TIMIKA, Koranpapua.id – Panitia Indonesia Fire & Rescue Competition (IFRC) ke-8 tahun 2026 bersama PT Freeport Indonesia (PTFI) membagikan 6.000 masker kepada masyarakat Mimika, Papua Tengah. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang menghadapi kabut asap.
Kepala Teknik Tambang PTFI, Carl Tauran, mengatakan perusahaan dan panitia IFRC turut membantu masyarakat menghadapi kondisi lingkungan menjelang kompetisi penyelamatan dan pemadam kebakaran tingkat nasional tersebut.
“Beberapa hari yang lalu kita lakukan kampanye pembagian masker kepada masyarakat sebagai partisipasi kita, prihatin terhadap asap ini,” kata Carl dalam konferensi pers di Kantor Pemadam Kebakaran PTFI, Kuala Kencana, Mimika, Rabu (21/10/2026).
Pembagian Masker Menjangkau Empat Titik
Panitia menyalurkan 6.000 masker melalui Puskesmas Karang Senang, Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM), pertigaan lampu lalu lintas Jalan Cenderawasih, serta perempatan lampu lalu lintas Jalan Hasanuddin.
Pembagian tersebut menjangkau fasilitas kesehatan dan sejumlah titik aktivitas masyarakat. Melalui bantuan ini, panitia berharap dapat mendukung upaya perlindungan kesehatan warga selama kabut asap berlangsung.
Panitia juga mengimbau masyarakat mengikuti arahan otoritas kesehatan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Tim Darurat Bersiap di Delapan Kategori IFRC 2026
Selain membagikan masker, panitia IFRC 2026 Mimika menyiapkan dukungan keselamatan di setiap lokasi kegiatan. Tim tanggap darurat PTFI yang tidak mengikuti perlombaan akan bersiaga bersama tenaga medis.
“Setiap dari delapan event atau kategori yang direncanakan, tim tanggap darurat PTFI yang tidak mengikuti kompetisi akan ada dan bersiaga setiap waktu di lokasi event, begitu juga dengan tim medis,” ujar Carl.
Petugas akan memberikan pertolongan apabila peserta maupun pihak lain di lokasi kegiatan mengalami keadaan darurat. Kehadiran tim tersebut bertujuan mempercepat penanganan selama kompetisi berlangsung.
Melalui pembagian masker dan kesiapan petugas, panitia menempatkan kesehatan masyarakat serta keselamatan peserta sebagai bagian penting penyelenggaraan IFRC 2026. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru








