MAMBERAMO, Koranpapua.id- Ladang yang ditumbuhi ratusan pohon ganja ditemukan di sebuah wilayah terpencil yakni, Kampung Gwage, Distrik Kobakma, Mamberamo Tengah, Propvinsi Papua Pegunungan.
Ladang ganja ini berhasil diungkap Satuan Reserse Narkoba, setelah menerima laporan masyarakat pada Selasa 7 April 2026.
Penggerebekan dilakukan setelah satu bulan lebih melakukan pemantauan.
Setelah dinyatakan valid, sembilan polisi gabungan Sat Narkoba, Intel dan Bag Ops yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Membaramo Tengah, Ipda Alfius E. Simbiak, bergerak ke lokasi.
Perjalanan menuju lokasi tidaklah mudah. Personel harus menempuh akses darat dengan menggunakan satu unit kendaraan roda empat.
Hingga titik tertentu, personel kemudian berjalan kaki sejauh hampir satu kilometer menuju area kebun yang berada di wilayah perbukitan.
Setibanya di lokasi, petugas tidak menemukan adanya aktivitas maupun pemilik kebun. Namun setelah dilakukan penyisiran, ditemukan ratusan tanaman ganja yang tumbuh di area tersebut.
Tanaman tersebut terdiri dari berbagai ukuran, mulai dari bibit hingga yang siap panen.
Petugas kemudian melakukan pencabutan dan pengamanan seluruh tanaman sebagai barang bukti.
Dari hasil pendataan, total ditemukan 974 batang tanaman ganja, yang terdiri dari 866 bibit, 37 pohon ukuran sedang, 67 pohon siap panen, serta 4 batang bekas panen.
Polisi juga turut mengamankan daun ganja kering dengan berat 61 gram.
Kapolres Mamberamo Tengah AKBP Muh.Mukabsi,M.,S.Sos, M.M melalui Kasat Narkoba IPDA Alfius E. Simbiak, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap pemilik serta jaringan yang terlibat.
“Keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberantas peredaran dan penanaman narkotika”.
“Kami tidak akan berhenti sampai di sini, dan akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang terlibat,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari penyalahgunaan narkotika dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian. (Redaksi)







