JAYAPURA, Koranpapua.id– Pastor Goklian Lumbangaol, OFM mengingatkan wartawan yang melakukan tugas peliputan di Papua untuk menghadirkan pemberitaan yang benar, bermakna, inspirasi dan membangun.
Hal itu disampaikan Pastor Goklian ketika memimpin ibadah perayaan Natal dan Lepas Sambut Tahun Baru 2026 Jurnalis se-Papua yang berlangsung di Suni Hotel Sentani-Jayapura Sabtu 24 Januari 2026.
Dalam homilinya, Pastor Goklian menyampaikan bahwa kasih Tuhan harus tercermin dalam setiap profesi, termasuk dalam dunia jurnalistik.
“Kasih Tuhan akan menjadikan wartawan sebagai alat untuk memberitakan kebenaran dan kabar baik,” ujar pastor Goklian.
Dikatakan, kabar baik dari Tuhan diharapkan senantiasa tersisip dalam setiap pekerjaan, apa pun profesi yang dijalani, sehingga dapat membawa kebaikan bagi keluarga dan juga sesama.
Dengan mengambil Tema Natal secara nasional Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga (Matius 1 – 21 – 24) dengan sub tema: Peran Jurnalis Sebagai Pembawa Kabar Baik, Kebenaran, Harapan Keluarga dan Masyarakat
Pastor Goklian menekankan bahwa sudah menjadi kewajiban insan pers untuk mengabarkan dan mewartakan kebaikan yang benar, positif, serta berkontribusi dalam membangun masyarakat.
Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Abdur Rahman Basri, yang mewakili Bupati Jayapura, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para jurnalis.
Pemerintah lanjutnya, mengapresiasi peran jurnalis yang selama ini aktif mengawal pemberitaan pemerintahan dan pembangunan di Papua.
Ia berharap insan pers dan media tetap menjaga integritas serta profesionalitas dalam menjalankan tugas jurnalistik di mana pun berada.
Ketua Panitia Natal Jurnalis Papua 2026, Fibra Satyagraha, mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik dan lancar.
“Kepanitiaan kali ini berjalan dengan baik. Puji Tuhan, tidak ada persoalan yang tidak bisa kami lewati. Semua disusun secara bersama, penuh kekeluargaan dan tanggung jawab, demi kepentingan bersama dalam semangat kerukunan dan kebersamaan antarjurnalis,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa setiap tahun jurnalis sebagai pilar keempat demokrasi berupaya menebar kebaikan dan menjadi corong kerukunan antarumat beragama, tidak hanya melalui tulisan, tetapi juga lewat kegiatan nyata.
“Yang Muslim menjadi Ketua Panitia Natal, dan rekan Kristen menjadi Ketua Panitia Halal Bihalal,” ungkapnya. (Redaksi)










