TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika- Papua Tengah, kembali melakukan terobosan baru dalam menekan penyebaran Malaria di wilayah itu.
Salah satu upaya yang baru ditetapkan dan akan dimulai pada April 2026 yakni, pelayanan pemeriksaan dan pemberian obat malaria secara gratis oleh sejumlah klinik swasta dan apotek yang ada di Mimika.
Komitmen ini merupakan hasil kesepakatan dalam pertemuan verifikasi dan validasi data malaria yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, baru-baru ini.
Kamaludin, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinkes Mimika mengatakan, poin pentingnya adalah setiap klinik diharapkan melakukan pemeriksaan malaria kepada seluruh pengunjung fasilitas kesehatan.
Pemeriksaan dilakukan baik terhadap pasien yang memiliki gejala malaria maupun yang tidak bergejala, menggunakan mikroskop atau Rapid Diagnostic Test (RDT).
Kamaludin juga menekankan pentingnya pelaporan kasus malaria melalui sistem pelaporan yang benar dan tepat waktu, yaitu dengan melakukan input laporan Regmal setiap hari serta pelaporan bulanan untuk data pemeriksaan negatif.
Untuk mendukung pelaporan tersebut, Dinas Kesehatan akan membantu menyediakan akun SISMAL (Sistem Informasi Surveilans Malaria) bagi klinik yang belum memiliki akses sistem pelaporan malaria.
Selain itu, Kamaludin menyampaikan bahwa logistik malaria seperti RDT dan Obat Anti Malaria (OAM) akan disalurkan oleh Dinas Kesehatan melalui Puskesmas sesuai wilayah kerja masing-masing klinik.
“Klinik tidak diperbolehkan memungut biaya untuk logistik malaria yang diberikan oleh Dinkes, karena pemeriksaan dan pengobatan malaria merupakan bagian dari pelayanan kesehatan yang harus dapat diakses masyarakat,” ujar Kamaludin.
Dijelaskan, komitmen bersama memberikan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan malaria, sebagai bagian dari upaya memperkuat deteksi dini dan pengendalian malaria.
Terkait pelaksanaan program ini, Dinkes akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap pelaporan data, capaian program, serta penggunaan logistik malaria di fasilitas kesehatan.
Ini bertujuan untuk memastikan program berjalan sesuai ketentuan dan mendukung upaya pengendalian malaria di Kabupaten Mimika.
Seperti diberitakan sebelumnya, Dinkes Mimika melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) melaksanakan kegiatan Verifikasi dan Validasi Data Malaria Bulan Februari 2026 yang berlangsung pada 11–12 Maret 2026 di salah satu hotel di Timika.
Kegiatan ini diikuti oleh penanggung jawab program malaria dari Puskesmas, rumah sakit, klinik swasta, apotek, serta fasilitas pelayanan kesehatan lainnya di wilayah Kabupaten Mimika.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan akurasi pelaporan data malaria serta memperkuat sistem surveilans malaria di Kabupaten Mimika.
Dalam kegiatan tersebut peserta mendapatkan pemaparan mengenai situasi malaria di Kabupaten Mimika, dilanjutkan dengan proses verifikasi dan validasi data malaria yang dilaporkan oleh fasilitas pelayanan kesehatan. (*)
Penulis: Adeliayani M
Editor: Marthen LL Moru










