ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Anak Buah Egianus Kogoya Ditangkap Dalam Kondisi Mabuk, Tahun 2022 Terlibat Pembantaian Pendeta dan Ustadz

Pelaku tengah melakukan lobi dana dan untuk BAMA ke beberapa pengusaha di Kabupaten Nduga, serta mengancam akan melakukan pemalangan jalan menuju area Batas Batu jika permintaan tidak dipenuhi.

7 Agustus 2025
0
Tadi Malam Seorang Anggota Polisi Dibacok, Korban Dirawat Intensif di RSUD Dekay

Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz 2025.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NDUGA-Koranpapua.id– Satu lagi anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang sering melakukan aksi kejahatan berhasil ditangkap.

Terbaru hari ini Kamis 7 Agustus 2025, aparat gabungan menangkap N-T alias G-U yang diduga kuat sebagai anggota KKB wilayah Nduga.

Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz, didampingi Kombes Pol. Adarma Sinaga, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, menyampaikan apresiasi atas kerja cepat tim di lapangan.

Ramandhani dalam keterangannya malam ini mengatakan, pria berusia 30 tahun itu diketahui merupakan bagian dari jaringan kelompok KKB pimpinan Egianus Kogoya.

Baca Juga

Pemkab Mimika Siapkan Pemuda Jadi Pemimpin, Tak Boleh Hanya Jadi Penonton Pembangunan

Keributan Pelajar Berujung Bentrokan Warga Dua Kampung di Mimika Timur Jauh

Yang bersangkutan juga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan bersenjata di wilayah Kenyam dan sekitarnya.

Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan setelah mendapatkan informasi masyarakat terkait keberadaan pelaku yang sedang berada di salah satu puskesmas dalam kondisi dipengaruhi minuman keras (mabuk).

Pelaku berhasil diamankan sekitar pukul 09.04 WIT tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mako Polres Nduga untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, N- T mengakui keterlibatannya dalam tiga aksi besar yang sempat menghebohkan publik dan menjadi perhatian nasional.

  1. Penembakan terhadap mobil Armour putih di Jalan Trans Batas Batu, Kampung Yasoma pada 21 April 2022.
  2. Penembakan pesawat SAM Air PK-SMG di Bandara Kenyam pada 7 Juni 2022.
  3. Pembantaian terhadap pendeta, ustaz, dan warga sipil di Kampung Nogolaid pada 16 Juli 2022.

Selain itu, pelaku juga mengaku sebagai penyuplai Bahan Makanan (BAMA) untuk kelompok Egianus Kogoya serta pendokumentasi aksi-aksi bersenjata kelompok tersebut.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku adalah satu unit ponsel Oppo A3X hitam dengan dua nomor IMEI yang kini sedang dianalisis lebih lanjut untuk pengembangan informasi.

Dalam pemeriksaan digital terhadap perangkat komunikasi pelaku, ditemukan rekaman suara yang mengindikasikan rencana-rencana aksi lanjutan.

Diantaranya, pelaku tengah melakukan lobi dana dan untuk BAMA ke beberapa pengusaha di Kabupaten Nduga, serta mengancam akan melakukan pemalangan jalan menuju area Batas Batu jika permintaan tidak dipenuhi.

“Penangkapan ini merupakan langkah signifikan dalam upaya kita menekan ruang gerak KKB di wilayah Papua. Kami akan terus menelusuri jaringan yang berkaitan dengan Egianus Kogoya untuk menjamin keamanan warga sipil,” Ramandhani.

Sementara itu, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh narasi menyesatkan yang sering disebar oleh simpatisan KKB.

“Kami komitmen menyampaikan informasi yang akurat dan terbuka kepada masyarakat. Kami juga minta dukungan masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui keberadaan anggota kelompok bersenjata,” ungkapnya.

Tim Satgas Operasi Damai Cartenz akan segera melakukan pendalaman terhadap keterlibatan lebih lanjut dari N- T, termasuk komunikasi dengan Unit Kecil Menengah (UKM) dan tokoh-tokoh lokal yang diduga menjadi simpatisan.

Koordinasi dengan unit keamanan wilayah Nduga juga tengah berlangsung untuk mengejar sisa anggota kelompok Egianus Kogoya yang masih aktif di lapangan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak memberi ruang atau bantuan dalam bentuk apa pun terhadap kelompok kriminal bersenjata yang dapat membahayakan keamanan dan ketertiban di wilayah Papua. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

7 Oktober 2026
Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

7 Oktober 2026
200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

7 Oktober 2026
Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

7 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    720 shares
    Bagikan 288 Tweet 180
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Cacar Monyet Merebak di Indonesia, Reynol: Dinkes Mimika Terima Arahan Kemenkes 

Malaria di Mimika Capai 94 Ribu Lebih Penderita, Reynold: Inovasi Percepatan Eliminasi Perlu Dilakukan Dua Pendekatan

Sosialisasikan Penyusunan Laporan Keuangan BLUD, Dinkes Mimika Gandeng LPPI UI

Sosialisasikan Penyusunan Laporan Keuangan BLUD, Dinkes Mimika Gandeng LPPI UI

PSU Pilkada Papua, BTM-CK dan MARI-YO Sama-sama Klaim Unggul Versi Quick Count

PSU Pilkada Papua, BTM-CK dan MARI-YO Sama-sama Klaim Unggul Versi Quick Count

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id