ADVERTISEMENT
Kamis, Mei 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

PKK Enam Distrik Ikut Lomba Cipta Menu Pangan Lokal, Peserta yang Juara akan Demo Masakan di Hari Pangan Sedunia

Dengan pengalaman yang diperoleh dari pelatihan, maka mereka ditantang, apakah bisa menciptakan menu lokal lengkap dengan nama bahan dan komposisi takaran atau resepnya.

14 Oktober 2024
0
PKK Enam Distrik Ikut Lomba Cipta Menu Pangan Lokal, Peserta yang Juara akan Demo Masakan di Hari Pangan Sedunia

Hasil Lomba Cipta Menu (LCM) karya ibu-ibu PKK enam distrik di Mimika sementara disajikan di atas meja menunggu dinilai dewan juri, Senin 14 Oktober 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah mengadakan Lomba Cipta Menu (LCM) berbahan pangan lokal beragam bergizi seimbang dan aman.

Lomba yang berlangsung sehari, dipusatkan di Balai Latihan yang berada di kompleks Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Jalan Poros SP2, Senin 14 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

Kegiatan diikuti 18 peserta utusan PKK Distrik Mimika Timur, Wania, Iwaka, Kuala Kencana dan Kwamki Narama, Mimika Baru dan satu kelompok dari ibu-ibu binaan Dinas Ketahanan Pangan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Yulius Koga, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mimika mengatakan, pelaksanaan LCM ini merupakan yang terakhir kali didanai melalui pos anggaran Otonomi Khusus (Otsus) 2024.

Baca Juga

BMKG Ingatkan Waspadai Siklon Tropis Jangmi, Papua Tengah Berpotensi Hujan Lebat

42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

“Kegiatan ini sasaran utamanya adalah ibu-ibu PKK di enam distrik. Untuk lomba kali ini setiap distrik diwakili tiga orang,” ujar Yulius kepada koranpapua.id di ruang kerjanya, Senin 14 Oktober 2024.

Yulius mengungkapkan, ibu-ibu PKK ini sudah mendapatkan pelatihan mengolah pangan lokal beragam mengandung gizi.

Pelatihan diberikan oleh Dinas Ketahanan Pangan selama hampir tiga tahun terakhir.

Dengan pengalaman yang diperoleh dari pelatihan, maka mereka ditantang, apakah bisa menciptakan menu lokal lengkap dengan nama bahan dan komposisi takaran atau resepnya.

“Kita ingin mereka kreatif dan inovasi cipta menu lokal baru dengan pangan lokal berupa pisang, ubi tatas, keladi, sagu dan bukan dari tepung terigu siap dipakai,” jelas Yulius.

Dengan lomba ini diharapkan ibu-ibu mampu menciptakan menu lokal dengan resep masakan makanan terbaru.

Resep itu kemudian dapat diajarkan kepada ibu-ibu lain di distrik maupun kelurahan dan kampung.

“Lomba ini juga untuk memotivasi pemerintah tingkat distrik agar bisa menganggarkan untuk pelatihan ibu-ibu di tingkat kelurahan dan kampung,” pungkasnya.

Untuk tenaga pelatihannya dapat memanfaatkan ibu-ibu PKK distrik yang sudah mengikuti pelatihan pengolahan pangan lokal.

“Kami harap setelah melatih ibu-ibu PKK distrik, pemerintah distrik harus anggarkan untuk buat pelatihan bagi ibu-ibu di kelurahan dan kampung,” timpalnya.

Keterlibatan pemerintah distrik untuk melatih PKK di wilayah masing-masing, dikarenakan Dinas Ketahanan Pangan punya kewenangan hanya sampai di tingkat distrik.

“Kalau kami sampai di kelurahan dan kampung kami disalahkan, karena dianggap masuk wilayah kerjanya distrik,” katanya.

Melalui lomba ini juga bertujuan agar dapat mengurangi pemborosan penggunaan pangan lokal dari kebiasaan selama ini yang hanya direbus.

“Kebiasaan makanan sisa disimpan, karena hanya direbus jadi tidak bertahan lama, akhirnya rusak dan dibuang”.

Dengan inovasi ini menjadi solusi memperpanjang masa peyimpanan pangan lokal dalam waktu lama agar tidak mudah rusak atau busuk.

“Pangan lokal seperti ubi, papeda, patatas dapat diolah menjadi kue kering atau kue basah yang bisa bertahan beberapa hari bahkan beberapa minggu,” tandas Yulius.

Tujuan lainnya untuk membiasakan anak-anak mengkonsumsi pangan lokal. Sebab saat ini pola makan anak-anak sudah beralih ke beras, sehingga ketika belum mengkonsumsi nasi, perut masih terasa lapar.

Dalam perlombaan ini, Dinas Ketahanan Pangan mendatangkan satu orang chef dari Hotel Horison, satu orang tenaga gizi dari Dinas Kesehatan Mimika.

Ada juga satu perwakilan TP-PKK Kabupaten Mimika dan satu orang dari Balai Latihan Kementerian Pertanian Jayapura sebagai dewan juri.

Yulius memastikan kelompok PKK yang nantinya keluar sebagai juara akan tampil melakukan demo masak pada peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) yang berlangsung di halaman Eme Neme Yauware tanggal 16 Oktober 2024.

Untuk hadiah berupa uang pembinaan hadiah juga akan diserahkan pada saat hari puncak HPS. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

BMKG Ingatkan Waspadai Siklon Tropis Jangmi, Papua Tengah Berpotensi Hujan Lebat

BMKG Ingatkan Waspadai Siklon Tropis Jangmi, Papua Tengah Berpotensi Hujan Lebat

28 Mei 2026
42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

28 Mei 2026
Paulus Waterpauw Desak Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat Adat Lebih Aktif

Paulus Waterpauw Desak Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat Adat Lebih Aktif

28 Mei 2026
Di Tengah Operasi Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Laksanakan Ibadah Iduladha dengan Sederhana

Di Tengah Operasi Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Laksanakan Ibadah Iduladha dengan Sederhana

28 Mei 2026
Wagub Paskalis: Sarjana Putra-Putri Papua Jangan Pilih-Pilih Pekerjaan

Wagub Paskalis: Sarjana Putra-Putri Papua Jangan Pilih-Pilih Pekerjaan

28 Mei 2026
Pemprov Papua Barat Daya Apresiasi Komitmen Mendikdasmen Majukan Pendidikan di Tanah Papua

Pemprov Papua Barat Daya Apresiasi Komitmen Mendikdasmen Majukan Pendidikan di Tanah Papua

28 Mei 2026

POPULER

  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    718 shares
    Bagikan 287 Tweet 180
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    635 shares
    Bagikan 254 Tweet 159
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    631 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
Next Post
Pj Bupati Mimika Targetkan Penetapan APBD  2025 Bulan November 2024, Fokus Pembangunan di Pesisir dan Gunung

Pj Bupati Mimika Targetkan Penetapan APBD  2025 Bulan November 2024, Fokus Pembangunan di Pesisir dan Gunung

Polres Mimika Terima Laporan Dua Paslon, Masyarakat Dihimbau Bijak Menggunakan Media Sosial

Polres Mimika Terima Laporan Dua Paslon, Masyarakat Dihimbau Bijak Menggunakan Media Sosial

Claus Wamafma Paparkan Komitmen Freeport Wujudkan Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Hadapan Guru Besar 45 Universitas

Claus Wamafma Paparkan Komitmen Freeport Wujudkan Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Hadapan Guru Besar 45 Universitas

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id