ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 9, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Dinsos Mimika Berikan Pendampingan kepada 84 Kader Peduli Anak Terlantar

Selama mereka tinggal di Panti Rehabilitasi Eme Neme Yauware, KM 7, Kampung Kadun Jaya, Distrik Wania, pemerintah akan memberikan pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan bakat dan minat.

24 Juli 2023
0
Pj. Sekda Mimika, Petrus Yumte, Hendritte W. Tandiono, Asisten 3 Setda Mimika, Reynold Ubra Kepala Dinkes, Andareas Nauw, Plt. Kadinso Mimika, Yunus Linggi, Kepala Dinas Pemukiman dan Pertanahan foto bersama pesera usai acara pembukaan, Senin 24 Juli 2023. (Redaksi/Koranpapua.id)

Pj. Sekda Mimika, Petrus Yumte, Hendritte W. Tandiono, Asisten 3 Setda Mimika, Reynold Ubra Kepala Dinkes, Andareas Nauw, Plt. Kadinso Mimika, Yunus Linggi, Kepala Dinas Pemukiman dan Pertanahan foto bersama pesera usai acara pembukaan, Senin 24 Juli 2023. (Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA- Koranpapua.id- Sebanyak 84 kader peduli anak terlantar mendapatkan pelatihan dan pendampingan dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Senin 24 Juli 2023.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari (Senin 24-Rabu 26 Juli) di Hotel Grand Tembaga, dibuka Pj. Sekda Mimika, Petrus Yumte menggantikan Pj. Bupati Mimika Valentinus S. Sumito.

ADVERTISEMENT

Beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga hadir dalam kegiatan itu. Diantaranya, Hendritte W. Tandiono, Asisten 3 Setda Mimika, Plt. Kepala Dinsos, Andareas Nauw, Kadis Permukiman dan Pertanahan, Yunus Linggi, dan Reynold Ubra, Kadis Kesehatan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Amoye Pakey, Widiaswara Provinsi Papua, Pekerja Sosial yang bekerjasama United Nations Children’s Fund (Unicef) dan Asesor Kementerian Sosial hadir sebagai pemateri.

Baca Juga

666 Tahun Islam Masuk Fakfak, Sekretaris PWM Papua Barat: Bukan Sekadar Hitungan Waktu

Pembangunan Papua Tidak Semata Agenda Wilayah Tertinggal, tetapi Menjadi Pertumbuhan Baru Indonesia di Kawasan Pasifik 

Andareas Nauw mengatakan, puluhan kader yang ikut dalam pelatihan tersebut merupakan perwakilan dari beberapa kampung dan kelurahan dari Distrik Mimika Baru, Distrik Kwamki Narama dan Distrik Wania. Setiap kampung mengutus dua orang kader. Peserta lain Tenaga Kerja Sosial (TKS).

Keterlibatan kader dari setiap kampung bertujuan untuk membantu pemerintah dalam memberikan edukasi, pendampingan, pendataan terhadap anak-anak terlantar, cacat dan berkebutuhan khusus di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

Kepada Koranpapua.id, Andareas yang pernah menjabat sebagai Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Mimika ini menuturkan, anak-anak yang masuk kategori terlantar adalah mereka yang tidak diurus dengan baik oleh keluarga, termasuk anak-anak aibon dan putus sekolah.

Dengan hadirnya para kader bisa memperhatikan masa depan anak-anak terlantar. Hasil pendataan lapangan dilaporkan ke Dinsos, selanjutnya dijadikan acuan Dinsos untuk memberikan pelatihan keterampilan sebagai bekal masa depan mereka.

Dinsos telah berencana untuk menampung anak-anak terlantar yang usia 18 tahun ke atas. Selama mereka tinggal di Panti Rehabilitasi Eme Neme Yauware, KM 7, Kampung Kadun Jaya, Distrik Wania, pemerintah akan memberikan pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan bakat dan minat.

Sedangkan anak-anak yang masih usia sekolah, Dinsos berkerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk mencari solusi agar mereka bisa kembali ke bangku sekolah. Anak-anak yang punya masalah kesehatan (kurang gizi atau sakit) bisa ditangani Dinas Kesehatan.

