ADVERTISEMENT
Minggu, November 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Kecolongan, Ribuan Botol Sopi Maumere Saat Ini Beredar di Timika

“Harga jualnya di Timika cukup mahal, satu botol ukuran aqua kecil saja dijual Rp150.000. Keuntungannya cukup besar, karena dia beli di Maumere hanya Rp25.000 sampai Rp30.000 per botolnya”.

5 Februari 2025
0
Kecolongan, Ribuan Botol Sopi Maumere Saat Ini Beredar di Timika
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Puluhan aparat gabungan yang melakukan operasi penertiban Minuman Keras (Miras) tradisional yang dipasok dari luar daerah melalui Pelabuhan Poumako, rupanya belum meyakinkan bahwa mampu memberantas masuknya Miras ke Timika.

Ini bisa dilihat dari beredarnya ribuan botol Miras jenis Sopi yang didatangkan dari Pelabuhan Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini sedang beredar luas di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Dengan beredarnya ribuan liter Sopi Maumere ini, maka bisa dipastikan bahwa upaya pemerintah dan aparat keamanan untuk menekan peredaran Miras tradisionil boleh dikatakan sia-sia.

Salah satu warga Timika kepada koranpapua.id mengatakan, pasokan besar-besaran Sopi Maumere yang masuk ke Timika terjadi saat pelayaran terakhir kapal penumpang sebelum perayaan Natal 2024 lalu.

Baca Juga

Drainase 138 Meter Rampung, Mawokauw Jaya Masih Butuh Pembangunan Jalan

Pengurus Tak Aktif, BUMDes Mawokauw Jaya Berupaya Bangkit

Menurutnya, dari sekian pemasok, terdapat salah satu warga asal Maumere, Flores berhasil menurunkan 1.000 botol Miras jenis sopi melalui Pelabuhan Pomako.

“Yang datangkan Sopi itu orang Maumere, tapi tidak menetap di Timika. Dia hanya mendatangkan sopi selanjutnya mungkin ada yang sudah siap beli dan untuk jual di Timika,” ujarnya.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti, siapa warga tersebut. Meski demikian menurutnya, 1.000 botol Sopi tersebut saat ini sedang beredar di Timika.

“Harga jualnya di Timika cukup mahal, satu botol ukuran aqua kecil saja dijual Rp150.000. Keuntungannya cukup besar, karena dia beli di Maumere hanya Rp25.000 sampai Rp30.000 per botolnya,” pungkasnya.

Dikatakan, untuk bisa memuluskan bisnisnya itu, Sopi ditumpuk bersamaan dengan mangga dalam berbagai keler, sehingga dapat melewati pemeriksaan.

Meski demikian, ia sedikit heran karena dengan pemeriksaan yang sangat ketat oleh aparat gabungan, Sopi tersebut masih bisa lolos sampai ke Timika.

Lebih jauh disampaikan bahwa, yang ada beberapa oknum warga yang mendatangkan Sopi Maumere ke Timika. Ini bisa dilihat dari banyaknya pengecer minuman keras itu di Timika.

“Setiap kapal masuk pasti ada saja yang lolos ke Timika. Saya juga binggung kenapa bisa gampang lolos yah, padahal banyak sekali polisi, TNI dan Satpol PP yang jaga di Pelabuhan,” pungkasnya.

Marthen LL Moru, Ketua Umum Flobamora Mimika berharap agar polisi segera melakukan penyelidikan, siapa warga NTT yang memasok Sopi dalam jumlah besar tersebut.

Marthen meminta agar jika ditemukan dapat melakukan proses hukum terhadap oknum warga tersebut. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Transfer Pusat ke Mimika Tersalur Rp1,08 Triliun hingga Oktober 2026

Transfer Pusat ke Mimika Tersalur Rp1,08 Triliun hingga Oktober 2026

31 Oktober 2026
Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

31 Oktober 2026
DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap, FK Nusantara Apresiasi Aparat

DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap, FK Nusantara Apresiasi Aparat

31 Oktober 2026
Dipicu Kesalahpahaman, Massa Serang Pos Keamanan dan Bakar Mobil di Kwamki Narama

Dipicu Kesalahpahaman, Massa Serang Pos Keamanan dan Bakar Mobil di Kwamki Narama

31 Oktober 2026
Bahasa Kamoro Terancam Dilupakan, Rumah Transit Iwaka Diharapkan Jadi Ruang Belajar

Bahasa Kamoro Terancam Dilupakan, Rumah Transit Iwaka Diharapkan Jadi Ruang Belajar

31 Oktober 2026
YPMAK Dukung Pembangunan Rumah Transit untuk Anak-anak di Iwaka

YPMAK Dukung Pembangunan Rumah Transit untuk Anak-anak di Iwaka

31 Oktober 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada Mimika Rp54 Miliar, Penyidik Tunggu Audit BPKP

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dua Pekerja Sumur di Mimika Tewas Saat Hendak Memperdalam Sumur

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • BNN Mimika Identifikasi Dua Tanaman Diduga Ganja di Timika

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Menko Polkam Dudung Kunjungi Mimika, Bahas Stabilitas Keamanan Papua Tengah

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap di Timika

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Kabar Gembira untuk Calon Legislatif 2024, Pemilu Memakai Sistem Proporsional Terbuka

Permohonan Tamsil-Yohana dalam PHPU Fakfak Tidak Dapat Diterima

Sidang Sengketa Pilkada Pegunungan Bintang, Permohonan Thonce-Jeremias Obscuur Libel

Selingkuh Picu KKB Bakar Empat Bangunan di kabupaten Puncak

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id