TIMIKA, Koranpapua.id– Memasuki hari ketiga Ramadan 1447 Hijriah (2026), harga sejumlah komoditas bumbu dapur di Pasar Sentral Mimika terpantau mengalami kenaikan.
Komoditas cabai dan bawang menjadi yang paling signifikan mengalami penyesuaian harga dibandingkan hari-hari sebelum puasa.
Rio, Salah satu pedagang mengungkapkan bahwa harga cabai keriting kini telah mencapai Rp90.000 per kilogram.
Sebelumnya, harga cabai keriting masih berada di kisaran Rp60.000 per kilogram.
“Sekarang sudah Rp90.000. Sebelumnya masih Rp60.000,” ujarnya, Sabtu 21 Februari 2026.
Kenaikan serupa juga terjadi pada cabai besar yang kini dijual dengan harga Rp90.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya Rp80.000 per kilogram.
Sementara itu, harga tomat relatif stabil di angka Rp35.000 per kilogram.
Untuk komoditas bawang, bawang merah saat ini dijual Rp70.000 per kilogram, naik dari harga sebelum Ramadan yang berada di kisaran Rp65.000 per kilogram.
Sedangkan bawang putih dijual Rp60.000 per kilogram. Meski terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditas, pedagang mengaku belum menerima keluhan berarti dari para pembeli.
Menurut Rio, masyarakat tampaknya telah memahami tren kenaikan harga yang kerap terjadi saat memasuki bulan Ramadan.
“Tidak ada yang mengeluh. Mungkin karena sudah masuk bulan puasa, jadi mereka sudah paham,” katanya.
Terkait penyebab kenaikan harga cabai, pedagang mengaku belum mengetahui secara pasti faktor pemicunya.
Ia menjelaskan bahwa cabai yang dijual merupakan hasil produksi lokal.
“Ini cabai lokal. Kalau ada kiriman dari luar mungkin bisa lebih murah,” jelasnya.
Dari sisi aktivitas pasar, Rio mengaku lonjakan jumlah pembeli terjadi pada hari pertama Ramadan.
Pasar sempat dipadati warga yang berbelanja kebutuhan pokok dan bumbu dapur untuk persiapan sahur dan berbuka puasa.
Namun, memasuki hari ketiga, aktivitas jual beli terpantau mulai kembali normal. “Ramai itu pas hari pertama puasa. Sekarang sudah mulai normal lagi, tidak sepadat kemarin,” tambahnya.
Untuk komoditas sayur-mayur lainnya, harga relatif stabil dan tidak mengalami kenaikan signifikan.
Pedagang menyebutkan ukuran dan harga per ikat masih sama seperti hari-hari sebelumnya. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru








