ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Target 50 Persen Tak Tercapai, Serapan Otsus Mimika Baru 29 Persen, Tahap Kedua Terancam Gagal

“Kalau kita bicara masyarakat Papua yang ada di kampung-kampung, tidak mendiskreditkan mereka yang ada di kota juga. Itu tetap menjadi prioritas”. 

25 Agustus 2026
0
Target 50 Persen Tak Tercapai, Serapan Otsus Mimika Baru 29 Persen, Tahap Kedua Terancam Gagal

Kepala Bappeda Mimika, Septinus Timang. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Penyaluran Dana Otonomi Khusus (Otsus) di Kabupaten Mimika terancam tertahan. 

Hingga batas waktu 30 Juni 2026, realisasi tahap pertama baru sekitar 29 persen, jauh di bawah syarat minimal 50 persen untuk membuka penyaluran tahap berikutnya.

Kepala Bappeda Mimika, Septinus Timang, mengatakan rendahnya realisasi tersebut membuat penyaluran Otsus tahap kedua belum dapat dilakukan.

“Penyaluran Otsus juga masih rendah. Kita belum memenuhi target 50 persen sesuai dengan tahap salur itu,” kata Septinus, Senin 24 Agustus 2026.

Baca Juga

Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

Menurut Septinus, pemerintah daerah seharusnya telah mencapai sedikitnya 50 persen pada akhir Juni. Namun, hingga tenggat tersebut, realisasi bahkan belum menyentuh 30 persen.

“Di 30 Juni itu sudah harus capaian kita 50 persen. Kita belum sampai 30 persen. Kemarin baru 29 koma berapa,” ujarnya.

Rendahnya serapan itu menjadi perhatian Bappeda karena berpotensi menghambat pencairan tahap berikutnya. 

Bappeda telah memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu Otsus untuk mengevaluasi kendala sekaligus mendorong percepatan pelaksanaan program.

Dinas Pendidikan menjadi salah satu OPD yang disoroti. Septinus menyebut sejumlah program yang dibiayai Otsus, termasuk pembangunan sekolah dan penyaluran beasiswa, belum menunjukkan realisasi.

“Dinas Pendidikan rata-rata masih 0 persen semua. Itu memang ada fisik juga terkait dengan pembangunan sekolah, termasuk ada penyaluran beasiswa,” katanya.

Septinus meminta OPD segera mengejar pelaksanaan program agar dana Otsus tidak tertahan akibat rendahnya realisasi kegiatan.

Ia menegaskan pelaksanaan Otsus tetap harus mengikuti ketentuan dan nomenklatur yang ditetapkan pemerintah pusat. 

Namun, program yang telah direncanakan harus dipastikan berjalan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kalau kita bicara masyarakat Papua yang ada di kampung-kampung, tidak mendiskreditkan mereka yang ada di kota juga. Itu tetap menjadi prioritas,” katanya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

13 Oktober 2026
Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

13 Oktober 2026
Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

13 Oktober 2026
Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

13 Oktober 2026
Mimika Dipercaya Gelar Konferensi Nasional Kota Toleransi ke-2, Ini Pesan Bupati

Mimika Dipercaya Gelar Konferensi Nasional Kota Toleransi ke-2, Ini Pesan Bupati

13 Oktober 2026
Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Buka Akses Warga di Pedalaman Intan Jaya

Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Buka Akses Warga di Pedalaman Intan Jaya

13 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    796 shares
    Bagikan 318 Tweet 199
  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    514 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
  • Dolfin Beanal Kecam Pelayanan Festival Budaya Mimika: Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
Next Post
Pemkab Mimika Targetkan Pengukuran IPM Sampai Tingkat Kampung, Fokus SDM dan Ekonomi Lokal 2026

Realisasi Fisik dan Keuangan di Bawah 40 Persen, Waktu Kejar Target Tinggal Tiga Bulan

Polisi Sita 288 Liter Miras Lokal dari Penumpang KM Leuser di Pelabuhan Pomako Timika

Polisi Sita 288 Liter Miras Lokal dari Penumpang KM Leuser di Pelabuhan Pomako Timika

Karhutla di Papua Tengah Capai 396 Hektare, Kabupaten Nabire Terjadi di Tujuh Distrik

Karhutla di Papua Tengah Capai 396 Hektare, Kabupaten Nabire Terjadi di Tujuh Distrik

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id