ADVERTISEMENT
Selasa, September 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Di Hadapan Ribuan Warga Timika, Pdt. Gilbert:  Yesus Datang Menerima Orang Berdosa dan Belajar Tetap Kuat Hadapi Masalah

Masyarakat Mimika harus belajar dari keluarga Daud, makin lama perkaranya dengan keluarga Saul, justru membuat Daud semakin kuat dan semakin dekat dengan Tuhan.

9 Oktober 2023
0
Di Hadapan Ribuan Warga Timika, Pdt. Gilbert:  Yesus Datang Menerima Orang Berdosa dan Belajar Tetap Kuat Hadapi Masalah

Para pendeta berdoa pemulihan sakit dan penyakit kepada ribuan warga Mimika dipimpin Pdt. Gilbert Lumoindong, Senin 9 Oktober 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pendeta Gilbert Lumoindong mengajak ribuan warga Timika yang hadir pada Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) untuk hidup dan belajar dari keluarga Daud dan Saul.

Meskipun berperkara berlarut-larut, Daud selalu kuat, bangkit dan berpasrah kepada Tuhan. Tidak seperti Saul yang lemas serta menjauhkan diri dari Tuhan.

ADVERTISEMENT

Pesan iman ini disampaikan Pendeta Gilbert dalam ibadah syukur HUT Kabupaten Mimika ke-27 yang berlangsung di halaman Gereja Kingmi Mile 23, Distrik Kuala Kencana, Senin 9 Oktober 2023.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Perkara keluarga Daud dan Saul tidak selesai-selesai. Artinya dalam hidup ini ada masalah yang terus menerus tanpa diselesaikan. Dosa jangan berlarut-larut,” pesannya.

Baca Juga

Debu dan Asap Meningkat, Amungsa Faudesen Bagikan Masker ke Warga Mimika

20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penyanderaan Jila Akhirnya Dievakuasi ke Timika

Yesus datang ke dunia untuk menerima orang berdosa, karenanya kita harus kuat hadapai masalah. Yesus itu dahsat, Yesus luar biasa dan sekali Yesus tetap Yesus.

“Orang Kristen, orang Papua di NKRI bukan orang kelas dua. Nasib satu bangsa ditentukan oleh orang benar bukan oleh politisi atau pemimpinnya,” ujar Gilbert.

Ia memuji keputusan Bupati Eltinus Omaleng yang begitu luar biasa melaksanakan KKR, bakar batu dan membagikan kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Pendeta Gilbert juga menyampaikan dirinya sangat  menyayangkan jika ada pendeta dalam kotbahnya selalu menjelekan gereja lain.

Baginya, gereja boleh berbeda, jubah boleh berbeda tetapi tetap bersatu dalam Yesus. Sebab, Yesus datang menerima orang berdosa.

Ia juga berpesan kepada kaum laki-laki dan wanita untuk menolak berselingkuh, judi dan minum mabuk maupun berbicara jelek tentang orang.

Karena percaya pada Yesus makin lama makin kuat. Makin lama makin maju. Makin lama makin dahsat.

“Karena jatuh dalam dosa saya mengerti karena masih hidup di dunia. Tapi kalau sudah sadar kita harus bangkit bertobat atas pertolongan Tuhan kembali ke jalan yang benar. Jatuh dalam dosa itu wajar tapi jangan berlarut-larut,” tandasnya.

Masyarakat Mimika harus belajar dari keluarga Daud, makin lama perkaranya dengan keluarga Saul, justru membuat Daud semakin kuat dan semakin dekat dengan Tuhan.

Setiap orang bisa jatuh dalam dosa. Seperti perempuan yang kedapatan berbuat zinah. Namun Yesus menegaskan siapa yang tidak berdosa silakan menyeret perempuan ini.

Ia berpesan apabila mengalami kesalahan jangan lari memilih minum mabuk, melainkan bangkit bertobat kembali kepada Tuhan.

