ADVERTISEMENT
Senin, Januari 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Kasus Penyerangan di Yahukimo, Bupati Didimus Tegaskan Para Korban Murni Guru dan Nakes, Tidak Ada Kaitannya dengan TNI-Polri

Jika ada yang mengatakan bahwa mereka anggota TNI/Polri dan memiliki bukti, silakan tunjukkan kepada dirinya. Dan jika tudingan itu benar, Didimus siap mundur dari jabatan Bupati.

24 Maret 2025
0
Kasus Penyerangan di Yahukimo, Bupati Didimus Tegaskan Para Korban Murni Guru dan Nakes, Tidak Ada Kaitannya dengan TNI-Polri

Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli bersama Forkompinda menyampaikan keterangan pers terkait evakuasi korban korban penyerangan KKB, Minggu 23 Maret 2025. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

DEKAI, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan bersama TNI-Polri telah berhasil mengevakuasi sembilan tenaga medis (Nakes) dan guru yang menjadi korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Minggu 23 Maret 2025.

Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, S.H dalam keterangannya di Dekai, Minggu 23 Maret 2025 membantah keras tudingan yang mengatakan bahwa para korban merupakan bagian dari TNI-Polri.

ADVERTISEMENT

Menanggapi isu yang beredar terkait status guru dan Nakes yang bertugas di Anggruk, Bupati Didimus mengatakan, bahwa para korban bukan orang baru di daerah itu, karena mereka telah direkrut sejak 2021.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kami selalu menyampaikan di berbagai forum bahwa persyaratan rekrutmen adalah wajib beragama Kristen, percaya pada Yesus sebagai Tuhan, telah dibaptis, dan bersedia menjadi guru misionaris,” terangnya.

Baca Juga

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

Dan proses verifikasi berlangsung di Jayapura selama 30 hari untuk memastikan latar belakang pendidikan S1 atau S2 di bidang pendidikan atau disiplin ilmu lainnya untuk bisa mengajar.

“Tudingan itu 100 persen tidak benar. Proses rekrutmen kami terbuka dan diketahui publik. Setelah rekrutmen, para pendeta mendoakan dan mereka menandatangani perjanjian kerja sama,” pungkasnya.

Jika ada yang mengatakan bahwa mereka anggota TNI/Polri dan memiliki bukti, silakan tunjukkan kepada dirinya. Dan jika tudingan itu benar, Didimus siap mundur dari jabatan Bupati.

Ia menekankan bahwa pemerintah memiliki etika dan moral dalam memimpin serta tidak akan melakukan hal-hal seperti yang dituduhkan.

“Rekrutmen ini terjadi sejak 2021. Kami ingin memastikan regenerasi guru yang siap menghadapi tantangan global. Kami tidak ingin masa depan daerah ini suram karena keterbatasan kemampuan membaca dan menulis. Ini adalah upaya kami mempersiapkan generasi yang lebih baik,” tutup Bupati Didimus.

Bupati Didimus menyebutkan, peristiwa penyerangan yang dilakukan KKB merupakan kejadian luar biasa yang mengejutkan banyak pihak.

Karena menurut Bupati Didimus, selama 64 tahun sejak Injil masuk ke daerah tersebut, kejadian itu tidak pernah terjadi.

“Kami biasa merasakan keamanan dan ketenangan. Namun, kali ini kami semua, termasuk pemerintah, masyarakat, dan gereja, terkejut dan syok atas kejadian ini. Kami merasa hal ini seharusnya tidak terjadi di daerah terpencil seperti ini,” tegasnya.

Dikatakan, para korban sudah dievakuasi ke Jayapura pada Minggu 23 Maret 2025. Proses evakuasi dilakukan dengan mengerahkan seluruh kekuatan, termasuk tiga helikopter TNI dan lima pesawat sipil.

Dalam proses evakuasi itu, Wakil Bupati Yahukimo juga langsung turun ke lokasi di Kampung Anggruk dan menjemput para korban dan mengantar ke Jayapura.

Bupati Didimus juga meluruskan informasi yang benar terkait peristiwa itu bahwa, korban meninggal dunia satu orang, tiga luka berat, empat luka ringan, dan tiga orang lainnya selamat.

“Informasi yang sebelumnya beredar sebelumnya, enam hingga tujuh korban meninggal, tidak benar setelah dilakukan verifikasi di lokasi,” jelasnya.

Bupati Didimus juga menyampaikan turut berdukacita atas meninggal tenaga guru. Ia mendoakan semoga jasa, pengabdian, dan pelayanannya diterima di sisi Tuhan. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

26 Januari 2026
Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

26 Januari 2026
Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

26 Januari 2026
Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

26 Januari 2026
Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

26 Januari 2026
Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

26 Januari 2026

POPULER

  • Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Brigjen Alfred Papare Bergeser ke Papua Barat, Kombes Jeremias Rontini di Papua Tengah

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Jabat Kapolda Papua Tengah, Jeremias Rontini ‘Pecah Bintang’, Berikut Sekilas Perjalanan Karirnya

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Awali Tugas sebagai Kapolres Supiori, Kompol Frits Erari Hadiri Ibadah, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Oknum Pejabat Bea Cukai Papua Diduga Lakukan Pelecehan Anak di Bawah Umur, Korban Anak Rekan Kerja

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Pemkab Mimika Pastikan Buka Penerimaan CPNS 2026, Kuota 274 Formasi

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Tembak Mati Beberapa Anggota Separatis, Koops Habema Rebut Dua Markas Utama OPM Kodap XVI Yahukimo

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Besok Gubernur Meki Nawipa Lantik Bupati-Wabup Mimika dan Puncak, Dua Pasangan Calon Kepala Daerah sudah Tiba di Nabire

Besok Gubernur Meki Nawipa Lantik Bupati-Wabup Mimika dan Puncak, Dua Pasangan Calon Kepala Daerah sudah Tiba di Nabire

TPNPB-OPM Ingatkan Nakes dan Guru Asal NTT dan Maluku Kembali ke Kota, Tinggalkan Tempat Tugas di Wilayah Konflik

TPNPB-OPM Ingatkan Nakes dan Guru Asal NTT dan Maluku Kembali ke Kota, Tinggalkan Tempat Tugas di Wilayah Konflik

Hari Ketiga Pencarian, Khoirul ABK KM. Mina Nusantara Belum Ditemukan

Hari Ketiga Pencarian, Khoirul ABK KM. Mina Nusantara Belum Ditemukan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id