ADVERTISEMENT
Sabtu, Oktober 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Jelang Ramadhan, Harga Komoditi di Pasar Sentral Timika Naik, Cabai Semakin Pedas, Jahe Kosong

Jika masih ada yang menjual jahe, harganya cukup mahal yakni mencapai Rp100 ribu per kilogram atau mengalami kenaikan dari harga sebelumnya yang berkisar Rp50 ribu sampai Rp60 ribu.

14 Februari 2025
0
Jelang Ramadhan, Harga Komoditi di Pasar Sentral Timika Naik, Cabai Semakin Pedas, Jahe Kosong

Ibu Eca, salah satu pedagang di Pasar Sentral Timika sedang menata barang jualannya. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Menjelang Bulan Suci Ramadhan tahun 2025 yang tinggal dua pekan lagi, harga sejumlah komoditi di Pasar Sentral Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah perlahan berajak naik.

Sejumlah pedagang di pasar terbesar di Timika itu mengaku, kenaikan sejumlah kebutuhan pangan sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir ini.

Cabai menjadi salah satu komoditi yang rasanya semakin ‘pedas’, karena harga jualnya melambung cukup tinggi.

Jika selama ini masih dapat dibeli dengan harga Rp40 ribu-hingga Rp50 ribu, kini para penikmat cabai harus lebih dalam merogoh dompet.

Baca Juga

Sekda Mimika Minta BUMDes Kembangkan Potensi Kampung, Bukan Sekadar Terima Modal

Alarm Keselamatan! 26 Orang Tewas akibat Kecelakaan di Mimika

Bagaimana tidak, harga cabai yang dilepas pedagang per hari ini, Jumat 14 Februari 2025 tembus hingga Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram.

“Cabai harga naik sekitar 50 persen dari harga sebelumnya. Cabai keriting ecerannya Rp80 Ribu, kalau cabai yang besar kita jual Rp100 Ribu per kilogram,” ujar ibu Eca, salah satu pedagang kepada koranpapua.id.

Menurutnya, naiknya harga cabai sudah berlangsung sekitar empat hari belakangan ini.

“Sudah empat hari ini harga cabai naik, mungkin karena terjadi banjir di lahan petani jadi harga naik semua,” timpalnya

Selain cabai, tomat juga mengalami kenaikan harga dari sebelumnya Rp30 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp45 ribu per kilogram.

Sementara untuk bawang merah dan bawang putih tidak mengalami perubahan harga, pedagang masih menjual dengan harga Rp50 ribu per kilogram.

Sedangkan untuk jahe di Pasar Sentral Timika saat ini kehabisan stok. Para pedagang menyebut kondisi ini sudah terjadi sejak dua pekan terakhir.

“Jahe itu sudah lama kosong mungkin karena belum ada kapal. Kalaupun ada tidak semua pedagang yang jual karena memang lagi kosong,” katanya.

Menurutnya, jika masih ada yang menjual jahe, harganya cukup mahal yakni mencapai Rp100 ribu per kilogram atau mengalami kenaikan dari harga sebelumnya yang berkisar Rp50 ribu sampai Rp60 ribu.

“Yang saat ini masih jual jahe, kemungkinan dikirim ke Timika menggunakan pesawat,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

YPMAK Dorong Akses Transportasi ke Pesisir dan Pegunungan Mimika

YPMAK Dorong Akses Transportasi ke Pesisir dan Pegunungan Mimika

16 Oktober 2026
26 Orang Tewas dalam 239 Kecelakaan di Mimika Selama Delapan Bulan

26 Orang Tewas dalam 239 Kecelakaan di Mimika Selama Delapan Bulan

16 Oktober 2026
Hadiri Tabligh Akbar di Mimika, Habib Husein Ja’far Ajak Warga Rawat Keberagaman

Hadiri Tabligh Akbar di Mimika, Habib Husein Ja’far Ajak Warga Rawat Keberagaman

16 Oktober 2026
Dana Otsus Mimika Terserap 45 Persen, Tahap II dan III Dikebut Desember

Dana Otsus Mimika Terserap 45 Persen, Tahap II dan III Dikebut Desember

16 Oktober 2026
Dua Botol Vodka Disamarkan sebagai Air Mineral, Diamankan di Bandara Timika

Dua Botol Vodka Disamarkan sebagai Air Mineral, Diamankan di Bandara Timika

16 Oktober 2026
Kunjungi Puskesmas Amar, Dinkes Mimika Tekankan Disiplin dan Kebersihan

Kunjungi Puskesmas Amar, Dinkes Mimika Tekankan Disiplin dan Kebersihan

16 Oktober 2026

POPULER

  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    804 shares
    Bagikan 322 Tweet 201
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
Next Post
Tahun 2025 Kuota Calon Haji Asal Mimika 161 Orang, Ada Dua Lansia 94 Tahun Ikut Dalam Rombongan

Tahun 2025 Kuota Calon Haji Asal Mimika 161 Orang, Ada Dua Lansia 94 Tahun Ikut Dalam Rombongan

Gunakan Dana Hibah Pemda Mimika Rp75 Miliar, Gedung GKI Klasis Mimika Megah Berdiri

Gunakan Dana Hibah Pemda Mimika Rp75 Miliar, Gedung GKI Klasis Mimika Megah Berdiri

Aktivitas Galian C di Jembatan Selamat Datang Dinilai Merusak Lingkungan, Iwan Anwar Minta Pemkab Mimika Segera Ambil Langkah Tegas

Aktivitas Galian C di Jembatan Selamat Datang Dinilai Merusak Lingkungan, Iwan Anwar Minta Pemkab Mimika Segera Ambil Langkah Tegas

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id