ADVERTISEMENT
Senin, April 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Ratusan Warga Gelar Aksi Demo, Desak Perusahaan PJP Ditutup

Kami datang bukan untuk mediasi, kami datang untuk meminta perusahaan PJP ditutup sampai ada jawaban dari PT Freeport Indonesia.

9 Juli 2024
0
Ratusan Warga Gelar Aksi Demo, Desak Perusahaan PJP Ditutup

Ratusan warga yang tergabung dalam supplier tujuh suku lakukan aksi di depan perusahaan Pengembangan Jaya Papua, Selasa 9 Juli 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Ratusan warga yang tergabung dalam kelompok supplier tujuh suku di Kabupaten Mimika, menggelar aksi demo di depan perusahaan Pengembangan Jaya Papua (PJP) di Jalan Cenderawasih, SP3, Selasa 9 Juli 2024.

Massa memprotes PJP, perusahaan yang selama ini menjadi penyedia jasa catering PT Freeport Indonesia (PTFI) telah mempermainkan harga, dengan membeli kebutuhan bahan mentah dengan harga yang murah.

ADVERTISEMENT

Harga beli oleh PJP di kelompok supplier bahan mentah yang adalah Orang Asli Papua (OAP) sangat murah dan tidak sesuai dengan harga satuan yang berlaku di pasaran.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Massa dalam aksi tersebut mendesak agar operasional PJP untuk sementara ditutup.

Baca Juga

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

Deki Tenoye yang mengaku sebagai perwakilan tujuh suku dalam orasinya mengatakan, PJP sebagai vendor yang dipercayakan oleh Freeport telah mempermainkan harga beli bahan mentah, sehingga menyulitkan para supplier OAP dalam bersaing.

Deki menyampaikan rasa kekecewaan, karena sebagian besar pejabat yang duduk di manajemen PJP merupakan mantan karyawan (pensiunan) Freeport.

Namun sangat disayangkan bukan memperhatikan masyarakat OAP, tetapi lebih mementingkan pribadi.

“Kau hanya pensiun karyawan baru bikin perusahaan, kau tidak punya modal, Freeport kasih modal kau, kau membunuh pengusaha Papua yang punya tanah ini,” tegas Deky lantang.

Selain mendesak PJP ditutup, massa juga meminta segera dilakukan ivestigasi praktek mafia yang terjadi PT Pangan Sari Utama (PSU) termasuk vendor yang bernaung dibawah perusahaan tersebut.

Mereka juga meminta keadilan bagi pengusaha OAP dan masyarakat Mimika serta mengembalikan hak-hak masyarakat OAP.

Yance Sani, Koordinator Aksi Demo dalam orasinya mengatakan, aksi demo ini bertujuan untuk meminta operasional PJP untuk sementara dihentikan.

“Kami datang bukan untuk mediasi, kami datang untuk meminta perusahaan PJP ditutup sampai ada jawaban dari PT Freeport Indonesia,” tegasnya.

Setelah melakukan orasi perwakilan masa kemudian bertemu dengan perwakilan perusahaan PJP.

Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan tuntutan sekaligus mengunci gerbang PJP.

Aksi protes ini dikawal anggota polisi dipimpin, Iptu Stefanus Yimsi, Kapolsek Kuala Kencana. Hadir juga AKP Budi Santoso, Kasat Intel Polres Mimika. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

19 April 2026
Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

19 April 2026
Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

19 April 2026
Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

19 April 2026
Puluhan Liter Sopi Tanpa Pemilik Gagal Masuk Timika

Puluhan Liter Sopi Tanpa Pemilik Gagal Masuk Timika

19 April 2026
Kapolresta Rilis Pengungkapan Terbesar Narkoba di Empat Bulan Pertama 2026, Mencapai 8,3 Kg

Kapolresta Rilis Pengungkapan Terbesar Narkoba di Empat Bulan Pertama 2026, Mencapai 8,3 Kg

18 April 2026

POPULER

  • Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

    Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Desak PJP Ditutup, Suplier Tujuh Suku Sampaikan Sembilan Tuntutan

Desak PJP Ditutup, Suplier Tujuh Suku Sampaikan Sembilan Tuntutan

Imbas Putusan MA, KPU Kaji Kemungkinan Buka Kembali Pendaftaran Calon Independen  

Imbas Putusan MA, KPU Kaji Kemungkinan Buka Kembali Pendaftaran Calon Independen  

Besok, Rocky Gerung Tampil di Timika Sebagai Pembicara Utama di Talk Show Paradox Papua

Besok, Rocky Gerung Tampil di Timika Sebagai Pembicara Utama di Talk Show Paradox Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id