ADVERTISEMENT
Sabtu, November 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Ratusan Warga Gelar Aksi Demo, Desak Perusahaan PJP Ditutup

Kami datang bukan untuk mediasi, kami datang untuk meminta perusahaan PJP ditutup sampai ada jawaban dari PT Freeport Indonesia.

9 Juli 2024
0
Ratusan Warga Gelar Aksi Demo, Desak Perusahaan PJP Ditutup

Ratusan warga yang tergabung dalam supplier tujuh suku lakukan aksi di depan perusahaan Pengembangan Jaya Papua, Selasa 9 Juli 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Ratusan warga yang tergabung dalam kelompok supplier tujuh suku di Kabupaten Mimika, menggelar aksi demo di depan perusahaan Pengembangan Jaya Papua (PJP) di Jalan Cenderawasih, SP3, Selasa 9 Juli 2024.

Massa memprotes PJP, perusahaan yang selama ini menjadi penyedia jasa catering PT Freeport Indonesia (PTFI) telah mempermainkan harga, dengan membeli kebutuhan bahan mentah dengan harga yang murah.

Harga beli oleh PJP di kelompok supplier bahan mentah yang adalah Orang Asli Papua (OAP) sangat murah dan tidak sesuai dengan harga satuan yang berlaku di pasaran.

Massa dalam aksi tersebut mendesak agar operasional PJP untuk sementara ditutup.

Baca Juga

Semarak HKN ke-62 di Mimika, Warga Antusias Ikuti Jalan Sehat hingga Cek Kesehatan Gratis

TPNPB Klaim Tembak Enam Orang dalam Dua Hari Penyerangan di Tambrauw

Deki Tenoye yang mengaku sebagai perwakilan tujuh suku dalam orasinya mengatakan, PJP sebagai vendor yang dipercayakan oleh Freeport telah mempermainkan harga beli bahan mentah, sehingga menyulitkan para supplier OAP dalam bersaing.

Deki menyampaikan rasa kekecewaan, karena sebagian besar pejabat yang duduk di manajemen PJP merupakan mantan karyawan (pensiunan) Freeport.

Namun sangat disayangkan bukan memperhatikan masyarakat OAP, tetapi lebih mementingkan pribadi.

“Kau hanya pensiun karyawan baru bikin perusahaan, kau tidak punya modal, Freeport kasih modal kau, kau membunuh pengusaha Papua yang punya tanah ini,” tegas Deky lantang.

Selain mendesak PJP ditutup, massa juga meminta segera dilakukan ivestigasi praktek mafia yang terjadi PT Pangan Sari Utama (PSU) termasuk vendor yang bernaung dibawah perusahaan tersebut.

Mereka juga meminta keadilan bagi pengusaha OAP dan masyarakat Mimika serta mengembalikan hak-hak masyarakat OAP.

Yance Sani, Koordinator Aksi Demo dalam orasinya mengatakan, aksi demo ini bertujuan untuk meminta operasional PJP untuk sementara dihentikan.

“Kami datang bukan untuk mediasi, kami datang untuk meminta perusahaan PJP ditutup sampai ada jawaban dari PT Freeport Indonesia,” tegasnya.

Setelah melakukan orasi perwakilan masa kemudian bertemu dengan perwakilan perusahaan PJP.

Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan tuntutan sekaligus mengunci gerbang PJP.

Aksi protes ini dikawal anggota polisi dipimpin, Iptu Stefanus Yimsi, Kapolsek Kuala Kencana. Hadir juga AKP Budi Santoso, Kasat Intel Polres Mimika. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Semarak HKN ke-62 di Mimika, Warga Antusias Ikuti Jalan Sehat hingga Cek Kesehatan Gratis

Semarak HKN ke-62 di Mimika, Warga Antusias Ikuti Jalan Sehat hingga Cek Kesehatan Gratis

7 November 2026
Harlah ke-73, KPU Mimika Berbagi Santunan di Laskar Pelangi

Harlah ke-73, KPU Mimika Berbagi Santunan di Laskar Pelangi

6 November 2026
TPNPB Klaim Tembak Enam Orang dalam Dua Hari Penyerangan di Tambrauw

TPNPB Klaim Tembak Enam Orang dalam Dua Hari Penyerangan di Tambrauw

6 November 2026
TPNPB Ultimatum Warga Pendatang di Tambrauw, Ancam Bunuh Jika Tak Tinggalkan Wilayah

TPNPB Ultimatum Warga Pendatang di Tambrauw, Ancam Bunuh Jika Tak Tinggalkan Wilayah

6 November 2026
Pria 45 Tahun Ditemukan Meninggal di Kuala Kencana, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Pria 45 Tahun Ditemukan Meninggal di Kuala Kencana, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

6 November 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Brigpol Ronald Enok

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Brigpol Ronald Enok

6 November 2026

POPULER

  • Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • 28 Ibu Hamil di Mimika Positif HIV, 24 Orang Telah Jalani Pengobatan ARV

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • TPNPB Klaim Tembak Enam Orang dalam Dua Hari Penyerangan di Tambrauw

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Sehari Setelah Jadi Tersangka, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • ASN Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika, Pisau Masih Tertancap

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Bupati JR Tegaskan Hasil Profiling Jadi Pertimbangan Penempatan Jabatan ASN di Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Polisi Dalami Dugaan Motif Balas Dendam di Balik Penikaman ASN di Ilaga

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Desak PJP Ditutup, Suplier Tujuh Suku Sampaikan Sembilan Tuntutan

Desak PJP Ditutup, Suplier Tujuh Suku Sampaikan Sembilan Tuntutan

Imbas Putusan MA, KPU Kaji Kemungkinan Buka Kembali Pendaftaran Calon Independen  

Imbas Putusan MA, KPU Kaji Kemungkinan Buka Kembali Pendaftaran Calon Independen  

Besok, Rocky Gerung Tampil di Timika Sebagai Pembicara Utama di Talk Show Paradox Papua

Besok, Rocky Gerung Tampil di Timika Sebagai Pembicara Utama di Talk Show Paradox Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id