TIMIKA, Koranpapua.id – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Mimika membagikan 2.000 masker gratis untuk membantu melindungi wartawan dan pelajar dari paparan polusi udara yang melanda wilayah Mimika.
Ketua FKDM Mimika Luky Mahakena mengatakan, pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kelompok yang berpotensi terpapar polusi udara, terutama wartawan yang tetap bekerja di lapangan dan pelajar yang saat ini mengikuti pembelajaran daring.
Penyerahan masker dilakukan secara simbolis di Kantor FKDM, Jalan Hasanuddin, Timika, Selasa 20 Oktober 2026.
Dari total 2.000 masker yang disiapkan, sebanyak 1.000 masker dialokasikan untuk wartawan dan 1.000 lainnya untuk pelajar melalui Dinas Pendidikan.
Luky mengatakan, wartawan menjadi salah satu kelompok yang rentan terpapar polusi karena harus menjalankan tugas peliputan di berbagai lokasi.
“Teman-teman wartawan sangat berpotensi terpapar situasi polusi ekstrem saat ini. Mereka bekerja tanpa batas dan mau tidak mau akan berhadapan dengan kondisi ini,” kata Luky.
Menurut dia, pembagian masker merupakan langkah sederhana yang diharapkan dapat membantu wartawan menjaga kesehatan selama menjalankan tugas jurnalistik.
Ia menegaskan, bantuan tersebut diberikan secara gratis kepada semua wartawan di Mimika tanpa membedakan media tempat mereka bekerja.
“Tidak banyak, tetapi paling tidak bisa menjadi bekal untuk menjaga kesehatan teman-teman saat bekerja di lapangan,” ujarnya.
Selain wartawan, FKDM juga menyalurkan masker melalui Dinas Pendidikan agar dapat dibagikan kepada pelajar.
Bantuan ini diharapkan mendukung upaya perlindungan kesehatan anak-anak di tengah kondisi polusi udara, meskipun kegiatan belajar saat ini dilakukan secara daring.
Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dinas Pendidikan Mimika, Aloesia Emakeparo, menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut.
Ia mengatakan, masker yang diterima akan diteruskan kepada bidang teknis terkait untuk selanjutnya disalurkan ke sekolah-sekolah.
“Terima kasih kepada FKDM atas bantuan ini. Nantinya, kami akan meneruskannya ke setiap bidang teknis agar dapat dibagikan ke sekolah-sekolah untuk dimanfaatkan dalam situasi sekarang, ketika siswa sedang belajar daring,” kata Aloesia.
Melalui pembagian masker ini, FKDM berharap wartawan dan pelajar dapat lebih memperhatikan perlindungan kesehatan di tengah kondisi polusi udara yang terjadi di Mimika. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru







