ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Militer

39 Calon Paskibra Siap Tampil pada 17 Agustus di Mimika

Pelajar asal Kamoro menyatakan mundur dengan alasan fisik tidak kuat dan belum bisa menyesuaikan kedisiplinan yang ketat selama latihan. Namun ada lima orang dari Kamoro masih bertahan.

1 Agustus 2023
0
Calon anggota Paskibra Mimika 2023 mengenakan kostum corak merah putih foto bersama di Kantor Pelayanan Polres Mimika Jalan Cenderawasih. (Foto: Ist./Koranpapua.id)

Calon anggota Paskibra Mimika 2023 mengenakan kostum corak merah putih foto bersama di Kantor Pelayanan Polres Mimika Jalan Cenderawasih. (Foto: Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Panitia HUT ke 78 RI tahun 2023 Kabupaten Mimika kini terus memantapkan berbagai persiapan. Salah satunya melatih formasi baris berbaris kepada 39 pelajar calon Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih (Paskibra).

AKP Matheus Tanggu Ate, SH selaku Koordinator Pelatih Paskibra Mimika menjelaskan, 39 anggota Paskibra merupakan utusan dari beberapa sekolah di Timika. Diantaranya, SMA Tiga Raja, SMA Taruna, SMK Negeri 3 Kesehatan, SMA Negeri 6, SMA Shining Star, SMA Negeri 1.

ADVERTISEMENT

Dijelaskan, proses seleksi sudah dimulai sejak tanggal 17 Juli, dan pada 20 Juli memulai pelaksanaan latihan awal di Halaman Graha Eme Neme. Namun karena dinilai kurang fokus pada materi, akhirnya lokasi latihan dipindahkan ke Mapolres Mimika, Mile 32.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Setelah satu minggu ditempa di Polres Mimika Mile 32 dalam membentuk langka dan kekompakan, latihan kembali lagi di Halaman Eme Neme Yauware selama tiga hari.

Baca Juga

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

“Kita kembali latihan ke Eme Neme Yauware di tempat umum untuk melatih mental dan keberanian mereka,” kata Matheus kepada Koranpapua.id melalui sambungan telepon, Selasa 1 Agustus 2023.

Selepas dari Eme Neme Yauware, latihan dipindahkan ke Lapangan Pusat Pemerintahaan (PusPem), SP3. Latihan di depan para ASN di kantor PusPem bertujuan melatih mental mereka untuk membiasakan tampil di depan publik.

Selanjutnya pada 28 Juli, para anggota Paskibra mendapatkan pelatihan berdiri dalam waktu satu jam tanpa bergerak yang dipusatkan di Kuala Kencana. Setelah latihan dibawah tekanan dilanjutkan dengan berenang di Kuala Kencana.

Latihan di Lapangan PusPem akan terus berlangsung sampai dengan hari pelaksanaan 17 Agustus mendatang. Matheus memastikan secara mental dan fisik sudah selesai.

Sekarang tinggal latihan pemantapan serta komitmen bahwa, ini adalah tanggung jawab yang harus mereka laksanakan dalam istilah keprajuritan ‘hidup atau mati’.

Dikatakan, dalam seleksi awal terpilih 50 orang. Namun dalam perjalanan,  latihan berkurang lima orang sehingga tersisa 45 orang. Dari 45 orang, enam orang juga mundur sehingga saat ini masih tersisa 39 orang.

“Semua yang mundur karena seleksi alam, ada yang tidak kuat mental, ada juga yang kurang disiplin,” papar Mateus.

Sesuai aturan yang dibutuhkan untuk tampil pada upacara kenaikan bendera 17 Agustus sebanyak 25 orang, terdiri dari pasukan delapan ada delapan orang, pasukan 17 ada 17 orang.

Sedangkan sisa 14 orang bertugas melaksanakan upacara penurunan bendera sore hari, yang ditambah dengan beberapa Paskibra yang tampil pagi hari.

Selama masa latihan calon Paskibra masih diberi kesempatan pulang ke rumah orangtuanya. Dengan jadwal latihan pagi 7.30 WIT berkumpul di Lapangan PusPem untuk latihan dan kembali ke rumah pukul 16.30 WIT.

“Calon Paskibra ini baru menjalani karantina pada 12 sampai 17 Agustus di Hotel Grand Tembaga,” papar Mateus.

