TIMIKA, Koranpapua.id – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Mimika menyiapkan pembinaan berjenjang untuk melahirkan qari dan qariah berprestasi. Program ini akan menjaring anak-anak berbakat di seluruh distrik melalui seleksi, pelatihan, dan pendampingan secara berkelanjutan.
Ketua LPTQ Kabupaten Mimika, Muh Darwis, menyampaikan rencana tersebut dalam silaturahmi panitia MTQ I Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 sekaligus rapat kerja LPTQ kabupaten dan distrik se-Mimika. Kegiatan berlangsung di salah satu hotel di Timika, Rabu (4/11/2026).
Menurut Darwis, mulai 2027 LPTQ Mimika akan memperkuat pembinaan pada seluruh cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Ia menekankan pentingnya persiapan sejak dini agar latihan tidak hanya berlangsung menjelang perlombaan.
“Kami minta seluruh pengurus LPTQ distrik membantu melakukan seleksi. Cari anak-anak yang memiliki suara bagus, kemampuan tilawah, dan potensi untuk dikembangkan. Mereka inilah yang nantinya akan kita bina secara serius,” ujarnya.
Pembinaan LPTQ Mimika Jangkau Berbagai Cabang
Darwis menjelaskan, program tersebut mencakup tilawah Al-Qur’an, tartil, fahmil Qur’an atau cerdas cermat, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, serta kaligrafi.
Untuk mendukungnya, LPTQ Mimika merencanakan seleksi dan pelatihan rutin, termasuk pembinaan mingguan secara bertahap sesuai bidang masing-masing.
Ia meminta pengurus tingkat distrik mengenali potensi anak-anak di wilayahnya. Selanjutnya, pengurus dapat menyusun program pembinaan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan peserta.
Darwis menegaskan bahwa pembinaan membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan kerja sama. Karena itu, pengurus kabupaten dan distrik perlu menjaga kesinambungan program agar peserta terus mengembangkan kemampuan.
Targetkan Peserta dari Mimika Sendiri
Darwis berharap program pembinaan mulai menunjukkan hasil dalam satu hingga tiga tahun. Melalui langkah tersebut, LPTQ Mimika ingin menyiapkan peserta dari daerah sendiri untuk memperkuat kafilah pada ajang provinsi maupun nasional.
“Harapan kami, satu sampai tiga tahun ke depan hasil pembinaan ini sudah mulai terlihat. Ke depan, kita tidak perlu lagi bergantung pada peserta dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan kafilah. Anak-anak Mimika sendiri yang harus kita siapkan untuk mewakili daerah di tingkat provinsi maupun nasional,” tegasnya.
Ia juga meminta setiap bidang dalam kepengurusan LPTQ segera merumuskan program kerja yang jelas dan terukur. Pengurus distrik perlu melakukan langkah serupa dengan memperhatikan potensi peserta di wilayah masing-masing.
Selain membahas pembinaan, peserta rapat kerja membicarakan penguatan organisasi, penyempurnaan program, dan persiapan musyawarah pada 2027.
Darwis berharap kerja sama seluruh pengurus dapat membangun pembinaan yang lebih terarah. Ia ingin generasi muda Mimika meraih prestasi sekaligus mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Ril Minggu
Editor : Marthen L L Moru