Makin lama andalkan Tuhan, minta kuasa Tuhan, makin lama makin setia dan meneguhkan hati Tuhan.

Jangan seperti yang terjadi dengan keluarga Saul, kian lama masalahnya makin lemah karena jauh dengan Tuhan.

“Allah kita adalah Allah perbaikan. Gereja bukan showroom tempat orang baik melainkan bengkel, tempat orang-orang yang kurang baik untuk dipulihkan masalahnya oleh Tuhan,” paparnya.

Di momen bersejarah ini, Pdt. Gilbert berpesan sebentar lagi Indonesia akan melaksanakan Pilpres, Pileg dan Pilkada serentak di tahun 2024, meskipun berbeda pilihan tetapi tetap bersatu.

Dalam pekerjaan, dalam keluarga perlu sekali melibatkan Tuhan. Jika dalam hidup mengabaikan Tuhan maka hidup akan mundur bahkan hancur. Karena hukum Tuhan hukum perbaikan dan peningkatan, sedangkan hukum dunia adalah hukum kemerosotan dan kehancuran.

Pada kesempatan yang sama, Pendeta Gilbert menanyakan apakah orang Kristen di Mimika ada yang pengkianat?

“Kita harus rela belajar dari kesalahan masa lalu. Hidup ini bukan bicara soal tidak ada kesalahan. Tapi bagaimana mengakui kesalahan,” tambahnya.

Ia mencontohkan Petrus dan Yudas. Keduanya sama-sama mengkianati Yesus. Bedanya Petrus mengakui kesalahannya, sementara Yudas menyesal tetapi mati dengan menggantungkan dirinya.

Kepada putra putri Papua harus hidup dalam kebenaran Tuhan, dan menolak dalam perbuatan seks bebas diluar nikah.

“Kita harus dekat dengan Tuhan, karena kita anak Raja. Kalau saya dekat dengan Tuhan kita menang dan kuat. Di dalam diri saya ada roh Allah,” timpalnya.

 

Belajar dari Daniel seorang buangan tetapi dalam dirinya ada roh Allah. Begitu juga Yusuf yang dipekerjakan tetapi dalam dirinya ada roh Allah.

Pendeta Gilbert juga berdoa, semoga generasi Mimika ada yang bisa sampai pangkat jenderal, politisi hebat dan pejabat yang handal. Semua itu bisa terjadi harus bekerja keras dengan tetap mengandalkan Tuhan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Debu dan Asap Meningkat, Amungsa Faudesen Bagikan Masker ke Warga Mimika

Debu dan Asap Meningkat, Amungsa Faudesen Bagikan Masker ke Warga Mimika

14 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penyanderaan Jila Akhirnya Dievakuasi ke Timika

20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penyanderaan Jila Akhirnya Dievakuasi ke Timika

14 September 2026
Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

14 September 2026
Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Kembali Optimalkan 500 Hektare Sawah Lama, Genjot Produksi Padi

14 September 2026
Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

14 September 2026
Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

14 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    617 shares
    Bagikan 247 Tweet 154
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    604 shares
    Bagikan 242 Tweet 151
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Puluhan Kader PKK Enam Distrik di Mimika Dilatih Mengolah Pangan Lokal Selama Lima Hari

Puluhan Kader PKK Enam Distrik di Mimika Dilatih Mengolah Pangan Lokal Selama Lima Hari

Paulus Yanengga Sebut Freeport Surati MA Minta Kantor PHI Berkedudukan di Timika

Paulus Yanengga Sebut Freeport Surati MA Minta Kantor PHI Berkedudukan di Timika

Turnamen Futsal Flobamora Cup II Bergulir, Marthen LL Moru : Jaga Kekompakan dan Sportivitas

Turnamen Futsal Flobamora Cup II Bergulir, Marthen LL Moru : Jaga Kekompakan dan Sportivitas

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id