TOLIKARA, Koranpapua.id- Willem Wandik, S.Sos dan Wakil Bupati Yotam Wonda, SH (WIIL-YON) telah genap satu tahun menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tolikara.
Ini setelah keduanya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara-Jakarta, Kamis 20 Februari 2025.
Dilantiknya duet kepimpinan WILL-YON0 menjadi momentum bersejarah, mengingat proses pelantikan dilakukan serentak di Istana Negara.
Pelantikan serentak bersama ratusan kepala daerah di Indonesia juga merupakan yang pertama kali sejak Indonesia merdeka.
Bagaimana pandangan Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos, M.Si, MA, Sekda Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan terkait perjalanan setahun kepemipinan Willem dan Yotam?
Di mata Sekda Yosua, selama satu tahun memimpin Kabupaten Tolikara telah banyak menunjukkan langkah kerja yang terarah, terukur, dan konsisten dalam meletakkan fondasi pembangunan daerah yang kuat dan berkelanjutan.
Sekda Yosua menuturkan bahwa, arah kebijakan pembangunan dilaksanakan oleh dua pemimpin ini, selaras dengan Visi Kabupaten Tolikara yakni Terwujudnya Tolikara yang Religius, Berbudaya, Mandiri, Adil dan Sejahtera.
Visi ini tertuang dalam RPJMD Kabupaten Tolikara Tahun 2025–2029 yang kemudian dijabarkan ke dalam sejumlah kebijakan pembangunan di Tolikara.
Adapun kebijakan pembangunan sesuai visi Kabupaten Tolikara yakni, menitikberatkan pada penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Termasuk pemerataan infrastruktur dasar, pelestarian lingkungan hidup berbasis nilai-nilai adat, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat dari kampung hingga kota sebagai wujud pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Dalam implementasinya, Pemkab Tolikara tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penataan sistem pemerintahan,” Sekda Yosua seperti dilansir Sabtu 21 Februari 2026.
Termasuk penguatan pelayanan publik, peningkatan kapasitas aparatur serta pemberdayaan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan.
Sebagai wujud akuntabilitas dan transparansi kepada masyarakat, catatan kinerja ini disusun secara sistematis dan terstruktur.
Selanjutnya didokumentasikan berbagai program perencanaan, pelaksanaan pembangunan, penguatan kelembagaan serta kerja-kerja strategis Bupati Tolikara dan Wakil Bupati dalam satu tahun masa kepemimpinan.
Dokumen ini menjadi bahan publikasi dan perhatian bersama, sekaligus refleksi kinerja pemerintah daerah.
Termasuk memastikan pembangunan berjalan terarah, terukur, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tolikara. (Redaksi)










