ADVERTISEMENT
Sabtu, Oktober 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Sidak di Rumah Sakit Banti, Pj Bupati Yonathan Temui Masih Banyak Kekurangan Peralatan dan Tenaga Medis

Standar RS Tipe D dalam melayani operasi harus ada dokter bedah, dokter anastesi, apalagi RS Wa Banti saat ini sudah beroperasi 24 jam.

13 Februari 2025
0
Sidak di Rumah Sakit Banti, Pj Bupati Yonathan Temui Masih Banyak Kekurangan Peralatan dan Tenaga Medis

Pj Bupati Yonathan Demme Tangdilintin didampingi Ny. Prisilia Tangdilintin mengamati cara pelayanan petugas medis RS Wa Banti dalam Sidak pada Rabu 12 Februari 2025. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Untuk memastikan pelayanan Kesehatan yang maksimal kepada masyarakat, Yonathan Demme Tangdilintin, Pj Bupati Mimika melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Rumah Sakit Tipe D Wa Banti, Tembagapura, Rabu 12 Februari 2025.

Dalam pelaksanaan Sidak ini, Yonathan didampingi Ny. Prisilia Yonathan, Pj Ketua Tim Penggerak PKK Mimika, Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika dan dr. Anton Pasulu, Direktur RSUD Mimika.

Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK ini kepada koranpapua.id, Kamis 13 Februari 2025 mengatakan kunjungan ke ke Rumah Sakit Banti merupakan salah satu agenda Sidak.

Yonathan mengakui meskipun dalam kapasitas Sidak, namun tetap melakukan koordinasi dengan PT Freeport Indonesia, Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Mimika.

Baca Juga

Sekda Mimika Minta BUMDes Kembangkan Potensi Kampung, Bukan Sekadar Terima Modal

Alarm Keselamatan! 26 Orang Tewas akibat Kecelakaan di Mimika

“Karena dalam beberapa pernyataan saya harus ditindaklanjuti. Saya ke sana untuk melihat fasilitas dan sarana prasarana rumah sakit,” ujarnya.

Dikatakan, dalam Sidak tersebut ditemukan masih banyak kekurangan fasilitas. Salah satunya, ruangan operasi sudah siapkan secara baik namun belum dilengkapi peralatan.

“Ini menjadi catatan saya. Bahwa dalam prospek pelayanan kesehatan kita harus memenuhi itu semua. Bagaimana caranya? Dengan lakukan pengadaan sarana dan prasarana,” jelasnya.

Selain kekurangan peralatan operasi, Yonathan menyebutkan RS Wa Banti masih membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal ini tenaga medis.

Ia mengatakan, pelaksanaan Sidak ini dirinya sempat dikomplain oleh Lukas dan Obaja, masyarakat setempat.

Keduanya mempertanyakan kunjungan secara tiba-tiba ini dalam rangka apa dan mengapa tidak diberitahu sebelumnya.

Namun setelah dijelaskan secara baik, bahwa  Sidak untuk mengetahui kepastian pelayanan publik, kedua warga tersebut bisa menerima.

“Jadi kalau kita datang beritahu duluan itu bukan namanya Sidak,” katanya.

Sidak ini sesuatu yang sangat penting sebagai bukti kehadiran negara melalui Pemerintah Daerah sebagaimana diatur Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, tentang Pemerintah Daerah.

“Kita harus melindungi, mengayomi, melayani, memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat,” pungkasnya.

Menurutnya, agar pelayanan Kesehatan kepada masyarakat bisa maksimal, maka salah satunya harus penuhi semua kebutuhan sarana dan prasarananya.

“Bagaimana mau bicara pembangunan kalau masyarakatnya banyak yang sakit, ASN juga sakit. Maka diperlukan optimalisasi,” katanya.

Ia menambahkan sesuai informasi yang diterima dari RS Wa Banti bahwa masih kekurangan 26 tenaga medis.

Standar RS Tipe D dalam melayani operasi harus ada dokter bedah, dokter anastesi, apalagi RS Wa Banti saat ini sudah beroperasi 24 jam.

Ia berharap petugas kesehatan harus terpenuhi jumlahnya supaya tidak ada yang mengalami kelelahan meskipun sudah ada mes pegawai.

Selama melaksanakan tugas sebagai Pj Bupati Mimika, Yonathan sangat peduli terhadap pelayanan publik. Ini bisa dilihat dari berkali-kali dirinya mendatangi Puskesmas, kantor, dinas dan badan.

Lebih jauh disampaikan, dalam Sidak ke sejumlah Puskesmas masih ditemukan kurangnya fasilitas penerangan, bahkan ada yang sudah rusak.

Terkait temuan ini, dirinya langsung menghubungi Dinas PUPR Mimika untuk  melakukan perbaikan atau pemasangan baru.

Beberapa temuan lainnya yakni, penempatan bak sampah, kebersihan saluran drainase dan juga penanganan limbah medis yang perlu diperlakukan khusus.

“Saya turun ke bawah bermaksud untuk pastikan pelayanan publik harus benar-benar nyata,” katanya.

Yonathan menegaskan dirinya dalam Kunker di lapangan mengurangi kegiatan bersifat seremonial belaka.

“Itu hanya bikin capek dan tidak ada esensi yang sesungguhnya. Saya mohon maaf bukan anti seremonial. Tapi saya ingin pelayanan yang nyata, benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

YPMAK Dorong Akses Transportasi ke Pesisir dan Pegunungan Mimika

YPMAK Dorong Akses Transportasi ke Pesisir dan Pegunungan Mimika

16 Oktober 2026
26 Orang Tewas dalam 239 Kecelakaan di Mimika Selama Delapan Bulan

26 Orang Tewas dalam 239 Kecelakaan di Mimika Selama Delapan Bulan

16 Oktober 2026
Hadiri Tabligh Akbar di Mimika, Habib Husein Ja’far Ajak Warga Rawat Keberagaman

Hadiri Tabligh Akbar di Mimika, Habib Husein Ja’far Ajak Warga Rawat Keberagaman

16 Oktober 2026
Dana Otsus Mimika Terserap 45 Persen, Tahap II dan III Dikebut Desember

Dana Otsus Mimika Terserap 45 Persen, Tahap II dan III Dikebut Desember

16 Oktober 2026
Dua Botol Vodka Disamarkan sebagai Air Mineral, Diamankan di Bandara Timika

Dua Botol Vodka Disamarkan sebagai Air Mineral, Diamankan di Bandara Timika

16 Oktober 2026
Kunjungi Puskesmas Amar, Dinkes Mimika Tekankan Disiplin dan Kebersihan

Kunjungi Puskesmas Amar, Dinkes Mimika Tekankan Disiplin dan Kebersihan

16 Oktober 2026

POPULER

  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    804 shares
    Bagikan 322 Tweet 201
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
Next Post
Pemkab Mimika Rasionalisasi Anggaran, Dana Dinas PUPR Dipangkas Rp50 Miliar

Pemkab Mimika Rasionalisasi Anggaran, Dana Dinas PUPR Dipangkas Rp50 Miliar

Pemkab Mimika Rasionalisasi Anggaran, Dana Dinas PUPR Dipangkas Rp50 Miliar

Terus Berbenah, Mulai Maret 2025 Puskesmas Mapurujaya Buka Pelayanan 24 Jam

Pemkab Mimika Rasionalisasi Anggaran, Dana Dinas PUPR Dipangkas Rp50 Miliar

Freeport Kirim Emas Batangan Perdana ke ANTAM Seberat 125 Kilogram dengan Kadar Kemurnian 99,99 Persen

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id