ADVERTISEMENT
Selasa, Oktober 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Aktifkan Naluri Prajurit TNI, Status Papua Ditingkatkan Jadi Siaga Tempur Darat

Peningkatan status ini setelah jatuhnya korban jiwa prajurit TNI Pratu Miftahul Arifin dalam operasi pembebasan pilot Susi Air

19 April 2023
0
Aktifkan Naluri Prajurit TNI, Status Papua Ditingkatkan Jadi Siaga Tempur Darat

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. (Foto: Ist)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menengaskan status Papua di wilayah tertentu ditingkatkan menjadi siaga tempur darat.

Peningkatan status ini setelah jatuhnya korban jiwa prajurit TNI Pratu Miftahul Arifin dalam operasi pembebasan pilot Susi Air, Kapten Philip Max Mehrtens.

Demikian disampaikan Yudo di Lapangan Udara Timika, Papua, Selasa, 18 April 2023.

Ia mengungkapkan penetapan status ini mirip dengan yang diterapkan di wilayah laut Natuna. Di Natuna, TNI menerapkan status siaga tempur laut. Sementara di Papua, diterapkan status siaga tempur darat.

Baca Juga

Tiga Dekade Mimika, Bupati Ajak Semua Pihak Bangun Ekonomi

HUT ke-30 Mimika, Rettob-Kemong Paparkan Capaian dan Tantangan

Jenderal bintang empat dari matra AL ini, menegaskan, peningkatan status ini dilakukan untuk mengaktifkan naluri tempur para prajurit TNI terbangun.

Ia mengaku, sebelumnya TNI menerapkan pendekatan lunak maupun dalam upaya pembebasan Philip. Pendekatan lunak itu, dilakukan dengan membangun komunikasi dengan warga maupun operasi teritorial.

Namun demikian, katanya, serangan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) terhadap Satgas dari Batalyon Infanteri Raider 321/Galuh Taruna membuat pendekatan itu diubah.

Dikatakan serangan terhadap Satgas terjadi di Distrik Mugi-Mam, Nduga, Papua, Sabtu, 15 April 2023 mengakibatkan seorang prajurit TNI gugur.

Kejadian ini ketika prajurit tersebut menjalani patroli di Distrik Mugi-Mam karena mendapatkan informasi tentang keberadaan Philip di wilayah tersebut.

Dikatakan, Satgas awalnya ingin berkomunikasi dengan KKB dan berharap Philip bisa dibebaskan tanpa kekerasan.

“Harapan kami seperti itu, tapi ternyata belum sampai ke sana sudah dihadang dan ditembaki seperti itu,” katanya.

Meski statusnya ditingkatkan, mantan Kepala Staf TNI AL itu menegaskan, tidak akan ada penambahan jumlah pasukan maupun altusista di Papua.

“Pasukan yang ada adalah pasukan rotasi dari pasukan yang ada,” tuturnya.

Alutsista yang ditempatkan di Papua juga tidak digunakan untuk bertempur. Ia mencontohkan helikopter di Papua hanya dipakai untuk tujuan transportasi dan evakuasi pasukan.

Bahkan, ia telah turun pengecekan langsung terhadap kondisi Satgas yang diserang oleh KKB di Nduga, Papua pada 15 April 2023.

Sebelumnya, jumlah korban dalam peristiwa itu masih simpang siur. TPNPB mengklaim membunuh sembilan prajurit dan merampas sembilan pucuk senjata. Sementara, TNI menyatakan hanya satu prajuritnya yang tewas.

Atas klaim TPNPB itu, Yudo menegaskan sebagai informasi bohong. |Jumlah prajurit yang tewas dalam serangan tersebut hanya satu orang. Satgas yang ditugaskan itu memiliki total 36 prajurit.

“Saya sudah mendapatkan data yang sangat akurat,” katanya.

Seorang prajurit yang tewas adalah Pratu Miftahul Arifin. Miftahul tewas karena tertembak, lalu jatuh ke jurang. Selain korban tewas, empat prajurit juga mengalami luka tembak dan luka lainnya karena terjatuh saat menyelamatkan diri dari serangan tersebut. Empat orang itu selamat semua.

Namun katanya, masih ada empat prajurit lainnya yang belum ditemukan. Pencarian terhadap keempat prajurit tersebut masih terus dilakukan.

Perlu diketahui Pilot Susi Air Kapten Philips Max Mehrtens disandera TPNPB-OPM pimpinan Egianus Kogoya sejak 7 Februari 2023. Tujuannya Indonesia mau mengakui kemerdekaan Papua.

Menyikapi itu, Panglima TNI dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung membentuk satuan tugas untuk menyelamatkan pria asal Selandia Baru tersebut. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kabut Asap Mimika, PAUD–SD dan SLB Belajar dari Rumah

Kabut Asap Mimika, PAUD–SD dan SLB Belajar dari Rumah

12 Oktober 2026
Sem Bukaleng Apresiasi Perhatian Pemkab Mimika pada Adat Amungme

Sem Bukaleng Apresiasi Perhatian Pemkab Mimika pada Adat Amungme

12 Oktober 2026
HUT ke-30 Mimika, Deinas Geley Ajak Warga Bangun dengan Hati

HUT ke-30 Mimika, Deinas Geley Ajak Warga Bangun dengan Hati

12 Oktober 2026
Tiga Dekade Mimika, Bupati Ajak Semua Pihak Bangun Ekonomi

Tiga Dekade Mimika, Bupati Ajak Semua Pihak Bangun Ekonomi

12 Oktober 2026
HUT ke-30 Mimika, Rettob-Kemong Paparkan Capaian dan Tantangan

HUT ke-30 Mimika, Rettob-Kemong Paparkan Capaian dan Tantangan

12 Oktober 2026
Dari Lala Pokaka hingga Layanan Kesehatan Gratis, Mimika Perkuat Pelayanan untuk Warga

Mimika Targetkan 10 Kampung Dapat Akses Listrik

12 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    790 shares
    Bagikan 316 Tweet 198
  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
PPNI Tolak RUU Kesehatan

PPNI Tolak RUU Kesehatan

Empat Jenazah TNI yang Ditembak KKB di Nduga Disemayamkan di RSUD Mimika

Empat Jenazah TNI yang Ditembak KKB di Nduga Disemayamkan di RSUD Mimika

PHBI dan Pemkab Mimika Siap Selenggarakan Malam Takbiran, Bakal Ada Lomba Mobil Hias Nuansa Idul Fitri

PHBI dan Pemkab Mimika Siap Selenggarakan Malam Takbiran, Bakal Ada Lomba Mobil Hias Nuansa Idul Fitri

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id