ADVERTISEMENT
Selasa, Januari 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Operasi Damai Cartenz Gagalkan Penyelundupan Senjata ke KKB Puncak Jaya Seharga Rp1,3 Miliar dan Amankan Uang Tunai Rp369 Juta

Dengan keberhasilan operasi ini, diharapkan upaya kelompok bersenjata dalam memperoleh persenjataan ilegal dapat ditekan, sehingga stabilitas keamanan di Papua semakin terjaga.

8 Maret 2025
0
Operasi Damai Cartenz Gagalkan Penyelundupan Senjata ke KKB Puncak Jaya Seharga Rp1,3 Miliar dan Amankan Uang Tunai Rp369 Juta

Jumpa pers ODC Bersama Polda Papua gagalkan Penyelundupan Senjata ke KKB dari Jayapura menuju Puncak Jaya. (Foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Satgas Operasi Damai Cartenz (OCD)-2025 bersama Polda Papua berhasil menggagalkan penyelundupan senjata api dan amunisi dari Jayapura menuju Puncak Jaya.

Senjata api dan amunisi tersebut diduga akan disalurkan kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Jaya pimpinan Lerimayu Telenggen.

ADVERTISEMENT

Melalui siaran pers, Sabtu 8 Maret 2025 Satgas ODC menyebut, operasi ini merupakan hasil pemantauan yang dilakukan sejak 1 Maret hingga 7 Maret 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berdasarkan informasi intelijen, senjata tersebut akan diserahkan oleh tersangka utama, Yuni Enumbi (29 tahun), namun akhirnya berhasil ditangkap dalam operasi ini.

Baca Juga

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

Tim menangkap Yuni Enumbi di KM 76, Kabupaten Keerom, pada 6 Maret 2025, termasuk dua orang lainya yaitu, Yudhi Kalalo, sopir lajuran yang mengangkut barang dan Matius Payokwa bertugas sebagai helper.

Adapun barang bukti yang diamankan pada operasi ini diantaranya dua pucuk senjata api laras panjang (belum terangkai), empat pucuk pistol G2 Pindad, 632 butir amunisi kaliber 5,56 mm dan 250 butir amunisi 9 mm.

Selain itu, satu pucuk senapan angin (belum terangkai), beserta satu paket laser senter ples mounting, satu teleskop dan peredam, satu popor kayu warna coklat dan satu laras tabung senapan angin.

Barang lainya yang diamankan yaitu, satu unit air compressor bertuliskan United Waran Biru (tempat penyimpanan senjata), satu handphone Vivo Y19S.

Satu buah pompa, satu tas angin, satu kunci T dan satu paket gurinda portabel termasuk beberapa tas, termasuk tas senapan angin dan tas selempang berisi identitas diri serta kartu ATM.

Aparat keamanan juga mengamankan uang tunai sebesar Rp369.600.000.

Dalam pemeriksaan, Yuni Enumbi mengaku bahwa senjata tersebut dibeli dengan harga Rp1,3 miliar dari luar Papua dan akan diserahkan kepada KKB di Puncak Jaya.

Sementara itu, sopir dan helper yang diamankan mengaku tidak mengetahui isi muatan yang mereka bawa.

Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, menegaskan bahwa operasi ini masih berlanjut.

“Keberhasilan ini bukan akhir, melainkan awal dari penyelidikan lebih lanjut. Kami akan terus menelusuri asal-usul senjata ini dan siapa saja yang terlibat,” ujar Kombes Yusuf.

Sementara itu, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, memberikan apresiasi atas kerja keras tim dalam menggagalkan penyelundupan ini.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras tim, kami berhasil menggagalkan penyelundupan berbagai jenis senjata dan amunisi yang rencananya akan disuplai kepada KKB di Puncak Jaya,” ungkapnya.

Dengan keberhasilan operasi ini, diharapkan upaya kelompok bersenjata dalam memperoleh persenjataan ilegal dapat ditekan, sehingga stabilitas keamanan di Papua semakin terjaga. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

26 Januari 2026
Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

26 Januari 2026
Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

26 Januari 2026
Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

26 Januari 2026
Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

26 Januari 2026
Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

26 Januari 2026

POPULER

  • Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    569 shares
    Bagikan 228 Tweet 142
  • Brigjen Alfred Papare Bergeser ke Papua Barat, Kombes Jeremias Rontini di Papua Tengah

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Awali Tugas sebagai Kapolres Supiori, Kompol Frits Erari Hadiri Ibadah, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Jabat Kapolda Papua Tengah, Jeremias Rontini ‘Pecah Bintang’, Berikut Sekilas Perjalanan Karirnya

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Tembak Mati Beberapa Anggota Separatis, Koops Habema Rebut Dua Markas Utama OPM Kodap XVI Yahukimo

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Perjalanan Dinas ASN Mimika Dinilai Berlebihan, Wabup Emanuel: Pelayanan Publik Terabaikan

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Oknum Pejabat Bea Cukai Papua Diduga Lakukan Pelecehan Anak di Bawah Umur, Korban Anak Rekan Kerja

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
Next Post
Bhabinkamtibmas Kampung Hangaitji Berikan Edukasi Kamtibmas dan Dasar Pramuka untuk Murid SD Timika II

Bhabinkamtibmas Kampung Hangaitji Berikan Edukasi Kamtibmas dan Dasar Pramuka untuk Murid SD Timika II

Paus Fransiskus Angkat Pastor Bernardus Bofitwos Baru Menjadi Uskup Keuskupan Timika

Paus Fransiskus Angkat Pastor Bernardus Bofitwos Baru Menjadi Uskup Keuskupan Timika

Rekrutmen Anggota Polri 2025, Polres Mimika Gandeng Disperindag Tera dan Kalibrasi Alat Ukur Tinggi Badan

Rekrutmen Anggota Polri 2025, Polres Mimika Gandeng Disperindag Tera dan Kalibrasi Alat Ukur Tinggi Badan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id