ADVERTISEMENT
Selasa, Maret 31, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Lima Mantan OPM di Intan Jaya Nyatakan Ikrar Kembali ke NKRI

13 Desember 2025
0
Lima Mantan OPM di Intan Jaya Nyatakan Ikrar Kembali ke NKRI

Lima Masyarakat Intan Jaya yang selama ini bergabung dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyatakan diri untuk kembali kepada Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia (NKRI) (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

INTAN JAYA, Koranpapua.id-  Lima Masyarakat Intan Jaya yang selama ini bergabung dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM), dengan tulus iklas menyatakan diri untuk kembali kepada Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia (NKRI), Sabtu 13 Desember 2025.

Lapangan Apel Kantor Bupati Intan Jaya menjadi saksi bisu momen bersejarah ini. Sekitar 500 warga menyaksikan langsung prosesi penyampaian ikrar mereka untuk setia kepada NKRI.

ADVERTISEMENT

Kelima warga yang menorehkan jejak baru dalam sejarah damai Papua yakni, Fransiskus Japugau, Yusak Kum, Vabianus Sani, Yanuarius Sani, dan Yupianus Bilambani.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Keputusan mereka meninggalkan kekerasan dan memilih jalan damai ini disambut dengan penuh sukacita.

Baca Juga

Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

Polres Lanny Jaya Terbaik se-Papua Raya Tangani Perlindungan Perempuan dan Anak

Acara penuh makna ini juga dihadiri oleh para pemimpin daerah dan aparat penegak hukum, termasuk Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa.

Hadir juga Danrem 173/PVB Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda dan Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare.

Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh terhadap langkah damai yang diambil oleh kelima saudara sebangsa.

Panglima Komando Operasi Habema (Pangkoops Habema), Mayjen TNI Lucky Avianto, mengungkapkan betapa berartinya momen ini sebagai bukti keberhasilan pendekatan humanis yang digalakkan oleh TNI.

Ia menekankan bahwa negara hadir untuk merangkul dan memberikan keyakinan bahwa rakyat Papua tidak pernah ditinggalkan.

“Ikrar kembalinya lima saudara kita hari ini adalah bukti nyata bahwa upaya damai yang kita galakkan berhasil menyentuh Nurani,” ujar Luky.

“TNI, khususnya Koops Habema, hadir untuk merangkul dan meyakinkan bahwa negara tidak pernah meninggalkan rakyatnya, ” tambahnya.

Dansektor Barat Koops Habema, Kolonel Inf Arif Budi Situmeang, turut menambahkan optimisme dengan menyatakan bahwa pintu negara selalu terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

Ia menekankan bahwa pendekatan yang sejuk dan membangun adalah kunci keberhasilan, dan terbukti hari ini.

“Pendekatan sejuk dan membangun adalah kunci, dan hasilnya terbukti hari ini. Kita akan terus mendampingi mereka dalam perjalanan menuju perdamaian, ” pungkasnya.

Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menyampaikan rasa syukurnya yang mendalam. Baginya, ini adalah kemenangan nurani bagi seluruh masyarakat Papua.

“Kami berharap ini menjadi langkah besar untuk perdamaian yang lebih luas, ” ucapnya.

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, tak lupa mengapresiasi kerja keras aparat keamanan yang telah menciptakan kondisi kondusif bagi terjadinya peristiwa penting ini.

Ia menyampaikan terima kasih atas dedikasi TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Intan Jaya.

Dalam suasana haru, salah satu eks anggota OPM, Fransiskus Japugau, berbagi alasan di balik keputusannya yang monumental.

Fransiskus mengungkapkan kesadaran akan masa depan yang lebih baik bagi anak cucu mereka.

“Kami menyadari bahwa kekerasan tidak memberikan masa depan bagi kami dan anak-anak kami. Kami ingin kedamaian, dan hari ini, kami kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi untuk bersama-sama membangun Intan Jaya, ” ungkap Japugau.

Prosesi ikrar ditutup dengan simbolis pengalungan baju batik dan pemberian Al Kitab, sebagai tanda penerimaan mereka kembali ke dalam keluarga besar masyarakat Indonesia.

Doa bersama dan tarian adat mengiringi akhir dari sebuah perjalanan panjang menuju kedamaian yang lebih hakiki. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

30 Maret 2026
Polres Lanny Jaya Terbaik se-Papua Raya Tangani Perlindungan Perempuan dan Anak

Polres Lanny Jaya Terbaik se-Papua Raya Tangani Perlindungan Perempuan dan Anak

30 Maret 2026
Ketua DPRK Mimika Desak Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan, Cegah Konflik Meluas

Ketua DPRK Mimika Desak Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan, Cegah Konflik Meluas

30 Maret 2026
Tiga Kombatan OPM di Sinak Nyatakan Ikar Setia Kembali ke NKRI

Tiga Kombatan OPM di Sinak Nyatakan Ikar Setia Kembali ke NKRI

30 Maret 2026
Gubernur Matius: Kebijakan Komisaris dan Direksi Bank Papua Tidak Boleh Melenceng dari Tujuan Utama

Gubernur Matius: Kebijakan Komisaris dan Direksi Bank Papua Tidak Boleh Melenceng dari Tujuan Utama

30 Maret 2026
Pemkab Mimika Dorong Ekonomi Lokal dan Digitalisasi di RKPD 2027, Bupati JR: Intinya Masyarakat Sejahtera

Pemkab Mimika Dorong Ekonomi Lokal dan Digitalisasi di RKPD 2027, Bupati JR: Intinya Masyarakat Sejahtera

30 Maret 2026

POPULER

  • Satu Tahun Kepemimpinan: Tim Pemenang Tagih Realisasi Janji Bupati Mimika, Gerry: Wujudkan Kunjungan Langsung ke Posko

    Satu Tahun Kepemimpinan: Tim Pemenang Tagih Realisasi Janji Bupati Mimika, Gerry: Wujudkan Kunjungan Langsung ke Posko

    600 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • SMP YPJ Kuala Kencana Gelar Pasar Kreatif, Bekali Siswa Jiwa Wirausaha Sejak Dini

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • TPNPB-OPM Tawarkan Opsi kepada Prabowo, Buka Perundingan atau Perang Berlanjut

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Kapolres Mimika: Pemalangan Terjadi Karena ‘Masalah Perut’, Harus Segera Ada Kepastian

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • ASN Wajib Turun ke Pedalaman, Pemkab Mimika Naikkan Uang Perjalanan Dinas Rp3,5 Juta per Hari

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Laporkan Dampak Konflik Senjata, Pansus Kemanusiaan DPR Papua Tengah Temui DPD RI

Laporkan Dampak Konflik Senjata, Pansus Kemanusiaan DPR Papua Tengah Temui DPD RI

Kejati Papua dan Dua Pemprov Teken MoU Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial bagi Pelaku Tindak Pidana

Kejati Papua dan Dua Pemprov Teken MoU Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial bagi Pelaku Tindak Pidana

Tenggelam di Perairan Kampung Onavai, Pencari Karaka Ditemukan Meninggal Dunia

Tenggelam di Perairan Kampung Onavai, Pencari Karaka Ditemukan Meninggal Dunia

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id