ADVERTISEMENT
Jumat, Maret 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Kontak Tembak di Papua, Satgas Habema Tewaskan Sejumlah Anggota OPM

“Rangkaian peristiwa ini menunjukkan kelompok OPM secara konsisten menjadi pihak yang mengganggu stabilitas keamanan, melakukan penyerangan terlebih dahulu, dan mengintimidasi masyarakat”.

14 Agustus 2025
0

Sejumlah barang bukti yang dikumpulkan, hasil operasi Satgas Habema di wilayah Puncak Jaya dan Intan Jaya. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Komando Operasi (Koops) Habema memperketat operasi di sejumlah titik rawan gangguan keamanan di wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah.

Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, Dansatgas Media Koops Habema mengatakan operasi kerap diwarnai kontak tembak akibat agresivitas kelompok bersenjata TPNPB-OPM.

ADVERTISEMENT

“Berkat kesigapan dan profesionalisme prajurit di lapangan, seluruh situasi dapat dikendalikan dengan aman. Aparat melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur hukum demi melindungi keselamatan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis 14 Agustus 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pada 8 Agustus 2025, Satgas Habema menggelar penyisiran di Kampung Biak, Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya, yang diduga menjadi persembunyian OPM jaringan Tenggamati Enumbi.

Baca Juga

Prajurit Gerak Cepat TNI AU Dikerahkan, Amankan 11 Bandara Perintis di Papua

Dua Kali Peristiwa Penembakan di Tembagapura, TNI-Polri Perketat Pengamanan, Antisipasi Masuk ke Kota Timika

Berdasarkan arsip kepolisian, Tenggamati Enumbi pernah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Papua melalui Surat Nomor 01/I/2014/DIT RESKRIMUM tertanggal 23 Januari 2014 terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan di Pos Polisi Kulirik.

Saat mendekati sasaran, pasukan mendapat tembakan dari posisi lawan sehingga terjadi kontak senjata.

Laporan lapangan menyebut tiga anggota OPM tertembak, salah satunya diduga Tenggamati Enumbi. Kelompok tersebut melarikan diri ke arah timur sambil membawa rekannya yang tertembak.

Barang bukti yang diamankan antara lain dua pucuk pistol P1 Pindad, dua unit radio komunikasi HT (Baofeng dan WLAN), puluhan butir amunisi berbagai kaliber.

Termasuk satu bendera Bintang Kejora, tiga unit telepon genggam, power bank, magasin senjata, serta perlengkapan tempur lainnya.

Berlanjut pada 11 Agustus 2025 di Kabupaten Intan Jaya, Satgas Habema melakukan penyisiran di Kampung Mamba. Pasukan kembali terlibat baku tembak dengan OPM Kodap VIII Kemabu.

Kontak senjata ini menewaskan satu anggota OPM bernama Dece Mujijau, Danyon Titigi Kodap VIII Kemabu, yang berada di bawah komando Sabinus Waker.

Selain itu, dua anggota OPM lain bernama Daume Maeseni dan Sabinus Joani turut diamankan.

Barang bukti yang disita meliputi empat butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu tas selempang, satu ponsel Android, dan satu kalung OPM.

Pada 12 Agustus 2025, operasi berlanjut di Distrik Sugapa. Menurut Letkol Iwan, kelompok TPNPB mencoba melakukan serangan balasan namun berhasil digagalkan.

Dalam kontak senjata tersebut, dua anggota OPM tewas, yaitu Teleginus Maiseni (Danwil Mamba Kodap VIII Kemabu) dan ajudannya, Seprianus Maiseni.

Barang bukti yang diamankan berupa dua gelang, dua kalung, dua cincin perak, dua cincin OPM, dan sepasang sarung tangan.

Letkol Iwan menegaskan bahwa rangkaian peristiwa ini menunjukkan kelompok OPM secara konsisten menjadi pihak yang mengganggu stabilitas keamanan, melakukan penyerangan terlebih dahulu, dan mengintimidasi masyarakat.

