ADVERTISEMENT
Sabtu, Oktober 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah

Pj Bupati Puncak Hanya Bertugas Tiga Bulan Usai Dilantik

Padahal kehadiran kepala daerah sangat dibutuhkan, selain sebagai pembina politik juga untuk menjalankan roda pemerintahan.

4 Juni 2024
0
Enam Bulan Kabupaten Puncak Tanpa Pembangunan

Lukius Newegalen, Ketua DPRD Puncak. (foto : Redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA,Koranpapua.id– Kurang harmonisnya hubungan antara legislatif dan eksekutif mengakibatkan banyak program pemerintah tidak berjalan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Kurang harmonisnya hubungan itu dipicu sulitnya komunikasi dan koordinasi antara Lukius Newegalen, S.IP, Ketua DPRD dan Darwin Tobing yang sejak enam bulan terakhir menjabat sebagai Pj Bupati Puncak.

Lukius Newegalen kepada koranpapua.id, Senin 3 Juni di Timika mengatakan, persoalan krusial yang perlu dibahas antara eksekutif dan legilslatif yakni terkait dengan situasi keamanan di Puncak.

Namun yang menjadi kendala saat ini, Pj Bupati bukan orang Papua sehingga kurang memahami adat, budaya dan kehidupan masyarakat lokal.

Baca Juga

Satgas Korpasgat Bagikan 100 Buku Tulis kepada Siswa SDN Wagethe

Plh Kadinkes Mimika Dorong Pembinaan Posyandu hingga Kampung

“Persoalan situasi keamanan disana (Puncak-Red) bisa diatasi jika kepala daerahnya anak Papua,” ujar Lukius.

Persoalan lain yang menjadi kendala adalah Pj Bupati Darwin yang setelah dilantik hanya tiga bulan berada di Puncak. Tiga bulan berikutnya hingga sekarang berada di luar Puncak.

Padahal kehadiran kepala daerah sangat dibutuhkan, selain sebagai pembina politik juga untuk menjalankan roda pemerintahan, pembangunan dan mengendalikan situasi keamanan bersama TNI-Polri.

“Sekarang banyak terjadi penembakan terhadap masyarakat dan pesawat. Masyarakat jadi korban jalan kaki berkilo-kilo, tapi Pj Bupati tidak tahu ada dimana,” tandasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Korpasgat Bagikan 100 Buku Tulis kepada Siswa SDN Wagethe

Satgas Korpasgat Bagikan 100 Buku Tulis kepada Siswa SDN Wagethe

9 Oktober 2026
Plh Kadinkes Mimika Dorong Pembinaan Posyandu hingga Kampung

Plh Kadinkes Mimika Dorong Pembinaan Posyandu hingga Kampung

9 Oktober 2026
Dinkes Mimika Perkuat Posyandu Lewat Kerja Sama Lintas Sektor

Dinkes Mimika Perkuat Posyandu Lewat Kerja Sama Lintas Sektor

9 Oktober 2026
Raker DWP Mimika 2026 Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga

Raker DWP Mimika 2026 Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga

9 Oktober 2026
TNI dan OPM Kontak Tembak di Maybrat, Satu Jenazah Ditemukan, Dua Masih Dicari

TNI dan OPM Kontak Tembak di Maybrat, Satu Jenazah Ditemukan, Dua Masih Dicari

9 Oktober 2026
Disperindag Mimika Uji Coba Barcode e-Mitan untuk Minyak Tanah Bersubsidi

Disperindag Mimika Uji Coba Barcode e-Mitan untuk Minyak Tanah Bersubsidi

9 Oktober 2026
Next Post
RSUD Mimika Segera Miliki Gedung Pusat Diagnostik, Pemda Gelontorkan Rp125 Miliar

RSUD Mimika Rawat Kakak Beradik Didiagnosa Difteri, Satu Meninggal Dunia

Dr Aisyah: Pencegahan Narkoba Harus dari Pribadi dan Lingkungan

Dr Aisyah: Pencegahan Narkoba Harus dari Pribadi dan Lingkungan

Distrik Miru Segera Salurkan 100 Ton Beras untuk Warga Sebelas Kelurahan

Distrik Miru Segera Salurkan 100 Ton Beras untuk Warga Sebelas Kelurahan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id