ADVERTISEMENT
Selasa, September 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Dinkes Mimika Terus Gencarkan PHBS dan Aksi Bergizi di Sekolah, Sasar SMPN 1 Mapurujaya

“Gerakan Aksi Bergizi merupakan bagian dari PHBS, bagian dari gerakan hidup bersih dan sehat di sekolah. Jadi, ini bukan kegiatan yang berbeda, tetapi memiliki sisi yang saling melengkapi,” jelasnya.

29 September 2026
0
Dinkes Mimika Terus Gencarkan PHBS dan Aksi Bergizi di Sekolah, Sasar SMPN 1 Mapurujaya

Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Nelly Pangaribuan menyampaikan sambutan pada kegiatan di SMP Negeri 1 Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Selasa 29 September 2026. (foto: Ril/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika terus menggencarkan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Aksi Bergizi di sekolah-sekolah.

Kali ini, kegiatan menyasar siswa SMP Negeri 1 Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Papua Tengah, pada Selasa 29 September 2026.

ADVERTISEMENT

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas Kesehatan membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia sekolah, mulai dari menjaga kebersihan diri dan lingkungan hingga membiasakan konsumsi makanan bergizi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Nelly Pangaribuan, mengatakan edukasi kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga

Hendak ke RSUD Mimika, Ibu Ini Melahirkan Bayi Kembar di Mobil Patroli Polisi

Mimika Raih Terbaik I Program 3 Juta Rumah dari Kemendagri, Dapat Bantuan 300 Bedah Rumah

“Anak-anak yang kami cintai adalah generasi penerus yang nantinya akan menggantikan kami. Karena itu, kesehatan mereka harus menjadi perhatian bersama,” ujar Nelly saat membuka kegiatan tersebut.

Menurut Nelly, PHBS dan Aksi Bergizi merupakan dua program yang saling berkaitan. Aksi Bergizi menjadi salah satu bagian dari upaya membangun perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah.

“Gerakan Aksi Bergizi merupakan bagian dari PHBS, bagian dari gerakan hidup bersih dan sehat di sekolah. Jadi, ini bukan kegiatan yang berbeda, tetapi memiliki sisi yang saling melengkapi,” jelasnya.

Sasar Usia Sekolah

Nelly mengatakan pelajar SMP menjadi salah satu sasaran penting karena berada pada masa pembentukan karakter dan kebiasaan.

Pada usia tersebut, siswa mulai mencari jati diri dan membentuk pola perilaku. Karena itu, menurut dia, kebiasaan hidup bersih dan pola makan sehat perlu diperkenalkan secara konsisten.

“Kenapa SMP menjadi salah satu sasaran? Karena ini adalah masa anak-anak mulai mencari jati diri. Kalau kebiasaan hidup bersih dan bergizi kita tanamkan sejak sekarang, harapannya PHBS dan Aksi Bergizi dapat menjadi budaya di sekolah dan kemudian dilanjutkan di rumah,” katanya.

Ia berharap edukasi yang diberikan tidak hanya dipahami siswa, tetapi juga diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, termasuk menjaga kebersihan diri, lingkungan sekolah serta memperhatikan makanan yang dikonsumsi.

Libatkan Sekolah dan Puskesmas

Nelly menegaskan pembangunan kesehatan di lingkungan sekolah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Dinas Kesehatan tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan sekolah, guru, orang tua, komite sekolah dan Puskesmas.

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan pelaksanaan Trias Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang melibatkan unsur kesehatan, pendidikan dan lingkungan sekolah.

“Untuk program UKS di sekolah, kesehatan memang menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, dalam hal ini dilaksanakan secara teknis oleh Puskesmas sesuai wilayah kerjanya. Tetapi literasi, pendidikan dan lingkungan sekolah yang sehat juga menjadi bagian dari Dinas Pendidikan dan satuan pendidikan,” jelasnya.

Karena itu, ia berharap kolaborasi antara Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Puskesmas dan sekolah terus diperkuat. Dengan begitu, pesan-pesan kesehatan yang diberikan kepada siswa dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Kebiasaan Dibawa ke Rumah

Nelly juga berharap PHBS dan Aksi Bergizi tidak berhenti sebagai kegiatan di sekolah. Pengetahuan dan kebiasaan yang diperoleh siswa diharapkan dapat dibawa ke lingkungan keluarga.

“Harapannya, kebiasaan yang dibangun di sekolah ini tidak berhenti di sekolah. Anak-anak bisa membawa kebiasaan baik tersebut ke rumah dan menjadi contoh bagi keluarga,” ujarnya.

Dia menilai keterlibatan siswa menjadi penting karena mereka tidak hanya menjadi penerima edukasi, tetapi juga dapat menjadi penggerak kebiasaan hidup sehat di lingkungan keluarga.

Melalui kegiatan yang terus dilakukan di sejumlah sekolah, Dinas Kesehatan Mimika berharap PHBS dan Aksi Bergizi semakin menjadi bagian dari keseharian pelajar, bukan sekadar kegiatan ketika ada kunjungan atau program kesehatan. (*)

Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kabut Asap Selimuti Timika, Anggota DPRK Mariunus Tandiseno Desak Dinkes Bagikan Masker

Kabut Asap Selimuti Timika, Anggota DPRK Mariunus Tandiseno Desak Dinkes Bagikan Masker

28 September 2026
233 Liter Sopi Diamankan dari KM Sirimau di Pomako, Diduga untuk Dijual di Timika

233 Liter Sopi Diamankan dari KM Sirimau di Pomako, Diduga untuk Dijual di Timika

28 September 2026
Kejari Mimika Tetapkan Penyedia PT FJP Tersangka Korupsi Gerai Maritim

Kejari Mimika Tetapkan Penyedia PT FJP Tersangka Korupsi Gerai Maritim

28 September 2026
Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

28 September 2026
Delapan Fraksi Setujui APBD-P Mimika Rp6,1 Triliun, Pemkab Diminta Percepat Realisasi

Delapan Fraksi Setujui APBD-P Mimika Rp6,1 Triliun, Pemkab Diminta Percepat Realisasi

28 September 2026
Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

28 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Kebakaran Hutan dan Rawa-Rawa Merusak Ekosistem Tanah Papua

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Empat Petak Kos di Area Petrosea Timika Terbakar, 20 Personel Dikerahkan

Empat Petak Kos di Area Petrosea Timika Terbakar, 20 Personel Dikerahkan

Dinkes Mimika Dorong Siswa SMP Negeri 1 Mapurujaya Biasakan Hidup Sehat

Dinkes Mimika Dorong Siswa SMP Negeri 1 Mapurujaya Biasakan Hidup Sehat

8 Korban LCT Cahaya Permata Hati Ditemukan Selamat, Dievakuasi ke Timika

8 Korban LCT Cahaya Permata Hati Ditemukan Selamat, Dievakuasi ke Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id