Mantan Kasat Sabhara Polres Mimika ini memastikan 39 peserta Paskibra ini sudah siap tampil pada 17 Agustus, karena sesuai hasil keterangan pemeriksaan kesehatan oleh dokter dari segi fisik, psikis dan kesehatan sudah memenuhi syarat.

Pada prinsipnya 39 orang, dari hasil latihan maupun seleksi alam sudah siap tampil tanpa diragukan lagi. Selama latihan peserta Paskibra mendapat dukungan dana dari Pemerintah Kabupaten Mimika.

Meskipun Matheus tidak menyebutkan berapa besar dananya namun dalam usulan itu untuk 35 orang.

“Dalam rencana kami kemarin, yang masuk 21 anak Amungme-Kamoro, sisanya lahir besar Timika. Namun ada yang mengundurkan diri paling banyak anak-anak kita dari Kamoro. Amungme tidak ada dan yang bertahan Kamoro lima orang, Biak, Sorong, Damal, Jayapura,” katanya.

Pelajar asal Kamoro menyatakan mundur dengan alasan fisik tidak kuat dan belum bisa menyesuaikan kedisiplinan yang ketat selama latihan. Namun ada lima orang dari Kamoro masih bertahan.

“Memang ada yang awal-awal bilang bapa saya mengundurkan diri. Tapi saya motivasi mereka, sekali maju tidak kenal mundur. Kami tidak ada gigi mundur yang ada hanya gigi maju,” katanya.

Tidak mengirim Peserta ke Pusat dan Provinsi

Perwira balok tiga ini mengakui ada permintaan dari Pusat dan Provinsi Papua Tengah, namun tidak bisa dipenuhi dikarena waktu latihan terlalu singkat.

“Seharusnya untuk Pusat dan provinsi perekrutan harus sudah dari April bukan dekat-dekat. Kalau dari April kami bisa latih kurang lebih setengah bulan sudah siapkan di Timika baru dibawa ke Nabire dan Pusat,” tambah Mateus.

Syarat untuk menjadi Paskibra provinsi tingginya minimal 175 cm dan latihan Peraturan Baris Berbaris dasar sudah bagus sebelum dikirim.

Selain alasan waktu permintaan terlalu dekat, juga bersamaan dengan latihan untuk Mimika. Kendala lainnya anggaran latihannya belum diakomodir oleh Pemkab  Mimika.

“Kalau Pemkab tidak mempersiapkan dana awal untuk pembentukan dan latihan lalu mau ambil dana dari mana,” tanya Matheus.

Diberikan Serifikat dan Uang Transportasi

Pria asal Sumba, NTT ini menyampaikan Paskibra ini setelah purna tugas akan diberikan hak-haknya selain sertifikat ada uang transportasi.

Kepada peserta Paskibra, Matheus berharap perankan tanggung jawabmu dan lakukanlah apa yang sudah dilatih oleh pelatih.

Jadilah pahlawan pengisi kemerdekaan dengan cara melaksanakan kewajiban  dengan sungguh-sungguh, sehingga Bendera Merah Putih berkibar sampai di puncak tanpa cela.

“Kami memohon dukungan doa dari masyarakat Kabupaten Mimika dan orangtua agar anak-anak Paskibra selalu mendapat suport supaya mereka  tetap setia jalankan tugas dengan baik. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

14 Mei 2026
Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

14 Mei 2026
Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

14 Mei 2026
Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

14 Mei 2026
Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

14 Mei 2026
Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

14 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    954 shares
    Bagikan 382 Tweet 239
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    684 shares
    Bagikan 274 Tweet 171
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • OPM Pimpinan Guspi Waker Diduga Pelaku Penembakan yang Menewaskan Warga di Tembagapura

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Yohanis Mandessy. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Pemkab Anggarkan Rp6,5 Miliar Danai Sembilan Cabor Menyambut HUT ke 78 RI dan HUT Mimika

Warga memasang spanduk penolakan pembangunan pagar keliling RSUD Mimika, Selasa 1 Agustus 2023. (Foto: Ist./Koranpapua.id)

Tolak Pembangunan Pagar, Warga Minta Manajemen RSUD Perhatikan Kesepakatan Tahun 2022

Peserta mempraktekkan mengevakuasi korban menggunakan tandu dalam pelatihan, Kamis 3 Agustus 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Kebakaran Bisa Terjadi Kapan Saja, Pj Bupati: Kemampuan Skiil Personil BPBD Mimika Perlu Ditingkatkan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id