ADVERTISEMENT
Sabtu, Juni 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Jeki Murib Salah Satu Tokoh Penting OPM Tewas Diterjang Amunisi Pasukan Koops Habema

Jeki Murib dan kelompoknya sebelumnya telah menebar teror yang disertai pembakaran rumah ibadah dan sekolah yang berada di dua kampung di Kabupaten Puncak, pada Minggu 6 Juli 2025.

9 Juli 2025
0

Ilustrasi senjata api. (foto:ilustrasi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PUNCAK, Koranpapua.id– Sepak terjang Jeki Murib, salah satu tokoh penting Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, akhirnya terhenti.

Ini setelah amunisi pasukan Komando Operasi Pengamanan Daerah (Koops) Habema, berhasil menewaskan Jeki Murib dalam aksi baku tembak yang terjadi di wilayah itu.

ADVERTISEMENT

Mayjen TNI Lucky Avianto, Panglima Komando Operasi Pengamanan Koops Habema membenarkan, Jeki Murib tewas dalam baku tembak, ketika pasukan Koops Habema hendak melakukan penangkapan di Desa Kulume, Distrik Omukia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Lucky menegaskan, langkah tegas ini dilakukan menyusul serangkaian serangan yang menargetkan pasukan saat hendak menyergap Jeki Murib.

Baca Juga

230 Pengungsi di Tanah Merah Kembali ke Kampung Manggelum, Didampingi Satgas Pasgat Pamtas RI‑PNG

Pengelolaan Dana Kampung di Mimika Harus Merujuk UU Nomor 6 Tahun 2014, Jangan Ada Lagi Temuan Inspektorat

Dikatakan, dalam menghadapi situasi itu, seluruh tindakan prajurit TNI tegas dan terukur serta profesional berdasarkan Rules of Enggagement (ROE).

Ini bertujuan untuk memastikan tindakan prajurit sesuai dengan hukum, HAM, etika, dan kebijakan, serta melindungi personel dan warga sipil.

Lucky memastikan tidak ada satupun personil TNI maupun warga sekitar yang terluka dalam kontak senjata antara pasukan Habema dengan sedikitnya 12 orang anggota OPM pimpinan Jeki Murib.

“Jeki Murib Alias Papuanus Murib, ditinggal pergi oleh 12 anggotanya seusai terkena tembakan pasukan Koops Habema, dalam kontak senjata yang berlangsung sekitar 10 menit,” lanjut Lucky.

Dari tangan Jeki Murib dan lokasi penyergapan, pasukan Habema mengamankan sejumlah barang bukti.

Diantaranya, busur beserta belasan anak panah, 11 tombak bambu yang ujungnya terdapat lempengan besi tajam, sebuah tas pinggang dan selembar Bendera Bintang Kejora.

Jeki Murib dan kelompoknya sebelumnya telah menebar teror yang disertai pembakaran rumah ibadah dan sekolah yang berada di dua desa (kampung) di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, pada Minggu 6 Juli 2025.

Dari laporan masyarakat setempat, pada Pukul 12.20 WIT, Jeki Murib beserta 12 anggota OPM bersenjata lengkap, tiba-tiba masuk ke Kampung Pinggil dan langsung membakar satu-satunya sekolah yang ada di wilayah itu.

Melihat itu, warga yang seluruhnya merupakan Orang Asli Papua (OAP), langsung melarikan diri ke hutan.

Beberapa warga melihat tiga anggota OPM menenteng senjata api, sementara lainnya bersenjatakan busur panah dan parang.

Belum puas dengan aksinya, pada Pukul 13.00 WIT, kelompok sparatis tersebut kemudian membakar gereja satu-satunya gereja yang digunakan oleh masyarakat Kampung Pinapa.

“Miris, sekolah sebagai sarana untuk mencerdaskan masyarakat Papua yang sejatinya menjadi fondasi sekaligus pilar utama menciptakan generasi masa depan Papua, malah dibakar oleh OPM,” sesalnya.

Letkol TNI Iwan Dwi Prihartono, Dansatgas Media Koops Habema, Selasa 8 Juli 2025 mengatakan, pihaknya terpaksa menembak mati Jeki Murib, karena yang bersangkutan bersama kelompoknya melakukan perlawanan dengan senjata api, busur panah, dan tombak.

“Jeki Murib diketahui sebagai tokoh kunci dalam serangkaian aksi kekerasan di wilayah Papua Tengah. Ia merupakan Wakil Komandan Wilayah Kepala Air yang diangkat oleh OPM,” ujar Iwan dalam keterangannya, Selasa 8 Juli 2025.

Dia bertanggung jawab atas pembakaran gereja di Desa Pinapa dan sekolah di Desa Pinggil, serta dua rumah milik Bupati Puncak Elvis Tabuni.

Selain itu, kelompoknya juga membakar fasilitas umum seperti kantor distrik Omukia dan Puskesmas. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

230 Pengungsi di Tanah Merah Kembali ke Kampung Manggelum, Didampingi Satgas Pasgat Pamtas RI‑PNG

230 Pengungsi di Tanah Merah Kembali ke Kampung Manggelum, Didampingi Satgas Pasgat Pamtas RI‑PNG

19 Juni 2026
Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

19 Juni 2026
12 Hari Berjuang, Remaja Putri Akhirnya Meninggal Usai Diduga Dibakar Ibu Kandung

12 Hari Berjuang, Remaja Putri Akhirnya Meninggal Usai Diduga Dibakar Ibu Kandung

19 Juni 2026
Kemenkeu Tetapkan Dana Desa 2025 untuk Papua Tengah, Puncak Jaya Terbesar Rp275.517.473.000

Pengelolaan Dana Kampung di Mimika Harus Merujuk UU Nomor 6 Tahun 2014, Jangan Ada Lagi Temuan Inspektorat

19 Juni 2026
230 Atlet Perwakilan Enam Kabupaten Berlaga di Kejurda Atletik Gubernur Papua Cup 2026

230 Atlet Perwakilan Enam Kabupaten Berlaga di Kejurda Atletik Gubernur Papua Cup 2026

19 Juni 2026
Terlanjur Gelontorkan Rp5,5 T, Program Pertanian di Wilayah Papua Dilanjutkan

Terlanjur Gelontorkan Rp5,5 T, Program Pertanian di Wilayah Papua Dilanjutkan

19 Juni 2026

POPULER

  • Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Beasiswa YPMAK Antarkan Fitalia Tumuka Raih Gelar Sarjana Hukum dan Kejar Mimpi Global

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • PUPR Mimika Targetkan Lima Proyek Strategis Daerah Mulai Kontrak Awal Agustus, Berikut Daftarnya

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Perusakan Pipa Konsentrat Picu Insiden Penembakan di Areal Freeport, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Perusakan Pipa Konsentrat Picu Insiden Penembakan di Areal Freeport, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Perlu Transparansi Pengadaan Barang dan Jasa, PPATK Diminta Cek Langsung di Lapangan

Perlu Transparansi Pengadaan Barang dan Jasa, PPATK Diminta Cek Langsung di Lapangan

DLH Mimika Gaungkan ProKlim 2025, Siapkan Masyarakat Hadapi Dampak Iklim yang Nyata

DLH Mimika Gaungkan ProKlim 2025, Siapkan Masyarakat Hadapi Dampak Iklim yang Nyata

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id