“Tindakan mereka mengancam jalannya pemerintahan, pembangunan, dan ketertiban umum di wilayah Papua,” tegasnya.

Sementara itu, Mayjen TNI Lucky Avianto, Pangkoops Habema menegaskan bahwa penyisiran tersebut adalah langkah tegas dan terukur untuk menjaga keamanan dan melindungi masyarakat.

“Aparat tidak akan memberi ruang bagi pihak-pihak yang berupaya mengganggu ketertiban dan mengancam keselamatan warga,” kata Mayjen Lucky.

Ia memastikan, Koops Habema berkomitmen menjaga keamanan wilayah dan memastikan perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat berlangsung aman, damai, dan penuh semangat kebangsaan tanpa gangguan pihak manapun. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Wakil Panglima TNI Kunjungi Pos Satgas Yon Parako 466 Pasgat di Sinak, Tekankan Rasa Aman untuk Papua

Prajurit Gerak Cepat TNI AU Dikerahkan, Amankan 11 Bandara Perintis di Papua

13 Maret 2026
Kapolres Mimika Jawab Keraguan Operator Terbangkan Pesawat ke Empat Distrik Pegunungan

Dua Kali Peristiwa Penembakan di Tembagapura, TNI-Polri Perketat Pengamanan, Antisipasi Masuk ke Kota Timika

13 Maret 2026
Dari Rp14 Ribu ke Pj Sekda Mimika: Perjalanan Inspiratif Putra Kamoro Abraham Keteyau

Kinerja 133 Kepala Kampung Dievaluasi, Sekda Abraham Instruksikan Siapkan Dokumen dan Laporan Keuangan

13 Maret 2026
Ratusan Massa Turun ke Jalan: Blokade Bundaran Timika Indah, Desak Bupati Mimika Batalkan Pelantikan Pejabat

Ratusan Massa Turun ke Jalan: Blokade Bundaran Timika Indah, Desak Bupati Mimika Batalkan Pelantikan Pejabat

13 Maret 2026
Klinik Swasta di Mimika Siap Layani Pemeriksaan dan Obat Malaria Gratis, Berlaku Mulai April 2026

Klinik Swasta di Mimika Siap Layani Pemeriksaan dan Obat Malaria Gratis, Berlaku Mulai April 2026

12 Maret 2026
Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

12 Maret 2026

POPULER

  • Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

    Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

    705 shares
    Bagikan 282 Tweet 176
  • Lantik 282 Pejabat Pemkab Mimika, Johannes Rettob: Bukan Karena Suka atau Tidak Suka

    654 shares
    Bagikan 262 Tweet 164
  • THR ASN 2026: Pemkab Mimika Siapkan Rp20 Miliar Lebih, Pembayaran Tunggu Petunjuk Pusat

    640 shares
    Bagikan 256 Tweet 160
  • Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Ratusan Massa Turun ke Jalan: Blokade Bundaran Timika Indah, Desak Bupati Mimika Batalkan Pelantikan Pejabat

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Anton Alom Kritik Penunjukan Plt Sekwan Mimika “Ini Penghinaan Lembaga DPR”

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post

Dari Voli ke Renang Tradisional, Warga Kampung Nawaripi Rayakan HUT RI ke-80 dengan Meriah

Kopasgat TNI AU Rayakan Kemerdekaan Bersama Warga dan Pelajar di Puncak Jaya

Kopasgat TNI AU Rayakan Kemerdekaan Bersama Warga dan Pelajar di Puncak Jaya

Sejarah Baru Setelah 29 Tahun, Bupati Johannes Rettob Lantik Abraham Kateyau Sebagai Pj Sekda Mimika

Sejarah Baru Setelah 29 Tahun, Bupati Johannes Rettob Lantik Abraham Kateyau Sebagai Pj Sekda Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id