ADVERTISEMENT
Selasa, September 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Kasus Penyerangan di Yahukimo, Bupati Didimus Tegaskan Para Korban Murni Guru dan Nakes, Tidak Ada Kaitannya dengan TNI-Polri

Jika ada yang mengatakan bahwa mereka anggota TNI/Polri dan memiliki bukti, silakan tunjukkan kepada dirinya. Dan jika tudingan itu benar, Didimus siap mundur dari jabatan Bupati.

24 Maret 2025
0
Kasus Penyerangan di Yahukimo, Bupati Didimus Tegaskan Para Korban Murni Guru dan Nakes, Tidak Ada Kaitannya dengan TNI-Polri

Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli bersama Forkompinda menyampaikan keterangan pers terkait evakuasi korban korban penyerangan KKB, Minggu 23 Maret 2025. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

DEKAI, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan bersama TNI-Polri telah berhasil mengevakuasi sembilan tenaga medis (Nakes) dan guru yang menjadi korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Minggu 23 Maret 2025.

Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, S.H dalam keterangannya di Dekai, Minggu 23 Maret 2025 membantah keras tudingan yang mengatakan bahwa para korban merupakan bagian dari TNI-Polri.

ADVERTISEMENT

Menanggapi isu yang beredar terkait status guru dan Nakes yang bertugas di Anggruk, Bupati Didimus mengatakan, bahwa para korban bukan orang baru di daerah itu, karena mereka telah direkrut sejak 2021.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kami selalu menyampaikan di berbagai forum bahwa persyaratan rekrutmen adalah wajib beragama Kristen, percaya pada Yesus sebagai Tuhan, telah dibaptis, dan bersedia menjadi guru misionaris,” terangnya.

Baca Juga

Kabut Asap Selimuti Timika, Anggota DPRK Mariunus Tandiseno Desak Dinkes Bagikan Masker

233 Liter Sopi Diamankan dari KM Sirimau di Pomako, Diduga untuk Dijual di Timika

Dan proses verifikasi berlangsung di Jayapura selama 30 hari untuk memastikan latar belakang pendidikan S1 atau S2 di bidang pendidikan atau disiplin ilmu lainnya untuk bisa mengajar.

“Tudingan itu 100 persen tidak benar. Proses rekrutmen kami terbuka dan diketahui publik. Setelah rekrutmen, para pendeta mendoakan dan mereka menandatangani perjanjian kerja sama,” pungkasnya.

Jika ada yang mengatakan bahwa mereka anggota TNI/Polri dan memiliki bukti, silakan tunjukkan kepada dirinya. Dan jika tudingan itu benar, Didimus siap mundur dari jabatan Bupati.

Ia menekankan bahwa pemerintah memiliki etika dan moral dalam memimpin serta tidak akan melakukan hal-hal seperti yang dituduhkan.

“Rekrutmen ini terjadi sejak 2021. Kami ingin memastikan regenerasi guru yang siap menghadapi tantangan global. Kami tidak ingin masa depan daerah ini suram karena keterbatasan kemampuan membaca dan menulis. Ini adalah upaya kami mempersiapkan generasi yang lebih baik,” tutup Bupati Didimus.

Bupati Didimus menyebutkan, peristiwa penyerangan yang dilakukan KKB merupakan kejadian luar biasa yang mengejutkan banyak pihak.

Karena menurut Bupati Didimus, selama 64 tahun sejak Injil masuk ke daerah tersebut, kejadian itu tidak pernah terjadi.

“Kami biasa merasakan keamanan dan ketenangan. Namun, kali ini kami semua, termasuk pemerintah, masyarakat, dan gereja, terkejut dan syok atas kejadian ini. Kami merasa hal ini seharusnya tidak terjadi di daerah terpencil seperti ini,” tegasnya.

Dikatakan, para korban sudah dievakuasi ke Jayapura pada Minggu 23 Maret 2025. Proses evakuasi dilakukan dengan mengerahkan seluruh kekuatan, termasuk tiga helikopter TNI dan lima pesawat sipil.

Dalam proses evakuasi itu, Wakil Bupati Yahukimo juga langsung turun ke lokasi di Kampung Anggruk dan menjemput para korban dan mengantar ke Jayapura.

Bupati Didimus juga meluruskan informasi yang benar terkait peristiwa itu bahwa, korban meninggal dunia satu orang, tiga luka berat, empat luka ringan, dan tiga orang lainnya selamat.

“Informasi yang sebelumnya beredar sebelumnya, enam hingga tujuh korban meninggal, tidak benar setelah dilakukan verifikasi di lokasi,” jelasnya.

Bupati Didimus juga menyampaikan turut berdukacita atas meninggal tenaga guru. Ia mendoakan semoga jasa, pengabdian, dan pelayanannya diterima di sisi Tuhan. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kabut Asap Selimuti Timika, Anggota DPRK Mariunus Tandiseno Desak Dinkes Bagikan Masker

Kabut Asap Selimuti Timika, Anggota DPRK Mariunus Tandiseno Desak Dinkes Bagikan Masker

28 September 2026
233 Liter Sopi Diamankan dari KM Sirimau di Pomako, Diduga untuk Dijual di Timika

233 Liter Sopi Diamankan dari KM Sirimau di Pomako, Diduga untuk Dijual di Timika

28 September 2026
Kejari Mimika Tetapkan Penyedia PT FJP Tersangka Korupsi Gerai Maritim

Kejari Mimika Tetapkan Penyedia PT FJP Tersangka Korupsi Gerai Maritim

28 September 2026
Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

28 September 2026
Delapan Fraksi Setujui APBD-P Mimika Rp6,1 Triliun, Pemkab Diminta Percepat Realisasi

Delapan Fraksi Setujui APBD-P Mimika Rp6,1 Triliun, Pemkab Diminta Percepat Realisasi

28 September 2026
Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

28 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kebakaran Hutan dan Rawa-Rawa Merusak Ekosistem Tanah Papua

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • “Rumah Nyabu” di Timika Digerebek, Polisi Sita Sabu dan Uang Rp4,45 Juta

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Besok Gubernur Meki Nawipa Lantik Bupati-Wabup Mimika dan Puncak, Dua Pasangan Calon Kepala Daerah sudah Tiba di Nabire

Besok Gubernur Meki Nawipa Lantik Bupati-Wabup Mimika dan Puncak, Dua Pasangan Calon Kepala Daerah sudah Tiba di Nabire

TPNPB-OPM Ingatkan Nakes dan Guru Asal NTT dan Maluku Kembali ke Kota, Tinggalkan Tempat Tugas di Wilayah Konflik

TPNPB-OPM Ingatkan Nakes dan Guru Asal NTT dan Maluku Kembali ke Kota, Tinggalkan Tempat Tugas di Wilayah Konflik

Hari Ketiga Pencarian, Khoirul ABK KM. Mina Nusantara Belum Ditemukan

Hari Ketiga Pencarian, Khoirul ABK KM. Mina Nusantara Belum Ditemukan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id