ADVERTISEMENT
Selasa, Mei 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah

Tonggoi Papua Buka SMK dan Politeknik Persiapkan Tenaga Kerja Soft Skill di areal Freeport

Harapan bisa menyiapkan SDM untuk diterima bekerja di lingkungan Freeport dan sejumlah perusahaan privatisasinya

29 Mei 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal untuk bisa diterima bekerja di lingkungan PT Freeport Indonesia (PTFI), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Tonggoi Papua berencana membuka SMK Vokasi dan Politeknik.

Saat ini sedang dilakukan berbagai persiapan terkait legalitas dan pembangunan sarana infrastruktur, dan tahun 2024 mulai terima angkatan pertama sebanyak 50 siswa.

Dua lembaga Pendidikan tersebut sesuai rencana akan mulai dibangun tahun ini diatas lahan seluas 200 hektar yang berlokasi di Kampung Karang Senang SP3, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika. Dan tahun 2024 sudah mulai menerima siswa baru.

ADVERTISEMENT

Para siswa nantinya akan belajar selama tiga tahun di SMK, setelah lulus melanjutkan pendidikan selama satu setengah tahun di Politeknik sehingga lama pendidikan secara keseluruan 4,5 tahun.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Frans Pigome, Ketua Umum Tonggoi Papua kepada Koranpapua.id menjelaskan pendirian lembaga pendidikan sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun 2010, namun terbentur beberapa agenda besar sehingga baru terealisasi tahun 2024.

Baca Juga

Warga Distrik Pargaleme Serahkan 20 Butir Amunisi ke Satgas Yon Parako 466 Pasgat

25 Tahun Otsus Berjalan: Kita Boleh Enam Provinsi Tapi Tetap Satu Papua

Beberapa agenda besar yang dilakukan beberapa waktu belakangan ini diantaranya pendirian serikat buruh. Setelah hadirnya serikat buruh langsung melakukan pembangunan perumahan karyawan HOPE di Jalan Cenderawasih SP2. Pembangunan perumahan ini setelah melalui tiga kali perundingan dengan Freeport.

Frans Pigome yang ditemui usai acara pembukaan Konferensi Cabang Ke 1 DPC FPE KSBSI Kabupaten Mimika, Papua Tengah di Hotel Cenderawasih, Senin 29 Mei menuturkan, pembukaan lembaga pendidikan ini awalnya diarahkan ke Kabupaten Biak, Jayapura dan Timika. Namun dikarenakan resorsis terbatas dan banyak memakan waktu, maka diputuskan dibangun di Timika.

Dengan harapan bisa menyiapkan SDM untuk bisa diterima bekerja di lingkungan Freeport dan sejumlah perusahaan privatisasinya. “Ini sesuai dengan visi misi Presiden Joko Widodo menyiapkan SDM yang handal,” jelas Frans.

Mendukung pembangunan itu, sudah ada dua kontraktor privatisasi yang ikut membantu anggarannya. Meski tidak menyebut nama kontraktor, namun Frans mengatakan kedua perusahaan itu akan menginvestasikan dana masing-masing Rp5,5 miliar dan Rp1,5 miliar.

Pihak kontraktor berharap setelah Tonggoi luluskan para siswa bisa langsung terserap ke dunia kerja di lingkungan Freeport. Saat ini sedang dilakukan berbagai persiapan terkait legalitas dan pembangunan sarana infrastruktur, dan tahun 2024 mulai terima angkatan pertama sebanyak 50 siswa.

“Jurusan SMK Vokasi akan dibuka beberapa jurusan yang berhubungan dengan industri seperti elektrik, alat berat, pengalasan, pertukangan dan  housekeeping. Semua jurusan disesuaikan dengan kebutuhan industri di area kerja Freeport,”papar Frans sembari menuturkan, penerimaan siswa dibuka untuk umum, dan tidak ada kekhususan kepada karyawan.

Anak-anak Mimika harus memiliki kompetensi yang handal. Karena regulasi pemerintah mengharuskan semua SDM anak Indonesia harus mempunyai kemampuan kompetensi yang tinggi. Dengan demikian SDM anak-anak Mimika bisa bersaing dengan tenaga kerja dari luar.

Jumlah siswa angkatan pertama ditargetkan 50 orang. Jumlah tersebut bisa bertambah jika mendapat dukungan dari pemerintah maupun Freeport. Untuk tenaga pengajar akan disiapkan oleh kontraktor yang ikut berinvestasi, termasuk menyiapkan instruktur, silabus dan tempat magang.

“Sekolah masuk prabayar, karena tidak dibiayai oleh siapa-siapa. Semua lewat SMK dulu, jadi kepada anak-anak yang sekarang duduk di SMP nanti setelah lulus  bisa melanjutkan di SMK,”ajak Frans. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

25 Tahun Otsus Berjalan: Kita Boleh Enam Provinsi Tapi Tetap Satu Papua

Warga Distrik Pargaleme Serahkan 20 Butir Amunisi ke Satgas Yon Parako 466 Pasgat

11 Mei 2026
25 Tahun Otsus Berjalan: Kita Boleh Enam Provinsi Tapi Tetap Satu Papua

25 Tahun Otsus Berjalan: Kita Boleh Enam Provinsi Tapi Tetap Satu Papua

11 Mei 2026
Buntut Rusuh di Stadion Lukas Enembe: Polda Papua Amankan 14 Orang

Buntut Rusuh di Stadion Lukas Enembe: Polda Papua Amankan 14 Orang

11 Mei 2026
Pengamanan Areal Freeport Berganti ke Yonif 133/Yudha Sakti

Pengamanan Areal Freeport Berganti ke Yonif 133/Yudha Sakti

11 Mei 2026
Mahasiswa Dogiyai Turun ke Jalan, Desak Usut Tuntas Kasus Kekerasan Bersenjata di Tanah Papua

Mahasiswa Dogiyai Turun ke Jalan, Desak Usut Tuntas Kasus Kekerasan Bersenjata di Tanah Papua

11 Mei 2026
Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

11 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    930 shares
    Bagikan 372 Tweet 233
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    678 shares
    Bagikan 271 Tweet 170
  • Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

    625 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Dugaan Korupsi Proyek Lahan Perkebunan Rp22,5 Miliar, Kejari Mimika Periksa Delapan Saksi

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
Next Post

Pengurus DPC FPE KSBSI Gelar Konferensi Cabang Ke- I, Frans Pigome: Harus Bersatu Seperti Sapu Lidi

Masuk Babak 34 Besar Nasional, Tim Futsal Mimika Bertanding di Gorontalo

Gallery Foto Konferensi Cabang Ke- I Federasi Pertambangan dan Energi- Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE-KSBSI) Cabang Kabupaten Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id