ADVERTISEMENT
Rabu, Februari 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Hidup di Bawah Bayangan Senjata, Ratusan Warga Jila Mengadu ke DPRK Mimika, Ingin  Rayakan Natal dengan Damai

Masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan bahan makanan, tetapi jaminan keamanan agar dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan damai di kampung halaman.

17 Desember 2025
0
Hidup di Bawah Bayangan Senjata, Ratusan Warga Jila Mengadu ke DPRK Mimika, Ingin  Rayakan Natal dengan Damai

Ratusan massa yang tergabung dalam Solidaritas Peduli Jila menggelar aksi di halaman DPRK Mimika, Jalan Cenderawasih SP2, Timika, Rabu 17 Desember 2025. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Ratusan massa yang tergabung dalam Solidaritas Peduli Jila (SPJ) menggelar aksi unjuk rasa di halaman DPRK Mimika, Jalan Cenderawasih SP2, Timika, Rabu 17 Desember 2025.

Dalam aksinya, massa mendesak penarikan aparat militer, baik organik maupun non-organik, dari Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

Kehadiran aparat bersenjata di wilayah Jila, dinilai telah menimbulkan ketakutan dan penderitaan bagi masyarakat adat, khususnya menjelang perayaan Hari Raya Natal.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Baca Juga

Dinkes Mimika Evaluasi Program Malaria 2025, Target Tahun Ini Capai 2 Juta Pemeriksaan

21 Pejabat Baru Resmi Perkuat Kabinet Pimpinan Gubernur PBD Elisa Kambu

Perwakilan massa menyampaikan bahwa masyarakat adat Amungme yang bermukim di wilayah pegunungan, termasuk Distrik Jila dan Distrik T’sina, hidup dalam kondisi tidak aman.

Mereka mengaku mengalami intimidasi, kekerasan fisik, hingga penembakan ternak.

“Setiap hari masyarakat hidup dalam ketakutan. Ternak kami ditembak, padahal babi adalah harta bagi orang Amungme. Kehidupan di kampung seakan mati,” ujar Fransisca Pinimet dalam orasinya.

Orator perempuan asal Jila itu menyampaikan bahwa, hingga saat ini tidak ada suasana Natal, yang ada hanya penderitaan dan tekanan psikologis.

Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat seharusnya memberikan rasa aman, bukan sebaliknya.

Kondisi tersebut dinilai bertolak belakang dengan nilai-nilai kemanusiaan, terlebih pada momentum menjelang perayaan Natal.

“Kami seharusnya menyiapkan hati menyambut kelahiran Kristus. Tetapi yang kami alami justru ketakutan dan tangisan. Pemerintah di mana? Mengapa seolah membisu?” seru Fransica.

Salah satu perwakilan aksi, Helois Kemong, menyampaikan kekecewaannya terhadap pemerintah daerah dan para wakil rakyat yang dinilai mengabaikan persoalan kemanusiaan di Distrik Jila.

“Masalah ini sudah lebih dari satu bulan tanpa solusi. Kami orang gunung merasa diabaikan, padahal pimpinan DPR dan pemerintah daerah berasal dari suku Amungme dan Kamoro,” tegasnya.

Ia menolak janji-janji tanpa kepastian dan menekankan bahwa masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan bahan makanan, tetapi jaminan keamanan agar dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan damai di kampung halaman.

Dalam tuntutannya, massa mendesak DPRK Mimika segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) Kemanusiaan untuk menyelidiki dugaan pelanggaran HAM serta kondisi kemanusiaan di Distrik Jila.

“Ini manusia, bukan binatang. Orang tua kami menangis di hutan, anak-anak kelaparan, kebun dikuasai aparat. Tetapi setiap kejadian, masyarakat selalu dicap KKB atau teroris,” ujar salah satu orator.

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua Komisi II DPRK Mimika, Dolfin Beanal Jadi, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan membentuk Pansus Kemanusiaan.

Ia menyebut DPRK Mimika telah berkoordinasi dengan pimpinan dewan dan komisi terkait, serta akan berkolaborasi dengan Pansus Kemanusiaan tingkat Papua Tengah.

“Kami sangat terpukul karena ini menyangkut kemanusiaan. Apalagi menjelang hari besar umat Kristen. Tidak boleh ada lagi tembak-menembak. Kita harus saling menghargai dan mengedepankan pendekatan kemanusiaan,” ujarnya.

