan berpihak pada martabat Orang Asli Papua”.

27 Mei 2025
0

Foto bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley dan pimpinan MRP se- Tanah Papua serta tamu undangan usai penutupan rapat kerja. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id – Rapat Kerja (Raker) Majelis Rakyat Papua (MRP) se-Tanah Papua yang berlangsung di Nabire selama dua hari, Senin 26 Mei dan Selasa 27 Mei 2025, resmi ditutup.

Kegiatan Raker yang digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah itu, ditutup secara resmi oleh Deinas Geley, Wakil Gubernur Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

Penutupan ditandai dengan penandatanganan hasil Raker berupa 13 poin rekomendasi oleh para pimpinan MRP se-Tanah Papua.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Rekomendasi tersebut selanjutnya akan menjadi bahan advokasi kepada pemerintah pusat.

Baca Juga

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

Dan direncanakan Asosiasi MRP se-Tanah Papua bersama Asosiasi Gubernur se- Tanah Papua dan DPRP se- Tanah Papua akan melakukan pertemuan dengan Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia di Jakarta.

Hal itu disampaikan Agustinus Anggaibak, S.M, Koordinator Asosiasi MRP se- Tanah Papua dalam sambutan pada penutupan Raker MRP se-Tanah Papua, tadi malam.

Lebih lanjut, kata Agus, pihaknya akan membawa dokumen hasil kajian tim akademisi untuk diserahkan kepada pemerintah pusat.

“Semoga perjuangan MRP se-Tanah Papua ini direstui Tuhan dan leluhur di tanah ini,” ucapnya.

Sementara itu dokumen hasil kajian tim akademisi UNCEN dan UNIPA yang dihasilkan dalam Raker dibacakan oleh Judson Ferdinandus Waprak, Sekretaris Asosiasi MRP se-Tanah Papua yang juga Ketua MRP Papua Barat.

Untuk diketahui tim akademisi UNCEN dan UNIPA ini terdiri dari, Prof. Dr. Frans Reumi, SH, MH, DR. Yustus Pondayar,SH, M.H, DR. Yusak E. Reba, S.H, MH dan Prof. Nomencen Mabraku dan Andreas Goo.

Koordinator Asosiasi MRP se- Tanah Papua, Agustinus Anggaibak menerima hasil kajian Tim Akademisi Uncen dan UNIPA(foto:redaksi/koranpapua.id)

Adapun hasil kajian yang memuat 13 point rekomendasi tersebut yakni:

  1. MRP mendesak TNI, POLRI dan OPM/KKB untuk menghentikan konflik
  2. Pemprov bersama Pemkab, Pemkot segera menangani pengungsi korban konflik.
  3. Membuka dialog permanen untuk mencegah pertumpahan darah di Papua.
  4. Revisi UU Otonomi Khusus (Otsus)
  5. Menolak efisiensi anggaran.
  6. Makan bergizi gratis harus ditangani lembaga gereja.
  7. Pembentukan pemekaran DOB disesuaikan kebutuhan daerah.
  8. Investasi di Papua wajib mendapat rekomendasi lembaga hukum adat.
  9. Rekrutmen CPNS, TNI, POLRI dan sekolah kedinasan harus dilakukan secara offline dengan rekomendasi MRP.
  10. Usulan pembentukan Kementerian Otsus dan Istimewa oleh Presiden RI.
  11. Pemerintah diminta menghentikan investasi yang merugikan hak-hak hukum masyarakat adat.
  12. Permintaan kepada Presiden untuk memberikan kejelasan terkait representasi politik OAP yang telah disampaikan pada 2024.
  13. Optimalisasi fungsi, tugas, dan kewenangan MRP berdasarkan PP No. 54 Tahun 2024 dan PP No. 64 Tahun 2008.

Agustinus Anggaibak, dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi atas komitmen para peserta rapat yang telah bekerja keras merumuskan pokok-pokok pikiran strategis demi masa depan Tanah Papua.

“Rekomendasi ini adalah hasil perjuangan bersama. Nantinya akan kami bawa ke Pemerintah Pusat dan disampaikan langsung kepada Presiden, dengan harapan adanya respons yang adil dan berpihak pada martabat Orang Asli Papua,” tegas Agus.

Deinas Geley, Wakil Gubernur Papua Tengah dalam kesempatan yang sama mengingatkan pentingnya peran MRP sebagai lembaga kultural yang menjaga nilai-nilai luhur masyarakat Papua.

Menurut Wagup Deinas, MRP harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan perdamaian dan memperjuangkan perlindungan, keberpihakan, serta pemberdayaan OAP dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

26 September 2026
Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

26 September 2026
Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Puskesmas Mapurujaya Siapkan Layanan Antar-Jemput Ibu Hamil 24 Jam

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

26 September 2026
Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

26 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Mimika Bersihkan Sampah di Sungai Sekitar Pasar Damai

Sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Mimika Bersihkan Sampah di Sungai Sekitar Pasar Damai

Jelang Hari Lansia, 60 Warga Kampung Sanoba Atas Nabire Dilayani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Jelang Hari Lansia, 60 Warga Kampung Sanoba Atas Nabire Dilayani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Ringankan Beban Pengungsi Konflik Bersenjata di Papua Tengah, Pemuda Katolik Galang Bantuan Kemanusian

Ringankan Beban Pengungsi Konflik Bersenjata di Papua Tengah, Pemuda Katolik Galang Bantuan Kemanusian

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id