TIMIKA, Koranpapua.id – Pemerintah Kabupaten Mimika mulai mematangkan rancangan kebijakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk memperkuat pencegahan penyakit dan mendorong masyarakat menjadikan hidup sehat sebagai kebiasaan.
Pembahasan rancangan kebijakan digelar Dinas Kesehatan Mimika di salah satu hotel di Timika, Kamis (8/10/2026), dengan melibatkan perangkat daerah, TP-PKK, distrik, kelurahan, kampung, Puskesmas, tokoh perempuan, mitra pembangunan dan pemangku kepentingan lainnya.
Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fransiskus Bokeyau, yang mewakili Bupati sekaligus membuka kegiatan, mengatakan PHBS membutuhkan landasan kebijakan agar pelaksanaannya memiliki arah yang jelas dan dilakukan secara terpadu.
“Diperlukan kebijakan daerah yang mampu menjadi pedoman bersama dalam melaksanakan koordinasi, pembinaan, pengetahuan dan informasi terkait PHBS,” ujarnya.
Fransiskus menegaskan persoalan kesehatan tidak dapat ditangani sektor kesehatan saja. Kebijakan yang disusun harus sesuai kondisi masyarakat dan diterapkan secara nyata, bukan sekadar menjadi dokumen administratif.
Sementara itu, Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Mimika, Nelly Pangaribuan, mengatakan PHBS merupakan tanggung jawab bersama. Keluarga dan masyarakat harus menjadi pelaku utama dalam membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat.
“Penguatan PHBS perlu dilakukan melalui upaya promotif dan preventif, pemberdayaan masyarakat, serta pembinaan di rumah tangga, satuan pendidikan, tempat kerja dan tatanan lainnya,” jelasnya.
Menurut Nelly, Mimika masih menghadapi tantangan kesehatan seperti malaria, tuberkulosis, stunting, penyakit tidak menular dan persoalan kesehatan lingkungan. Karena itu, diperlukan kebijakan yang terarah dan melibatkan lintas sektor.
Pertemuan tersebut membahas penyelarasan rancangan kebijakan, pembagian peran, mekanisme pelaksanaan, pembinaan, pemantauan dan evaluasi. Sekitar 100 peserta turut mengikuti pembahasan, termasuk membahas bentuk produk hukum, dasar hukum dan tahapan pengajuan kebijakan.
Dinas Kesehatan berharap hasil pembahasan menjadi dasar penyempurnaan kebijakan PHBS Kabupaten Mimika serta memperkuat kerja sama lintas sektor.
“Semoga pertemuan ini memperkuat kerja sama kita dalam membudayakan PHBS di Kabupaten Mimika. Hidup bersih, hidup sehat, Mimika sehat,” pungkas Nelly.
Fransiskus berharap kebijakan tersebut dapat memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan bersih, masyarakat sehat dan kehidupan yang lebih sejahtera di Mimika.
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru










