ADVERTISEMENT
Minggu, April 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

30 Kader PKK Peserta Pelatihan Pengolahan Pangan Lokal Dibekali Uang Pembinaan dan Peralatan Masak

Makanan jangan terlalu tergantung pada beras, ajarkan juga kepada anak-anak makan pangan lokal di rumah, supaya ketika kehabisan beras mereka terbiasa makan keladi, petatas, ubi dan sagu.

13 Oktober 2023
0
30 Kader PKK Peserta Pelatihan Pengolahan Pangan Lokal Dibekali Uang Pembinaan dan Peralatan Masak

Yulius Koga, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mimika didampingi Kepala Distrik Mimika Baru, para kepala bidang, Sekretaris DKP Bertha Beanal foto bersama kelompok binaan DKP sambil memperagakan logo Ketahanan Pangan, Jumat 13 Oktober 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pelatihan Pengolahan Pangan Lokal (P2PL) yang digagas Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Mimika yang berlangsung selama lima hari di Aula DKP dinyatakan berakhir, Jumat 13 Oktober 2023.

Penutupan ditandai dengan pelepasan kartu tanda peserta yang diwakili oleh Yoke Ibo, anggota kelompok binaan DKP oleh Yulius Koga, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mimika.

ADVERTISEMENT

Bersamaan dengan itu diserahkan uang pembinaan dan peralatan masak kepada 30 kader PKK utusan distrik.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Bantuan yang diberikan tersebut bertujuan untuk mendukung pengembangan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan di tingkat kampung, RT dan RW.

Baca Juga

Peringati Dua Agenda Besar: PPNI Gelar Aksi Kemanusiaan Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Mimika

Tingkatkan Jiwa Patriot Sejak Dini, Polres Mimika Laksanakan Pembinaan Pramuka untuk Pelajar SMP

Adapun 30 kader tersebut merupakan utusan dari enam distrik yaitu, Mimika Baru, Mimika Timur, Wania, Iwaka, Kwamki Narama dan Kuala Kencana dan dua kelompok binaan Dinas Ketahanan Pangan.

Yulius Koga, Kepala Dinas Ketahanan Pangan ketika menutup kegiatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada para kader yang sudah bertahan selama lima hari mengikuti pelatihan.

Ucapan terima kasih yang sama juga disampaikan kepada para narasumber yang sudah membagikan ilmunya. “Kita harus bersyukur apa yang kita belum tahu melalui pelatihan yang didampingi narasumber menjadi kita tahu,”ujar Yulius.

Menurutnya, berbicara ketahanan pangan mempunyai dua hal penting yang berkaitan yaitu, ketahanan pangan lokal dan Nasional.

“Ketahanan pangan lokal kita punya banyak komoditi yang bisa kelola menjadi beragam olahan,” ujar Yulius.

Dikatakan, pelatihan yang diberikan bertujuan agar para kader PKK bisa mengolah pangan lokal menjadi makanan bergizi yang dapat dikonsumsi sehari-hari.

Yulius mencontohkan, sagu selama ini hanya dipakai sebagai bahan dasar membuat papeda yang hanya sekali makan dan lebihnya dibuang.

Begitupun dengan patatas dan keladi yang hanya direbus atau dibakar. Padahal komoditi lokal ini bisa diolah menjadi keripik, tepung, es cream yang dapat disimpan lama dan bisa dijual untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

“Kita melakukan kegiatan ini secara menyeluruh. Kami latih kader distrik dengan harapan program ini bisa dilanjutkan ke kaum ibu di kampung-kampung. Para kader ini akan menjadi nara sumbernya,”tandas Yulius.

Di hadapan Kadistrik Mimika Baru dan Kuala Kencana serta puluhan kader, Yulius berpesan jangan terlalu boros memakai pangan lokal untuk konsumsi harian, tetapi bisa diolah dalam bentuk lain yang bisa bertahan lama.

