ADVERTISEMENT
Selasa, Agustus 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

77.500 Pekerja Rentan di Papua Barat Daya Dilindungi BPJS, Tertinggi di Indonesia

Perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi langkah strategis dalam memperkuat perlindungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pekerja.

8 Januari 2026
0
77.500 Pekerja Rentan di Papua Barat Daya Dilindungi BPJS, Tertinggi di Indonesia

Ilustrasi (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SORONG, Koranpapua.id- Sebanyak 77.500 pekerja rentan di wilayah Provinsi Papua Barat Daya telah mendapatkan perlindungan oleh Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek.

Dengan jumlah ini atau mencapai 89,46 pekerja rentan, menempatkan Provinsi Papua Barat Daya menjadi yang tertinggi di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

Iguh Bimantoroyudo, Kepala BPJamsostek Cabang Sorong, mengatakan pekerja rentan yang terlindungi berasal dari berbagai sektor informal dan sosial.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Termasuk petani, pedagang, tukang ojek, nelayan, serta pekerja keagamaan dari berbagai rumah ibadah seperti gereja, masjid, dan pura.

Baca Juga

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

“Perlindungan pekerja rentan di Papua Barat Daya saat ini mencakup 77.500 orang. Persentase perlindungannya mencapai 89,46 persen yang tertinggi secara nasional,” ujar Iguh, Rabu 7 Januari 2026.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 60.000 pekerja rentan, atau bertambah sekitar 17.500 orang.

Dikatakan, capaian tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan Universal Coverage Jamsostek (UCJ), yang ditargetkan mencapai 99 persen sebelum Indonesia Emas 2045.

Tingginya tingkat perlindungan ini tidak terlepas dari komitmen pemerintah daerah dalam mengalokasikan anggaran untuk menjamin keselamatan dan kesejahteraan pekerja rentan, khususnya di sektor informal yang memiliki risiko kerja tinggi.

“Ke depan kami berharap ada peningkatan penganggaran secara berkelanjutan dari seluruh pemerintah daerah, baik pemerintah provinsi, pemerintah kota, maupun pemerintah kabupaten di Papua Barat Daya,” pungkasnya.

Menurutnya, perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi langkah strategis dalam memperkuat perlindungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pekerja di wilayah Papua Barat Daya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

17 Agustus 2026
HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

17 Agustus 2026
PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

17 Agustus 2026
Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

17 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    912 shares
    Bagikan 365 Tweet 228
  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    667 shares
    Bagikan 267 Tweet 167
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
Next Post

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Gubernur Papua Tengah Dorong Optimalisasi Potensi Pertanian

Tahun 2025 Cerai Gugat Mendominasi, Banyak Janda Baru di Mimika

Tahun 2025 Cerai Gugat Mendominasi, Banyak Janda Baru di Mimika

Polres Asmat Salurkan Bantuan Bantuan Pengembangan Usaha untuk Orang Asli Papua

Polres Asmat Salurkan Bantuan Bantuan Pengembangan Usaha untuk Orang Asli Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id