ADVERTISEMENT
Selasa, September 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Pemilik Hak Ulayat Ancam Tutup Lapter Kapiraya, Minta Pemkab Mimika Lunasi Pembebasan Lahan

Selama ini pesawat dari dua kabupaten selalu mendarat di Kapiraya, kami curiga dengan pesawat-pesawat ini. Apakah Pemkab Mimika kasih ijin, kami masyarakat tidak tahu.

30 April 2024
0
Pemilik Hak Ulayat Ancam Tutup Lapter Kapiraya, Minta Pemkab Mimika Lunasi Pembebasan Lahan

Salah satu pemilik hak ulayat Aris Kabarubun Iri dari Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (Foto:Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Masyarakat pemilik hak ulayat mengancam akan menutup paksa aktivitas penerbangan di Lapangan Terbang (Lapter) Kapiraya yang berada di Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Masyarakat menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika segera melunasi pembayaran lahan yang saat ini dibangun Lapter.

ADVERTISEMENT

Aris Kabarubun Iri yang mengaku sebagai salah satu pemilik lahan kepada Koranpapua.id mengatakan, Lapter Kapiraya sudah dibangun sejak tahun 2009 dan sudah beroperasi tahun 2011.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun sampai saat ini janji Pemkab Mimika untuk membayar ganti rugi lahan belum juga direalisasikan.

Baca Juga

Kabut Asap Selimuti Timika, Anggota DPRK Mariunus Tandiseno Desak Dinkes Bagikan Masker

233 Liter Sopi Diamankan dari KM Sirimau di Pomako, Diduga untuk Dijual di Timika

“Kami berencana tutup lapangan terbang, karena Pemkab Mimika belum selesaikan masalah pembebasan lahan kepada kami pemilik ulayat,” ancam Aris.

Selain persoalan lahan, Aris juga mempertanyakan adanya penerbangan dari dan ke Kabupaten Paniai serta Nabire yang bebas mendarat di Kapiraya tanpa tujuan yang jelas.

“Kami tahu sejak Januari tidak ada pesawat dari Timika yang mendarat disana (Kapiraya-Red), tapi kenapa pesawat dari dua daerah itu selalu mendarat,” tanya Aris.

Aris menyampaikan Pemkab Mimika melalui Dinas Perhubungan diharapkan dapat menjelaskan ini kepada masyarakat, apakah ada ijin atau kontrak kerjasama dengan Pemkab Mimika.

“Selama ini pesawat dari dua kabupaten selalu mendarat di Kapiraya, kami curiga dengan semua pesawat-pesawat ini. Apakah Pemkab Mimika kasih ijin, kami masyarakat tidak tahu,” jelasnya.

Dikatakan, keberadaan pesawat-pesawat tersebut dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat dan berharap tidak ada gangguan keamanan yang akan terjadi di wilayah Kapiraya.

Pihaknya berencana menyurati Dinas Perhubungan untuk meminta pertemuan guna membahas persoalan lahan dan masuknya pesawat kecil ke Kapiraya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kabut Asap Selimuti Timika, Anggota DPRK Mariunus Tandiseno Desak Dinkes Bagikan Masker

Kabut Asap Selimuti Timika, Anggota DPRK Mariunus Tandiseno Desak Dinkes Bagikan Masker

28 September 2026
233 Liter Sopi Diamankan dari KM Sirimau di Pomako, Diduga untuk Dijual di Timika

233 Liter Sopi Diamankan dari KM Sirimau di Pomako, Diduga untuk Dijual di Timika

28 September 2026
Kejari Mimika Tetapkan Penyedia PT FJP Tersangka Korupsi Gerai Maritim

Kejari Mimika Tetapkan Penyedia PT FJP Tersangka Korupsi Gerai Maritim

28 September 2026
Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

28 September 2026
Delapan Fraksi Setujui APBD-P Mimika Rp6,1 Triliun, Pemkab Diminta Percepat Realisasi

Delapan Fraksi Setujui APBD-P Mimika Rp6,1 Triliun, Pemkab Diminta Percepat Realisasi

28 September 2026
Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

28 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kebakaran Hutan dan Rawa-Rawa Merusak Ekosistem Tanah Papua

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • “Rumah Nyabu” di Timika Digerebek, Polisi Sita Sabu dan Uang Rp4,45 Juta

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Sosialisasi KIE Rawan Bencana, BPBD Mimika Datangkan Widia Suara Pusdiklat BPPB Sentul

Sosialisasi KIE Rawan Bencana, BPBD Mimika Datangkan Widia Suara Pusdiklat BPPB Sentul

Seorang Pria Asal NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Timika

Seorang Pria Asal NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Timika

BKPSDM Mimika Usulkan 1.000 Kuota CPNS 2024 ke KemenPAN-RB

BKPSDM Mimika Usulkan 1.000 Kuota CPNS 2024 ke KemenPAN-RB

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id