NDUGA, Koranpapua.id- Satgas Korpasgat bersama Aparat Keamaman (Apkam) TNI dan Polri menggelar apel gabungan di Kabupaten Nduga, Minggu 30 November 2025.
Kegiatan ini digelar sebagai langkah antisipasi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
Apel berlangsung di halaman Mapolres Nduga, Jalan Poros Kenyam-Batas Batu, Distrik Kenyam, dan diikuti sekitar 100 personel gabungan.
Apel yang dipimpin AKPB Alfredo A. Rumbiak, Kapolres Nduga, juga dihadiri Letkol Inf Saeri, Dandim 1706/Nduga beserta sejumlah pejabat TNI–Polri dan Danpos Satgas Korpasgat Kenyam.
AKPB Alfredo dalam kesempatan itu menekankan pentingnya menjaga keamanan wilayah secara humanis.
Ia menegaskan, tindakan tegas terhadap pengibaran Bendera BK harus dilakukan tanpa kekerasan, dan pelaku langsung diamankan ke Polres Nduga.
Selain itu, seluruh personel diarahkan untuk melaksanakan patroli di titik-titik yang telah ditentukan serta selalu menjaga keselamatan dan keamanan.
Dandim 1706/Nduga Letkol Inf Saeri S.E., menyampaikan apresiasi atas kinerja aparat yang menjaga Kabupaten Nduga tetap aman dan kondusif.

Ia mengingatkan agar seluruh personel tetap waspada dan memelihara sinergi TNI–Polri dalam melaksanakan tugas.
Kapten Pas Georgius Nourmando, Danpos Satgas Korpasgat Kenyam, menegaskan bahwa patroli gabungan ini penting untuk memastikan situasi di wilayah tetap kondusif.
Satgas Korpasgat siap mendukung TNI–Polri dalam setiap langkah pengamanan dan memberikan respons cepat jika terjadi gangguan.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan patroli menyusuri rute Polres Nduga – Kompleks Koteka – Bandara – Gereja Kolam Betesda – Pasar Baru – Rumah Sakit dan kembali ke Polres Nduga.
Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antar aparat keamanan TNI–Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Nduga.
Sekaligus menunjukkan komitmen aparat dalam melindungi masyarakat secara profesional. (Redaksi)










