ADVERTISEMENT
Kamis, Januari 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Frambusia, Penyakit Kulit Menular Terabaikan  

Penyakit menular menahun yang kambuhan dan dapat menular langsung antar manusia.

13 Agustus 2024
0
Frambusia, Penyakit Kulit Menular Terabaikan  

dr. Vinny Erna Stefani Sompotan (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Oleh: dr. Vinny Erna Stefani Sompotan (Praktisi kesehatan)

Bekerja di Puskesmas Mapurujaya, Klinik Aisah Care dan Klinik Narwastu Kabupaten Mimika, Papua Tengah

ADVERTISEMENT

 

Advertisement. Scroll to continue reading.

FRAMBUSIA adalah merupakan penyakit kronis dan menular serta ,masuk dalam penyakit kulit terabaikan (neglected tropical desease /NTDs).

Baca Juga

Dinkes Paniai Dirikan Posko Kesehatan, Dukung Pelaksanaan Muspasme ke-VIII di Komopa

BKN Terbitkan Edaran Nomor 2 Tahun 2026, Hari Kamis ASN Wajib Gunakan Batik Korpri, Bagaimana dengan Mimika?

Frambusia ini merupakan penyakit menular menahun yang kambuhan dan dapat menular langsung antar manusia yang disebabkan oleh infeksi kronis bakteri.

Penyebabnya adalah oleh karena bakteri treponemapertenue. Penyakit ini banyak menyerang anak-anak usia kurang dari 15 tahun, frambusia sangat menular terutama pada fase awal.

Bakteri pada frambusia tidak dapat menembus kulit utuh, tetapi masuk melalui luka, goresan, lecet atau luka infeksi lainnya.

Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi penularan dari frambusia adalah:

  1. Lingkungan tidak bersih, hangat, lembab dan penularan paling tinggi adalah di saat musim hujan.
  2. Bergantian menggunakan pakaian yang sama dengan penderita frambusia.
  3. Jarang mandi.
  4. Adanya luka terbuka atau penyakit kudis, bisul, atau luka lainnya yang bisa menjadi tempat masuknya baksteri frambusia.

Tanda dan gejala penyakit Frambusia antara lain, muncul benjolan atau papiloma serta disertai kulit kadang terasa gatal, bisul atau ulkus.

Frambusia terdapat krusta (luka terbuka) yang tidak sakit, adanya penebalan kulit /hyperkeratosis di telapak tangan atau di bagian kaki, nyeri sendi dan tulang serta sering terjadi perubahan pada bentuk tulang dan sendi.

Cara mencegah penyakit frambusia yaitu dengan beberapa hal seperti, berperilaku hidup bersih dan sehat, mandi menggunakan sabun dan air bersih.

Mencuci tangan menggunakan sabun dan di air yang mengalir, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, tidak menggunakan pakaian, selimut, handuk yang sama dengan penderita frambusia atau orang lain.

Hindari kontak langsung dengan luka penderita serta memeriksakan diri bagi penderita yang memiliki gejala mirip frambusia agar bisa segera dan cepat tertangani.

Pada daerah endemis frambusia terdapat kegiatan POPM frambusia atau pemberian obat pencegahan secara massal frambusia.

Pemberian obat yang dilakukan untuk mematikan bakteri Treponema pertenue dan memutus mata rantai penularan secara serentak kepada penduduk sasaran di daerah endemis frambusia.

Mengingat kerugian serta pentingnya penyakit ini untuk dieleminisai dan disembuhkan bagi penderita yang mengidap frambusia, oleh karena itu adanya Eradikasi frambusia.

Yaitu, misi mengingatkan penyakit frambusia merupakan penyakit menular yang bisa mengakibatkan cacat pada tulang sehingga menimbulkan kelumpuhan. (*)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dinkes Paniai Dirikan Posko Kesehatan, Dukung Pelaksanaan Muspasme ke-VIII di Komopa

Dinkes Paniai Dirikan Posko Kesehatan, Dukung Pelaksanaan Muspasme ke-VIII di Komopa

29 Januari 2026
BKN Terbitkan Edaran Nomor 2 Tahun 2026, Hari Kamis ASN Wajib Gunakan Batik Korpri, Bagaimana dengan Mimika?

BKN Terbitkan Edaran Nomor 2 Tahun 2026, Hari Kamis ASN Wajib Gunakan Batik Korpri, Bagaimana dengan Mimika?

29 Januari 2026
Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

29 Januari 2026
Aksi Begal Sadis di Timika, Seorang Pelajar Kehilangan Tangan Akibat Tebasan Parang

Aksi Begal Sadis di Timika, Seorang Pelajar Kehilangan Tangan Akibat Tebasan Parang

29 Januari 2026
Ratusan Bangunan Dilaporkan Hangus dalam Kebakaran Hebat di Tolikara, Kerugian Ditaksir Rp22 Miliar

Ratusan Bangunan Dilaporkan Hangus dalam Kebakaran Hebat di Tolikara, Kerugian Ditaksir Rp22 Miliar

29 Januari 2026
Bentrok Antarwarga di Deiyai, Dua Warga Tewas, Dua Lainnya Luka-luka

Bentrok Antarwarga di Deiyai, Dua Warga Tewas, Dua Lainnya Luka-luka

29 Januari 2026

POPULER

  • Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Situasi Keamanan di Jalan Ahmad Yani Timika Memanas, Satu Anggota Brimob Terkena Anak Panah

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Awali Tugas sebagai Kapolres Supiori, Kompol Frits Erari Hadiri Ibadah, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Polisi Tangkap Tiga Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Seorang Mahasiswa di KM Gunung Dempo

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Brigjen Alfred Papare Bergeser ke Papua Barat, Kombes Jeremias Rontini di Papua Tengah

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Kasus Penikaman di Jalan Ahmad Yani Timika, Kapolres Minta Warga Percayakan ke Polisi

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
Next Post
650 OAP dan LABETI Ikut Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Pencaker

650 OAP dan LABETI Ikut Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Pencaker

Polres Puncak Selidiki Kasus Kebakaran Bangunan Perpustakaan Sekolah Alkitab

Polres Puncak Selidiki Kasus Kebakaran Bangunan Perpustakaan Sekolah Alkitab

Satu Lagi Warga Sipil, Raimon Gustam asal Makassar Tewas Diterjang Peluru KKB

Satu Lagi Warga Sipil, Raimon Gustam asal Makassar Tewas Diterjang Peluru KKB

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id