Kepada mereka yang bermasalah hukum nantinya bekerjasama dengan aparat penegak hukum, dan yang belum miliki dokumen kependudukan dapat dibantu oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Semua data dari kader akan dimasukan ke Dinsos sebagai OPD teknis yang bertanggungjawab masalah ini,” jelas Andareas.

Berdasarkan data para kader, Dinsos dapat mengetahui jumlah anak terlantar dan berkebutuhan khusus di setiap wilayah kampung dan kelurahan.

Dengan demikian Dinsos dapat menjadikan acuan dalam mengusulkan anggaran untuk dipergunakan mendanai kegiatan pelatihan.

Data yang ada juga akan disampaikan ke Kementerian Sosial, BPJS Kesehatan dan lembaga terkait yang peduli akan masa depan anak-anak terlantar. Karena pekerjaan menangani masalah sosial sifatnya lintas sektor, sebab tidak bisa dikerjakan sendiri oleh Dinas Sosial. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

666 Tahun Islam Masuk Fakfak, Sekretaris PWM Papua Barat: Bukan Sekadar Hitungan Waktu

666 Tahun Islam Masuk Fakfak, Sekretaris PWM Papua Barat: Bukan Sekadar Hitungan Waktu

9 Agustus 2026
Hadir di Papua Barat: Tim Ekspedisi Patriot UNAIR Berdayakan UMKM Lewat Inovasi Olahan Buah Matoa

Hadir di Papua Barat: Tim Ekspedisi Patriot UNAIR Berdayakan UMKM Lewat Inovasi Olahan Buah Matoa

9 Agustus 2026
Pembangunan Papua Tidak Semata Agenda Wilayah Tertinggal, tetapi Menjadi Pertumbuhan Baru Indonesia di Kawasan Pasifik 

Pembangunan Papua Tidak Semata Agenda Wilayah Tertinggal, tetapi Menjadi Pertumbuhan Baru Indonesia di Kawasan Pasifik 

9 Agustus 2026
Masuk Top 10 Karisma Event Nusantara 2026, Wamenpar: Festival Lembah Baliem Perkuat Ekonomi Masyarakat Papua Pegunungan

Masuk Top 10 Karisma Event Nusantara 2026, Wamenpar: Festival Lembah Baliem Perkuat Ekonomi Masyarakat Papua Pegunungan

9 Agustus 2026
Sopir Taksi Dibacok OTK di Jalur Trans Nabire–Paniai, Kepala Dijahit 12 Kali

Sopir Taksi Dibacok OTK di Jalur Trans Nabire–Paniai, Kepala Dijahit 12 Kali

9 Agustus 2026
Satgas Pasgat Kembali Gagalkan 725 Gram Ganja di Kargo Bandara Sentani

Satgas Pasgat Kembali Gagalkan 725 Gram Ganja di Kargo Bandara Sentani

9 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    664 shares
    Bagikan 266 Tweet 166
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Kecelakaan Tunggal di Jalan Irigasi Timika, Pengendara Kabur Tinggalkan Motor

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Bertha Beanal, Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Rakyat dan SDM Setda Mimika bersama Kepala DP3AP2KB, Hermalina W. Imbiri menabuh tifa membuka kegiatan, Senin 24 Juli 2023. (Foto : Ist/Koranpapua.id)

DP3AP2KB Sosialisasi Kebijakan PUG, Pj. Bupati Mimika: Di Masyarakat Masih Banyak Praktek Ketidakadilan Gender

Pimpinan OPD Kabupaten Mimika menghadiri Rapat Monev yang dipimpin Pj. Sekda Mimika Petrus Yumte di Hotel Grand Tembaga, Senin 24 Juli 2023. (Foto : Ist/Koranpapua.id)

Realisasi Proyek Fisik APBD Mimika 2023 Masih Rendah, 16 OPD Baru Mencapai 20 Persen

Tim Pendiri Kampus UNIKA Papua foto bersama Uskup Jayapura Mgr Yanuarius Theofilus Matopai You, Pr usai pertemuan pemantapan pendirian UNIKA Papua. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Kabar Gembira, Kampus UNIKA Segera Hadir di Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id