ADVERTISEMENT
Selasa, September 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Polri dan TNI Berhasil Evakuasi Korban Serangan KKB di Distrik Anggruk, Berikut Nama dan Asal Korban

Dari sepuluh korban, satu orang dinyatakan meninggal dunia atas nama Rosalia Rerek Sogen, jenis kelamin perempuan, berprofesi guru asal Suku Flores Timur, NTT.

23 Maret 2025
0
Polri dan TNI Berhasil Evakuasi Korban Serangan KKB di Distrik Anggruk, Berikut Nama dan Asal Korban

Anggota Satgas Operasi Damai Cartenz 2025, saat mengevakuasi salah satu korban kekerasan KKB Yahukimo. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

YAHUKIMO, Koranpapua.id– Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2025 berhasil mengungkap identitas para korban serangan brutal yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, pada Jumat 22 Maret 2025.

Identitas para korban diketahui setelah mereka berhasil dievakuasi oleh TNI dibawah Kogabwilhan bersama Polri yang tergabung dalam Satgas Ops Damai Cartenz-2025 dan Polda Papua, Minggu 23 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

Melalui siaran pers yang dikeluarkan Satgas ODC-2025, mala ini menyebutkan bahwa sebanyak 10 orang menjadi korban atas serangan tidak berperikemanusiaan yang dilakukan oleh KKB di Yahukimo.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mereka yang menjadi korban berprofesi sebagai tenaga, tenaga kesehatan (Nakes) dan juga petani.

Baca Juga

Kabut Asap Selimuti Timika, Anggota DPRK Mariunus Tandiseno Desak Dinkes Bagikan Masker

233 Liter Sopi Diamankan dari KM Sirimau di Pomako, Diduga untuk Dijual di Timika

Dari sepuluh korban, satu orang dinyatakan meninggal dunia, sementara empat orang mengalami luka ringan dan tiga lainnya luka berat serta dua korban lainya dalam kondisi aman.

Sebanyak delapan korban baik yang meninggal dunia maupun luka-luka telah dievakuasi dan dirujuk ke RSAD Marthen Indey Kota Jayapura.

Sedangkan dua orang lainya tidak ikut di evakuasi yang merupakan warga Yahukimo, atas permintaan sendiri karena dalam kondisi aman.

Adapun delapan identitas korban yang dievakuasi ke Jayapura yakni sebagai berikut.

  1. Rosalia Rerek Sogen.

Perempuan, guru, Suku Flores Timur, meninggal dunia (MD)

  1. Doinisiar Taroci More.

Perempuan, guru, Suku   Flores, NTT.

  1. Vantiana Kambu.

Perempuan, guru, Suku Papua, Sorong.

  1. Paskalia Peni Tere Liman.

Perempuan, guru, Suku Flores.

  1. Fidelis De Lena.

Laki-laki, guru, Suku Flores.

  1. Kosmas Paga.

Laki-laki, guru, Suku Flores.

  1. Irawati Nebobohan.

Perempuan, tenaga kesehatan, NTT.

  1. Penus Lepi.

Laki-laki, guru, Suku Kimial, asli Yahukimo, Papua. Dipulangkan dari RSAD Marthen Indey karena dinyatakan sehat.

Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, Kepala ODC-2025, mengatakan para korban merupakan tenaga pendidik yang bertugas memberikan layanan pendidikan di wilayah pedalaman Papua.

“Ini adalah tindakan biadab dan sangat keji. Para guru dan tenaga medis itu bukan militer, mereka adalah pendidik yang mengabdikan diri untuk anak-anak Papua,” tegas Brigjen Faizal.

Dia menegaskan bahwa kekejaman yang dilakukan KKB merupakan upaya menciptakan ketakutan dan menghambat pembangunan, terutama di sektor pendidikan.

“Tindakan kekerasan ini tidak akan menyurutkan komitmen negara dalam memberikan pelayanan pendidikan dan kesehatan kepada masyarakat Papua,” pungkasnya.

Tetapi justru dengan peristiwa ini menjadi bukti bahwa kekejaman yang dilakukan KKB semakin nyata.

Kombes Pol. Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, mengimbau masyarakat agar tidak terpancing oleh propaganda dan provokasi KKB serta tetap tenang dalam perlindungan aparat keamanan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak termakan propaganda yang menyesatkan. Aparat akan terus meningkatkan patroli dan pengamanan di wilayah rawan,” ucapnya.

Hingga kini, aparat masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penyerangan. Situasi di Distrik Anggruk berangsur terkendali dan bantuan kemanusiaan mulai disalurkan bagi warga terdampak. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kabut Asap Selimuti Timika, Anggota DPRK Mariunus Tandiseno Desak Dinkes Bagikan Masker

Kabut Asap Selimuti Timika, Anggota DPRK Mariunus Tandiseno Desak Dinkes Bagikan Masker

28 September 2026
233 Liter Sopi Diamankan dari KM Sirimau di Pomako, Diduga untuk Dijual di Timika

233 Liter Sopi Diamankan dari KM Sirimau di Pomako, Diduga untuk Dijual di Timika

28 September 2026
Kejari Mimika Tetapkan Penyedia PT FJP Tersangka Korupsi Gerai Maritim

Kejari Mimika Tetapkan Penyedia PT FJP Tersangka Korupsi Gerai Maritim

28 September 2026
Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

28 September 2026
Delapan Fraksi Setujui APBD-P Mimika Rp6,1 Triliun, Pemkab Diminta Percepat Realisasi

Delapan Fraksi Setujui APBD-P Mimika Rp6,1 Triliun, Pemkab Diminta Percepat Realisasi

28 September 2026
Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

28 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kebakaran Hutan dan Rawa-Rawa Merusak Ekosistem Tanah Papua

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • “Rumah Nyabu” di Timika Digerebek, Polisi Sita Sabu dan Uang Rp4,45 Juta

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Kasus Penyerangan di Yahukimo, Bupati Didimus Tegaskan Para Korban Murni Guru dan Nakes, Tidak Ada Kaitannya dengan TNI-Polri

Kasus Penyerangan di Yahukimo, Bupati Didimus Tegaskan Para Korban Murni Guru dan Nakes, Tidak Ada Kaitannya dengan TNI-Polri

Besok Gubernur Meki Nawipa Lantik Bupati-Wabup Mimika dan Puncak, Dua Pasangan Calon Kepala Daerah sudah Tiba di Nabire

Besok Gubernur Meki Nawipa Lantik Bupati-Wabup Mimika dan Puncak, Dua Pasangan Calon Kepala Daerah sudah Tiba di Nabire

TPNPB-OPM Ingatkan Nakes dan Guru Asal NTT dan Maluku Kembali ke Kota, Tinggalkan Tempat Tugas di Wilayah Konflik

TPNPB-OPM Ingatkan Nakes dan Guru Asal NTT dan Maluku Kembali ke Kota, Tinggalkan Tempat Tugas di Wilayah Konflik

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id