Ia juga meminta agar pemerintah daerah, khususnya bupati, turut mengambil peran aktif dalam merespons situasi tersebut, sehingga penanganan masalah dapat dilakukan secara kolaboratif dan transparan.

Dolfin menegaskan bahwa penyelesaian konflik tidak bisa dilakukan dengan kekerasan. Menurutnya, pendekatan dialog dan kemanusiaan harus dikedepankan agar konflik tidak terus berulang dan meninggalkan trauma bagi anak-anak serta masyarakat sipil.

“Kalau terus tembak-menembak di tengah masyarakat, konflik ini tidak akan pernah selesai. Presiden menginginkan pendekatan, bukan kekerasan,” tegasnya.

“Oknum yang bersalah silakan ditindak secara profesional, tetapi jangan menyakiti masyarakat,” tandasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemulangan para pengungsi ke kampung halaman mereka serta pemulihan rasa aman di Distrik Jila dan sekitarnya.

Aksi berakhir sekitar pukul 11.50 WIT dengan tertib dibawah pengawalan ratusan personil polres Mimika. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dinkes Mimika Evaluasi Program Malaria 2025, Target Tahun Ini Capai 2 Juta Pemeriksaan

Dinkes Mimika Evaluasi Program Malaria 2025, Target Tahun Ini Capai 2 Juta Pemeriksaan

10 Februari 2026
21 Pejabat Baru Resmi Perkuat Kabinet Pimpinan Gubernur PBD Elisa Kambu

21 Pejabat Baru Resmi Perkuat Kabinet Pimpinan Gubernur PBD Elisa Kambu

10 Februari 2026
Percepat Progres Pembangunan, Pejabat Dua Lembaga Kementerian Kunjungi Papua Selatan

Percepat Progres Pembangunan, Pejabat Dua Lembaga Kementerian Kunjungi Papua Selatan

10 Februari 2026
Jalan Trans Papua Urat Nadi Perekonomian Papua Pegunungan, Kementerian PUPR Didesak Segera Tangani Longsor

Jalan Trans Papua Urat Nadi Perekonomian Papua Pegunungan, Kementerian PUPR Didesak Segera Tangani Longsor

10 Februari 2026
Papan Nama Jalan di Mimika Belum Resmi, PUPR Tunggu Peraturan Bupati

Papan Nama Jalan di Mimika Belum Resmi, PUPR Tunggu Peraturan Bupati

10 Februari 2026
Menjaga Mandat Sosial, RSMM Timika Berbenah Menuju Standar KRIS BPJS

Menjaga Mandat Sosial, RSMM Timika Berbenah Menuju Standar KRIS BPJS

10 Februari 2026

POPULER

  • Proviciat Merlins R Waromi! Wanita Asal Papua Lulus Dokter Spesialis Tercepat di UGM

    Proviciat Merlins R Waromi! Wanita Asal Papua Lulus Dokter Spesialis Tercepat di UGM

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Ngaku Istri Pejabat Papua Tengah, Wanita Ini Labrak Oknum ASN Berpakaian Dinas

    597 shares
    Bagikan 239 Tweet 149
  • Bupati Mimika Ultimatum ASN: Pangkat Tidak Sesuai Jabatan Siap Dinonaktifkan

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Hidup Semakin Susah, Pengungsi Konflik Tapal Batas di Mimika Barat Tengah Keluhkan Minimnya Perhatian Pemerintah

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Sejumlah Perwira Polres Mimika Bergeser Jabatan, Ini Pesan Kapolres

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jalan Pattimura Ujung Timika

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Polisi Tangkap Dua Pengedar Narkoba di Timika, Sita 55,53 Gram Sabu dan Ganja

Polisi Tangkap Dua Pengedar Narkoba di Timika, Sita 55,53 Gram Sabu dan Ganja

Yonif 754 Kostrad Timika Berhasil Kuasai Basis OPM di Intan Jaya, Amankan Dua Anggota Separatis

Yonif 754 Kostrad Timika Berhasil Kuasai Basis OPM di Intan Jaya, Amankan Dua Anggota Separatis

Percepat Pembangunan SDM, Pempus Wacanakan Bangun Kampus Negeri di Tiga Provinsi di Papua

Percepat Pembangunan SDM, Pempus Wacanakan Bangun Kampus Negeri di Tiga Provinsi di Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id