JAYAPURA, Koranpapua.id- Persela Lamongan berhasil menahan imbang tanpa gol tim tuan rumah Persipura pada laga pekan ke-24 Championship 2025/2026 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Sabtu 11 April 2026.
Sesuai yang dijanjikan, asuhan Bima Sakti bermain all out. Bekerja keras melakukan perlawanan hingga memperkuat pertahanan agar tidak kebobolan. Hingga pertandingan usai, skor 0-0.
Tetapi, hasil imbang ini tidak lepas dari peran penjaga gawang Persela, Rafli Mahreza. Ia tampil luar biasa. Berulangkali berhasil menggagalkan bola yang mengarah ke gawang yang dikawalnya.
Termasuk dengan gemilang menggagalkan tendangan pemain Persipura asal Venezuela, Wiliams Lugo, dari titik penalti pada menit 53.
Sebelumnya, wasit menunjuk titik putih setelah Viktor Mansaray dijatuhkan oleh pemain belakang Persela di dalam kotak penalti.
Secara keseluruhan, Persela memang kalah serangan. Sejak menit awal Persipura langsung tampil menekan dan banyak menciptakan peluang emas. Tetapi, satupun terkonversi menjadi gol.
Namun demikian, bukan berarti Persela tidak melakukan perlawanan. Tim Laskar Joko Tingkir ini juga melakukan serangan dan sempat menciptakan peluang gol. Hanya tidak sebanyak Persipura.
Menurut Pelatih Bima Sakti, hasil ini sesuai target. Untuk itu, ia bersyukur dan berterima kasih kepada Hendro Siswanto dan kawan-kawan yang sudah bekerja keras selama 90 menit pertandingan.
Mengingat, Persipura merupakan tim tangguh dengan skill pemain merata. Apalagi, tim Mutiara Hitam ini penghuni runner up, yabg sangat termotivasi untuk menduduki puncak klasemen.
“Sejak awal sudah saya sampaikan kepada anak-anak. Target satu poin, tapi kalau ada peluang menang, bisa tiga poin. Dan ternyata kita mendapatkan satu poin,” katanya, saat konferensi pers usai pertandingan.
Kalaupun ada yang menilai permainan Persela cenderung bertahan, Bima Sakti tidak menampik hal itu. Alasannya, itu bagian dari strategi.
“Terutama 15 menit awal pertandingan, Persipura pasti langsung menggebrak. Saya ingatkan kepada pemain harus berhati-hati dan sabar. Ternyata berhasil” imbuhnya.
Sementara Pelatih Persipura, Rahmat Darmawan, menyampaikan permintaan maaf kepada pencinta Persipura tidak bisa mempersembahkan tiga poin.
Menurutnya, berbagai upaya dan cara diakui sudah diinstruksikan kepada pemain dan terbukti banyak menciptakan peluang.
“Sudah banyak create kita upayakan dan banyak menciptakan peluang. Tapi,memang hasil tidak sebanding dengan peluang yang ada. Semuanya peluang tidak ada yang terkonversi menjadi gol, termasuk gagal tendangan penalti ” ujarnya.
RD mengatakan, dirinya tidak menyalahkan siapa-siapa. Ia menyalahkan dirinya sendiri sebagai pelatih, karena dia yang semua menjadi tanggungjawabnya.
“Selanjutnya, saya akan fokus untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya” tandasnya. (Redaksi)







