ADVERTISEMENT
Sabtu, Maret 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Ratusan Warga Gelar Aksi Demo, Desak Perusahaan PJP Ditutup

Kami datang bukan untuk mediasi, kami datang untuk meminta perusahaan PJP ditutup sampai ada jawaban dari PT Freeport Indonesia.

9 Juli 2024
0
Ratusan Warga Gelar Aksi Demo, Desak Perusahaan PJP Ditutup

Ratusan warga yang tergabung dalam supplier tujuh suku lakukan aksi di depan perusahaan Pengembangan Jaya Papua, Selasa 9 Juli 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Ratusan warga yang tergabung dalam kelompok supplier tujuh suku di Kabupaten Mimika, menggelar aksi demo di depan perusahaan Pengembangan Jaya Papua (PJP) di Jalan Cenderawasih, SP3, Selasa 9 Juli 2024.

Massa memprotes PJP, perusahaan yang selama ini menjadi penyedia jasa catering PT Freeport Indonesia (PTFI) telah mempermainkan harga, dengan membeli kebutuhan bahan mentah dengan harga yang murah.

ADVERTISEMENT

Harga beli oleh PJP di kelompok supplier bahan mentah yang adalah Orang Asli Papua (OAP) sangat murah dan tidak sesuai dengan harga satuan yang berlaku di pasaran.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Massa dalam aksi tersebut mendesak agar operasional PJP untuk sementara ditutup.

Baca Juga

Usai Tembak Mati Hurbianus Murip, Koops TNI Evakuasi 21 Warga Pengungsi

Batik Air Terbang Langsung Ambon–Nabire Empat Kali Seminggu

Deki Tenoye yang mengaku sebagai perwakilan tujuh suku dalam orasinya mengatakan, PJP sebagai vendor yang dipercayakan oleh Freeport telah mempermainkan harga beli bahan mentah, sehingga menyulitkan para supplier OAP dalam bersaing.

Deki menyampaikan rasa kekecewaan, karena sebagian besar pejabat yang duduk di manajemen PJP merupakan mantan karyawan (pensiunan) Freeport.

Namun sangat disayangkan bukan memperhatikan masyarakat OAP, tetapi lebih mementingkan pribadi.

“Kau hanya pensiun karyawan baru bikin perusahaan, kau tidak punya modal, Freeport kasih modal kau, kau membunuh pengusaha Papua yang punya tanah ini,” tegas Deky lantang.

Selain mendesak PJP ditutup, massa juga meminta segera dilakukan ivestigasi praktek mafia yang terjadi PT Pangan Sari Utama (PSU) termasuk vendor yang bernaung dibawah perusahaan tersebut.

Mereka juga meminta keadilan bagi pengusaha OAP dan masyarakat Mimika serta mengembalikan hak-hak masyarakat OAP.

Yance Sani, Koordinator Aksi Demo dalam orasinya mengatakan, aksi demo ini bertujuan untuk meminta operasional PJP untuk sementara dihentikan.

“Kami datang bukan untuk mediasi, kami datang untuk meminta perusahaan PJP ditutup sampai ada jawaban dari PT Freeport Indonesia,” tegasnya.

Setelah melakukan orasi perwakilan masa kemudian bertemu dengan perwakilan perusahaan PJP.

Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan tuntutan sekaligus mengunci gerbang PJP.

Aksi protes ini dikawal anggota polisi dipimpin, Iptu Stefanus Yimsi, Kapolsek Kuala Kencana. Hadir juga AKP Budi Santoso, Kasat Intel Polres Mimika. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Usai Tembak Mati Hurbianus Murip, Koops TNI Evakuasi 21 Warga Pengungsi

Usai Tembak Mati Hurbianus Murip, Koops TNI Evakuasi 21 Warga Pengungsi

21 Maret 2026
Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Keerom Diguncang Gempa Magnitudo 5,6, Masyarakat Diminta Waspada

21 Maret 2026
Pemudik Selundupkan Puluhan Burung Langka Asal Papua ke Pulau Jawa

Pemudik Selundupkan Puluhan Burung Langka Asal Papua ke Pulau Jawa

21 Maret 2026
Batik Air Terbang Langsung Ambon–Nabire Empat Kali Seminggu

Batik Air Terbang Langsung Ambon–Nabire Empat Kali Seminggu

21 Maret 2026
Gabriel Zezo: Naiknya Harga Tiket dan Harga Barang di Puncak Dipengaruhi Tiga Faktor, Bukan karena Pungli

Menjaga Harmoni Kepemimpinan di Kabupaten Mimika di Tengah Dinamika ASN

21 Maret 2026
Hilang Empat Hari Marvin Kembali ke Rumah: Takut Setelah Kepergiannya Dilaporkan ke Polisi

Hilang Empat Hari Marvin Kembali ke Rumah: Takut Setelah Kepergiannya Dilaporkan ke Polisi

20 Maret 2026

POPULER

  • Sertijab Pejabat Pemkab Mimika Dibatalkan, Bupati dan Wabup Siap Temui ASN

    Sertijab Pejabat Pemkab Mimika Dibatalkan, Bupati dan Wabup Siap Temui ASN

    791 shares
    Bagikan 316 Tweet 198
  • Pemkab Mimika Mulai Cairkan THR untuk 8.000 ASN dan PPPK, Anggaran Capai Rp30 Miliar

    631 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Empat Tenaga Kesehatan Diserang KKB: Dua Orang Tewas, Satu Korban Asal Kabupaten Ende-NTT

    593 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Suara yang Terkubur di Tanah Emas

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Jual Senjata Organik Seharga Rp90 Juta, Oknum Prajurit TNI Ditangkap

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Remaja 17 Tahun di Timika Hilang Sejak 14 Maret, Keluarga Harap Bantuan Masyarakat

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Kinerja 133 Kepala Kampung Dievaluasi, Sekda Abraham Instruksikan Siapkan Dokumen dan Laporan Keuangan

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
Next Post
Desak PJP Ditutup, Suplier Tujuh Suku Sampaikan Sembilan Tuntutan

Desak PJP Ditutup, Suplier Tujuh Suku Sampaikan Sembilan Tuntutan

Imbas Putusan MA, KPU Kaji Kemungkinan Buka Kembali Pendaftaran Calon Independen  

Imbas Putusan MA, KPU Kaji Kemungkinan Buka Kembali Pendaftaran Calon Independen  

Besok, Rocky Gerung Tampil di Timika Sebagai Pembicara Utama di Talk Show Paradox Papua

Besok, Rocky Gerung Tampil di Timika Sebagai Pembicara Utama di Talk Show Paradox Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id