“Jangan terlalu tergantung pada beras, ajarkan juga kepada anak-anak makan pangan lokal di rumah, supaya ketika kehabisan beras mereka terbiasa makan keladi, petatas, ubi dan sagu,” pesannya.

Kepada kader PKK yang sudah dilatih, Yulius menyarankan untuk membuat tempat pelatihan, sehingga peralatan yang dibagi bisa bermanfaat.

Dinas Ketahanan Pangan akan melakukan pemantauan lapangan mengenai tindaklanjut pelaksanaan program ini.

“Peralatan masak bukan disimpan tetapi digunakan. Jika tidak dipakai dan berkembang peralatan akan kita ambil kembali, tetapi jika berjalan baik akan dibangun rumah produksi,” paparnya.

Bagi kelompok yang sudah menghasilkan olahan pangan lokal, DKP akan membantu untuk pemasarannya.

“Kalau susah bahan informasikan ke dinas untuk dicarikan, setelah ada baru ibu-ibu belanjakan,” pesan Yulius.

Seperti diberitakan sebelumnya, pelatihan dilakukan agar para kader mampu mengolah pangan lokal bertahan lama. Diantaranya berupa naget, kue kering, berbahan keladi, petatas, selai nenas dan es cream

Pelatihan yang mendatangkan narasumber dari Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSP) dan Koperasi Bintang Timur juga melatih mengolah sagu menjadi beras dan mie. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Peringati Dua Agenda Besar: PPNI Gelar Aksi Kemanusiaan Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Mimika

Peringati Dua Agenda Besar: PPNI Gelar Aksi Kemanusiaan Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Mimika

26 April 2026
Tingkatkan Jiwa Patriot Sejak Dini, Polres Mimika Laksanakan Pembinaan Pramuka untuk Pelajar SMP

Tingkatkan Jiwa Patriot Sejak Dini, Polres Mimika Laksanakan Pembinaan Pramuka untuk Pelajar SMP

25 April 2026
Kodam XVII/Cenderawasih Cetak 47 Bintara Remaja, Pangdam: Awal Pengabdian, Jangan Berpuas Diri

Kodam XVII/Cenderawasih Cetak 47 Bintara Remaja, Pangdam: Awal Pengabdian, Jangan Berpuas Diri

25 April 2026
Januari-April 2026: Komnas HAM Rilis 21 Orang Meninggal Akibat Pelanggaran HAM di Tanah Papua

Januari-April 2026: Komnas HAM Rilis 21 Orang Meninggal Akibat Pelanggaran HAM di Tanah Papua

25 April 2026
Potret Anak-anak Yapen Mengejar Cita-cita: Menembus Laut Enam Jam Menggunakan Perahu

Potret Anak-anak Yapen Mengejar Cita-cita: Menembus Laut Enam Jam Menggunakan Perahu

25 April 2026
Pererat Silaturahmi: Satgas Yon Parako 466 Pasgat Tatap Muka dengan Masyarakat di Sekitar Bandara Tigiles

Pererat Silaturahmi: Satgas Yon Parako 466 Pasgat Tatap Muka dengan Masyarakat di Sekitar Bandara Tigiles

25 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    631 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    629 shares
    Bagikan 252 Tweet 157
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    587 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Karaka Mimika Kuasai Pasar Malaysia dan Singapura, Januari-April 2026 Sumbang Devisa Rp800 Juta

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Festival Pameran Budaya Resmi Dibuka, 130 Pelaku UMKM Tampilkan Beragam Produk Kerajinan Lokal

Festival Pameran Budaya Resmi Dibuka, 130 Pelaku UMKM Tampilkan Beragam Produk Kerajinan Lokal

Buka Pesparani Papua Tengah, Pj Gubernur Ribka Haluk Beri Bantuan Rp3 Miliar

Buka Pesparani Papua Tengah, Pj Gubernur Ribka Haluk Beri Bantuan Rp3 Miliar

Gallery Foto Pelatihan Pangolahan Pangan Lokal oleh Dinas Ketahanan Pangan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id