TIMIKA, Koranpapua.id – Delapan korban LCT Cahaya Permata Hati yang tenggelam di Perairan Puriri, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berhasil ditemukan selamat dan dievakuasi ke Timika, Selasa 29 September 2026 dini hari.
Berdasarkan rilis Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika, para korban ditemukan tim SAR gabungan pada Senin 28 September sekitar pukul 23.00 WIT.
Saat ditemukan, seluruh korban berada di bagian anjungan kapal yang telah tenggelam sekitar 80 persen. Mereka juga telah mengenakan jaket pelampung.
Kedelapan korban kemudian dievakuasi ke LCT Tri Anugerah Maritim 605 untuk dibawa menuju Pelabuhan Rakyat Poumako. Mereka tiba sekitar pukul 04.15 WIT dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Korban yang berhasil dievakuasi yakni Melianus sebagai nakhoda, serta Firwansyah, Ridwan, Muhamad Adil, Hamsir, Khaidir Aswar, Firman P. Hutagaol, dan Muhamad Syarif Hamzah.
Dengan seluruh korban telah ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR selanjutnya diusulkan untuk ditutup. Potensi SAR yang terlibat akan dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Sebelumnya, LCT Cahaya Permata Hati yang mengangkut pasir dilaporkan tenggelam di Perairan Puriri pada Senin sore. Kedelapan orang di atas kapal tersebut kemudian ditemukan selamat beberapa jam setelah kejadian. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru









