ADVERTISEMENT
Jumat, April 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Dinsos Mimika Berikan Pendampingan kepada 84 Kader Peduli Anak Terlantar

Selama mereka tinggal di Panti Rehabilitasi Eme Neme Yauware, KM 7, Kampung Kadun Jaya, Distrik Wania, pemerintah akan memberikan pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan bakat dan minat.

24 Juli 2023
0
Pj. Sekda Mimika, Petrus Yumte, Hendritte W. Tandiono, Asisten 3 Setda Mimika, Reynold Ubra Kepala Dinkes, Andareas Nauw, Plt. Kadinso Mimika, Yunus Linggi, Kepala Dinas Pemukiman dan Pertanahan foto bersama pesera usai acara pembukaan, Senin 24 Juli 2023. (Redaksi/Koranpapua.id)

Pj. Sekda Mimika, Petrus Yumte, Hendritte W. Tandiono, Asisten 3 Setda Mimika, Reynold Ubra Kepala Dinkes, Andareas Nauw, Plt. Kadinso Mimika, Yunus Linggi, Kepala Dinas Pemukiman dan Pertanahan foto bersama pesera usai acara pembukaan, Senin 24 Juli 2023. (Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA- Koranpapua.id- Sebanyak 84 kader peduli anak terlantar mendapatkan pelatihan dan pendampingan dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Senin 24 Juli 2023.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari (Senin 24-Rabu 26 Juli) di Hotel Grand Tembaga, dibuka Pj. Sekda Mimika, Petrus Yumte menggantikan Pj. Bupati Mimika Valentinus S. Sumito.

ADVERTISEMENT

Beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga hadir dalam kegiatan itu. Diantaranya, Hendritte W. Tandiono, Asisten 3 Setda Mimika, Plt. Kepala Dinsos, Andareas Nauw, Kadis Permukiman dan Pertanahan, Yunus Linggi, dan Reynold Ubra, Kadis Kesehatan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Amoye Pakey, Widiaswara Provinsi Papua, Pekerja Sosial yang bekerjasama United Nations Children’s Fund (Unicef) dan Asesor Kementerian Sosial hadir sebagai pemateri.

Baca Juga

Karantina Papua Musnahkan 4,19 Ton Komoditas asal Surabaya Tak Layak Konsumsi

Batik Air Mendarat Perdana di Bandara Douw Aturure Nabire, Permudah Konektivitas Papua Tengah

Andareas Nauw mengatakan, puluhan kader yang ikut dalam pelatihan tersebut merupakan perwakilan dari beberapa kampung dan kelurahan dari Distrik Mimika Baru, Distrik Kwamki Narama dan Distrik Wania. Setiap kampung mengutus dua orang kader. Peserta lain Tenaga Kerja Sosial (TKS).

Keterlibatan kader dari setiap kampung bertujuan untuk membantu pemerintah dalam memberikan edukasi, pendampingan, pendataan terhadap anak-anak terlantar, cacat dan berkebutuhan khusus di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

Kepada Koranpapua.id, Andareas yang pernah menjabat sebagai Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Mimika ini menuturkan, anak-anak yang masuk kategori terlantar adalah mereka yang tidak diurus dengan baik oleh keluarga, termasuk anak-anak aibon dan putus sekolah.

Dengan hadirnya para kader bisa memperhatikan masa depan anak-anak terlantar. Hasil pendataan lapangan dilaporkan ke Dinsos, selanjutnya dijadikan acuan Dinsos untuk memberikan pelatihan keterampilan sebagai bekal masa depan mereka.

Dinsos telah berencana untuk menampung anak-anak terlantar yang usia 18 tahun ke atas. Selama mereka tinggal di Panti Rehabilitasi Eme Neme Yauware, KM 7, Kampung Kadun Jaya, Distrik Wania, pemerintah akan memberikan pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan bakat dan minat.

Sedangkan anak-anak yang masih usia sekolah, Dinsos berkerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk mencari solusi agar mereka bisa kembali ke bangku sekolah. Anak-anak yang punya masalah kesehatan (kurang gizi atau sakit) bisa ditangani Dinas Kesehatan.

Kepada mereka yang bermasalah hukum nantinya bekerjasama dengan aparat penegak hukum, dan yang belum miliki dokumen kependudukan dapat dibantu oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Semua data dari kader akan dimasukan ke Dinsos sebagai OPD teknis yang bertanggungjawab masalah ini,” jelas Andareas.

Berdasarkan data para kader, Dinsos dapat mengetahui jumlah anak terlantar dan berkebutuhan khusus di setiap wilayah kampung dan kelurahan.

Dengan demikian Dinsos dapat menjadikan acuan dalam mengusulkan anggaran untuk dipergunakan mendanai kegiatan pelatihan.

Data yang ada juga akan disampaikan ke Kementerian Sosial, BPJS Kesehatan dan lembaga terkait yang peduli akan masa depan anak-anak terlantar. Karena pekerjaan menangani masalah sosial sifatnya lintas sektor, sebab tidak bisa dikerjakan sendiri oleh Dinas Sosial. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Karantina Papua Musnahkan 4,19 Ton Komoditas asal Surabaya Tak Layak Konsumsi

Karantina Papua Musnahkan 4,19 Ton Komoditas asal Surabaya Tak Layak Konsumsi

23 April 2026
Batik Air Mendarat Perdana di Bandara Douw Aturure Nabire, Permudah Konektivitas Papua Tengah

Batik Air Mendarat Perdana di Bandara Douw Aturure Nabire, Permudah Konektivitas Papua Tengah

23 April 2026
“Johannes Rettob Itu Kepala Daerah, Tidak Mungkin Ikut Memperkeruh Situasi di Kapiraya”, Lemasko Kecewa Pernyataan Sejumlah Pihak

Lemasko Soroti Kasus Jembatan Banti Rp11,8 Miliar, Marianus: Hilang Tanpa Penjelasan

23 April 2026
Satgas Yon Parako 466 Pasgat Salurkan Bantuan Sembako di Area Bandara Sugapa

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Salurkan Bantuan Sembako di Area Bandara Sugapa

23 April 2026
Pemkab Mimika Targetkan Pengukuran IPM Sampai Tingkat Kampung, Fokus SDM dan Ekonomi Lokal 2026

Pemkab Mimika Targetkan Pengukuran IPM Sampai Tingkat Kampung, Fokus SDM dan Ekonomi Lokal 2026

23 April 2026
Empat Personel Polisi di Puncak Jaya Diserang OTK, Briptu Kiki Supriyadi Meninggal Dunia

Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

23 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    628 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    619 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    581 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    577 shares
    Bagikan 231 Tweet 144
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Bertha Beanal, Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Rakyat dan SDM Setda Mimika bersama Kepala DP3AP2KB, Hermalina W. Imbiri menabuh tifa membuka kegiatan, Senin 24 Juli 2023. (Foto : Ist/Koranpapua.id)

DP3AP2KB Sosialisasi Kebijakan PUG, Pj. Bupati Mimika: Di Masyarakat Masih Banyak Praktek Ketidakadilan Gender

Pimpinan OPD Kabupaten Mimika menghadiri Rapat Monev yang dipimpin Pj. Sekda Mimika Petrus Yumte di Hotel Grand Tembaga, Senin 24 Juli 2023. (Foto : Ist/Koranpapua.id)

Realisasi Proyek Fisik APBD Mimika 2023 Masih Rendah, 16 OPD Baru Mencapai 20 Persen

Tim Pendiri Kampus UNIKA Papua foto bersama Uskup Jayapura Mgr Yanuarius Theofilus Matopai You, Pr usai pertemuan pemantapan pendirian UNIKA Papua. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Kabar Gembira, Kampus UNIKA Segera Hadir di Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id