ADVERTISEMENT
Kamis, September 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Pemilik Hak Ulayat Ancam Tutup Lapter Kapiraya, Minta Pemkab Mimika Lunasi Pembebasan Lahan

Selama ini pesawat dari dua kabupaten selalu mendarat di Kapiraya, kami curiga dengan pesawat-pesawat ini. Apakah Pemkab Mimika kasih ijin, kami masyarakat tidak tahu.

30 April 2024
0
Pemilik Hak Ulayat Ancam Tutup Lapter Kapiraya, Minta Pemkab Mimika Lunasi Pembebasan Lahan

Salah satu pemilik hak ulayat Aris Kabarubun Iri dari Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (Foto:Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Masyarakat pemilik hak ulayat mengancam akan menutup paksa aktivitas penerbangan di Lapangan Terbang (Lapter) Kapiraya yang berada di Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Masyarakat menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika segera melunasi pembayaran lahan yang saat ini dibangun Lapter.

ADVERTISEMENT

Aris Kabarubun Iri yang mengaku sebagai salah satu pemilik lahan kepada Koranpapua.id mengatakan, Lapter Kapiraya sudah dibangun sejak tahun 2009 dan sudah beroperasi tahun 2011.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun sampai saat ini janji Pemkab Mimika untuk membayar ganti rugi lahan belum juga direalisasikan.

Baca Juga

Rp1,7 Miliar Masuk Investasi, Rp500 Juta Menghilang: Nasabah Laporkan Dugaan Masalah AXA Mandiri ke Polisi

754 Koperasi Tercatat di Mimika, Samuel Yogi Dorong Pengurus Aktif Benahi Tata Kelola

“Kami berencana tutup lapangan terbang, karena Pemkab Mimika belum selesaikan masalah pembebasan lahan kepada kami pemilik ulayat,” ancam Aris.

Selain persoalan lahan, Aris juga mempertanyakan adanya penerbangan dari dan ke Kabupaten Paniai serta Nabire yang bebas mendarat di Kapiraya tanpa tujuan yang jelas.

“Kami tahu sejak Januari tidak ada pesawat dari Timika yang mendarat disana (Kapiraya-Red), tapi kenapa pesawat dari dua daerah itu selalu mendarat,” tanya Aris.

Aris menyampaikan Pemkab Mimika melalui Dinas Perhubungan diharapkan dapat menjelaskan ini kepada masyarakat, apakah ada ijin atau kontrak kerjasama dengan Pemkab Mimika.

“Selama ini pesawat dari dua kabupaten selalu mendarat di Kapiraya, kami curiga dengan semua pesawat-pesawat ini. Apakah Pemkab Mimika kasih ijin, kami masyarakat tidak tahu,” jelasnya.

Dikatakan, keberadaan pesawat-pesawat tersebut dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat dan berharap tidak ada gangguan keamanan yang akan terjadi di wilayah Kapiraya.

Pihaknya berencana menyurati Dinas Perhubungan untuk meminta pertemuan guna membahas persoalan lahan dan masuknya pesawat kecil ke Kapiraya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rp1,7 Miliar Masuk Investasi, Rp500 Juta Menghilang: Nasabah Laporkan Dugaan Masalah AXA Mandiri ke Polisi

Rp1,7 Miliar Masuk Investasi, Rp500 Juta Menghilang: Nasabah Laporkan Dugaan Masalah AXA Mandiri ke Polisi

24 September 2026
754 Koperasi Tercatat di Mimika, Samuel Yogi Dorong Pengurus Aktif Benahi Tata Kelola

754 Koperasi Tercatat di Mimika, Samuel Yogi Dorong Pengurus Aktif Benahi Tata Kelola

23 September 2026
Adi Sumarrna Tegaskan RAT Bukan Sekadar Kewajiban, Tapi Penentu Arah Koperasi

Adi Sumarrna Tegaskan RAT Bukan Sekadar Kewajiban, Tapi Penentu Arah Koperasi

23 September 2026
LKPP: Pengadaan di Papua Jangan Berhenti pada Administrasi, Harus Berdampak bagi Masyarakat

LKPP: Pengadaan di Papua Jangan Berhenti pada Administrasi, Harus Berdampak bagi Masyarakat

23 September 2026
Martinus Agapa: Pengadaan Jangan Sekadar Administrasi, Harus Berdampak bagi Pembangunan Papua

Martinus Agapa: Pengadaan Jangan Sekadar Administrasi, Harus Berdampak bagi Pembangunan Papua

23 September 2026
Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

23 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Pria Tewas Ditikam di Jalan Poros SP5, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Sosialisasi KIE Rawan Bencana, BPBD Mimika Datangkan Widia Suara Pusdiklat BPPB Sentul

Sosialisasi KIE Rawan Bencana, BPBD Mimika Datangkan Widia Suara Pusdiklat BPPB Sentul

Seorang Pria Asal NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Timika

Seorang Pria Asal NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Timika

BKPSDM Mimika Usulkan 1.000 Kuota CPNS 2024 ke KemenPAN-RB

BKPSDM Mimika Usulkan 1.000 Kuota CPNS 2024 ke KemenPAN-RB

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id