Pake foto inustrasi uang bertumpuk-tumpuk yah (jangan lupa hapus pesan ini)
JAYAPURA, Koranpapua.id– Bank Indonesia (BI) Papua menyediakan uang sebesar Rp1,6 triliun dan layak edar selama Bulan Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2026.
Penyediaan uang ini resmi diluncurkan BI Kantor Perwakilan Provinsi Papua melalui program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026.
Peluncuran yang berlangsung Kamis 18 Februari 2026 lalu, dilakukan oleh Kepala Kantor Bank Indonesia Papua, Warsono.
Untuk diketahui program ini hadir sebagai jawaban konkret atas kebutuhan uang layak edar masyarakat Papua selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Cakupan edarannya lebih luas, jumlah uang yang disiapkan jauh lebih besar, dan kemudahan akses yang ditingkatkan secara signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Angka yang disiapkan BI Papua untuk SERAMBI 2026 terbilang besar yakni Rp1,16 triliun uang tunai dalam kondisi layak edar. Jumlah ini meningkat 51 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Lonjakan signifikan ini mencerminkan proyeksi penguatan aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, dan konsumsi rumah tangga yang diperkirakan meningkat tajam selama Ramadan dan Idul Fitri tahun ini.
Layanan kas akan berlangsung mulai hari Jumat 13 Maret 2026, melalui dua jalur utama.
Penarikan uang di kantor BI Papua oleh perbankan, serta layanan di tujuh Kas Titipan BI yang tersebar di Sorong, Nabire, Timika, Serui, Biak, Wamena, dan Merauke.
Pelayanan melalui tujuh Kas Titipan BI bertujuan agar memastikan uang layak edar tidak hanya berputar di Jayapura, tetapi menjangkau pelosok Papua.
Khusus untuk layanan penukaran uang langsung kepada masyarakat, BI Papua menyiapkan uang tunai senilai Rp23,8 miliar.
Uang tersebut dapat diakses melalui 20 titik lokasi di Jayapura, termasuk seluruh jaringan kas titipan BI. Setiap orang dapat menukarkan uang dengan paket maksimal Rp5,3 juta.
Penukaran juga tersedia melalui kendaraan kas keliling BI dan bank, serta loket penukaran di kantor-kantor bank mitra.
Pembukaan kuota penukaran dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama telah dibuka sejak 14 Februari 2026 pukul 08.00 WIT, sementara tahap kedua akan dibuka mulai 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIT.
Di tengah meningkatnya kebutuhan uang tunai, BI Papua juga mendorong masyarakat untuk tidak meninggalkan transaksi digital.
Penggunaan mobile banking, internet banking, QRIS, BI-FAST, dan BI-RTGS terus dipromosikan sebagai pilihan pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.
Momentum SERAMBI 2026 juga dimanfaatkan BI Papua untuk memperkuat edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.
Masyarakat diajak mengenali keaslian uang melalui metode 3D Dilihat, Diraba, Diterawang sekaligus merawat Rupiah dengan prinsip 5J: Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan diremas, Jangan distapler, dan Jangan dibasahi. (Redaksi)









