ADVERTISEMENT
Jumat, Oktober 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Kepala PKUB Kemenag RI Apresiasi Kerukunan Antarumat Beragama di Mimika, Layak Diusulkan Jadi Kota Toleransi

Meski demikian untuk memperoleh predikat itu, harus memenuhi beberapa indikator agar ketika dilakukan penilaian oleh tim, Mimika sudah siap dan memenuhi kriteria.

30 April 2025
0
Ketua Komisi IV DPRK Mimika Soroti Lambatnya Pembayaran Gaji Petugas Kebersihan

Kepala PKUB Kemenag RI Prof. Dr. M. Abid Abdushomat, Johannes Rettob Bupati Mimika, Jeffrey C. Hutagalung, Ketua FKUB Mimika foto bersama pengurus FKUB Mimika setelah doa lintas agama, Rabu 30 April 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Aura kebersamaan antarumat beragama di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah sangat luar biasa dan tercermin harmoni.

Ini menunjukan Mimika menjadi salah satu kabupaten yang bisa  mendapat reward Mimika Harmoni.

Hal itu disampaikan Prof. Dr. M. Abid Abdushomat, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI ketika menyampaikan materi pada kegiatan Harmonisasi Kerukunan Umat Beragama yang diselenggarakan FKUB Mimika, Rabu 30 April 2025.

“Indikatornya atau ukuran bagaimana perhatian pemerintah terhadap kerukunan umat beragamanya sangat baik. Saya sudah lihat langsung supaya cerita-cerita di lapangan yang saya dengar ternyata benar-benar ada,” katanya.

Baca Juga

Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

Gaji PNS Tetap Lewat Bank, Usulan Kopdes Belum Berlaku

Menurutnya, usulan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mimika agar PKUB Kemenag RI memberikan reward untuk Johannes Rettob, Bupati Mimika sebagai Bapak ‘Tolerensi dan Harmoni’, sudah tepat.

Meski demikian untuk memperoleh predikat itu, harus memenuhi beberapa indikator agar ketika dilakukan penilaian oleh tim, Mimika sudah siap dan memenuhi kriteria tersebut.

Prof. Abid dalam kesempatan itu juga menyampaikan bahwa dirinya mendukung penuh rencana Pemerintah Kabupaten Mimika untuk  membangun tugu Mimika Harmoni.

Dikatakan, untuk saat ini predikat ‘Kota Tertoleransi’ tertinggi masih dipegang oleh Kabupaten Kerawang.

Karenanya melalui momen seperti, diharapkan Mimika segera mengambil alih posisi itu menjadi Kota Harmoni dan Toleransi tertinggi secara Nasional.

Ia juga mengapresiasi kepada pemerintah yang telah memberikan atensi yang sangat baik, terutama membuka ruang untuk bertemu dan berdiskusi seperti ini.

“Ruang perjumpaan harus perlu dilakukan secara terus menerus. Kita berhasil kalau semua umat dekat dengan ajaran agamanya masing-masing,” pesannya.

Prof. Abid juga menyampaikan kepada semua pihak yang telah sebarkan kedamaian dan kasih sayang. Karena ini merupakan inti dari semua ajaran agama.

Beragama harus berdampak positif kepada masyarakat lintas agama, suku, budaya dan bahasa. “Kita doakan Mimika dalam penilaian masuk sebagai kota harmoni,” katanya.

Disampaikan juga bahwa, Kementerian Agama mempunyai delapan program prioriitas Kemenag.

Pertama: Meningkatkan kerukunan dan cinta kemanusiaan. Dua: Penguatan ekoteologi. Tiga: Layanan keagamaan berdampak.

Empat: Mewujudkan pendidikan unggul, ramah, dan terintegrasi. Lima: Pemberdayaan pesantren. Enam: Pemberdayaan ekonomi umat. Tujuh: Sukses Haji. Delapan: Digitalisasi tata kelola.

“Kita ingin Bangsa Indonesia sebagai rujukan destinasi kerukunan umat beragama di dunia. Tidak ada bangsa lain serukun Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkam dalam PKUB Kemenag RI juga mempunyai tiga pendekatan dalam mewujudkan kerukunan adalah:

  1. Hargai keberagaman.
  2. Membuka ruang dialog.
  3. Harmoni ego.

Ia menjelaskan dengan keberagaman memperkuat perbedaan dalam merawat persatuan bukan untuk perpecahan.

