NABIRE, Koranpapua.id- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah.
Pada pemeriksaan yang diagendakan berlangsung akhir Januari 2026, diinstruksikan agar OPD untuk selalu kooperatif dan transparan.
Penegasan ini disampaikan Deinas Geley, Wakil Gubernur Papua Tengah, di hadapan para pejabat dan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada apel gabungan, Senin 19 Januari 2026.
“OPD harus siap, kooperatif dan transparan menghadapi pemeriksaan rutin Badan Pemeriksa Keuangan akhir bulan nanti,” ujar Deinas.
Wagub Deinas menegaskan bahwa, pemeriksaan BPK bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen penting menjaga kepercayaan masyarakat melalui pengelolaan keuangan yang akuntabel.
Pada kesempatan itu, Deinas juga menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan loyalitas ASN dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Loyalitas penting, karena itulah kerangka dasar untuk saling menghargai di dalam pemerintahan,” tandas Deinas.
Dan kepada masyarakat, khususnya para lulusan baru (fresh graduate) untuk mulai mengubah pola pikir yang menganggap menjadi ASN sebagai satu-satunya jalan menuju kesuksesan.
“Peluang potensi kita di Papua Tengah ini sangat luas. Saya ingin anak-anak muda kita menjadi pencipta lapangan kerja, bukan sekadar pencari kerja,” terang Deinas tegas.
Deinas mengingatkan agar masyarakat tidak terpaku ingin menjadi ASN, karena potensi diri bisa dikembangkan jauh lebih besar di sektor inovasi dan teknologi. (Redaksi)