Melalui ruang dialog antarumat beragama menjadi kunci meredam setiap isu atau gejolak yang muncul dari luar untuk memecahbelah persatuan dan kesatuan bangsa ini.

Selain itu melepaskan ego karena Indonesia berideologi Pancasila yang dapat mengikat perbedaan dengan Bhineka Tinggal Ika.

Ia juga mengharapkan setiap persoalan agama yang muncul akibat miskomunikasi harus optimalkan FKUB untuk diselesaikan dan jangan membiarkan viral. Langkah ini dilakukan untuk merawat NKRI.

Jeffrey C Hutagalung, Ketua FKUB Mimika dalam sambutan mengungkapkan, harmonisasi kerukunan umat beragama yang dilaksanakan ini merupakan sinkronisasi program FKUB dan pemerintah daerah.

Tujuannya sebagai upaya memperkenalkan, penguatan sekaligus menyebarluaskan nilai-nilai kerukunan dan harmoni umat beragama untuk menyongsong Mimika Kota Harmoni.

Kegiatan ini juga merupakan rangkaian acara FKUB Mimika, yang sebelumnya telah dilaksanakan sosialisasi wawasan kebangsaan dan doa lintas agama di Kwamki Narama.

Dikatakan, semua kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk merajut kebersamaan dan mengokohkan nilai-nilai harmoni antarumat beragama serta meningkatkan spritual dan ideologi Pancasila.

“Terlaksananya acara ini menjadi bagian dari semangat bersama sekaligus menjalankan amanat bupati melalui FKUB, bahwa menjadi suatu hal prioritas bagaimana menjadikan Mimika Kota Harmoni dan menjalankan amanat Ekoteologi berupa penanaman satu juta pohon matoa,” tutupnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gaji PNS Tetap Lewat Bank, Usulan Kopdes Belum Berlaku

Gaji PNS Tetap Lewat Bank, Usulan Kopdes Belum Berlaku

22 Oktober 2026
IFRC 2026 Mimika Bagikan 6.000 Masker, Siagakan Tim Medis

IFRC 2026 Mimika Bagikan 6.000 Masker, Siagakan Tim Medis

22 Oktober 2026
Gaji Guru PPPK Mimika Oktober Terlambat, Anggaran Kurang Rp 6 Miliar

Gaji Guru PPPK Mimika Oktober Terlambat, Anggaran Kurang Rp 6 Miliar

22 Oktober 2026
Masterplan Potowaiburu, PUPR Mimika Tata Kawasan Pesisir

Masterplan Potowaiburu, PUPR Mimika Tata Kawasan Pesisir

22 Oktober 2026
Sambut HUT ke-79 Korpasgat, Satgas Pasgat Manggellum Berbagi Makanan dan Layani Kesehatan Warga

Sambut HUT ke-79 Korpasgat, Satgas Pasgat Manggellum Berbagi Makanan dan Layani Kesehatan Warga

21 Oktober 2026
Seribu Pelajar Mimika Bakal Belajar Tanggap Darurat Lewat IFRC 2026

Seribu Pelajar Mimika Bakal Belajar Tanggap Darurat Lewat IFRC 2026

21 Oktober 2026

POPULER

  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    649 shares
    Bagikan 260 Tweet 162
  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    627 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Waspada Kabut Asap Karhutla dan El Niño

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Baru Satu Sekolah Ajukan PJJ, Disdik Mimika Pantau Kondisi Siswa

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Kepala Puskesmas Atuka Apresiasi Monev Dinkes Mimika, Dorong Perbaikan Layanan

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Lensa Foto FKUB Mimika Gelar Harmonisasi Kerukunan Umat Beragama, Dihadiri Kepala PKUB Kemenag RI

Lensa Foto FKUB Mimika Gelar Harmonisasi Kerukunan Umat Beragama, Dihadiri Kepala PKUB Kemenag RI

Di Hadapan Kepala PKUB Kemenag RI, John Rettob Sampaikan Kerukunan Beragama di Mimika Sangat Baik

Di Hadapan Kepala PKUB Kemenag RI, John Rettob Sampaikan Kerukunan Beragama di Mimika Sangat Baik

Peringati May Day 2025, Buruh Mimika Sampaikan Empat Tuntutan kepada Pemerintah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id