ADVERTISEMENT
Senin, Mei 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

PKK Enam Distrik Ikut Lomba Cipta Menu Pangan Lokal, Peserta yang Juara akan Demo Masakan di Hari Pangan Sedunia

Dengan pengalaman yang diperoleh dari pelatihan, maka mereka ditantang, apakah bisa menciptakan menu lokal lengkap dengan nama bahan dan komposisi takaran atau resepnya.

14 Oktober 2024
0
PKK Enam Distrik Ikut Lomba Cipta Menu Pangan Lokal, Peserta yang Juara akan Demo Masakan di Hari Pangan Sedunia

Hasil Lomba Cipta Menu (LCM) karya ibu-ibu PKK enam distrik di Mimika sementara disajikan di atas meja menunggu dinilai dewan juri, Senin 14 Oktober 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah mengadakan Lomba Cipta Menu (LCM) berbahan pangan lokal beragam bergizi seimbang dan aman.

Lomba yang berlangsung sehari, dipusatkan di Balai Latihan yang berada di kompleks Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Jalan Poros SP2, Senin 14 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

Kegiatan diikuti 18 peserta utusan PKK Distrik Mimika Timur, Wania, Iwaka, Kuala Kencana dan Kwamki Narama, Mimika Baru dan satu kelompok dari ibu-ibu binaan Dinas Ketahanan Pangan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Yulius Koga, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mimika mengatakan, pelaksanaan LCM ini merupakan yang terakhir kali didanai melalui pos anggaran Otonomi Khusus (Otsus) 2024.

Baca Juga

Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

KNMP Kembalikan Kejayaan Papua Lumbung Tuna di Kawasan Timur Indonesia

“Kegiatan ini sasaran utamanya adalah ibu-ibu PKK di enam distrik. Untuk lomba kali ini setiap distrik diwakili tiga orang,” ujar Yulius kepada koranpapua.id di ruang kerjanya, Senin 14 Oktober 2024.

Yulius mengungkapkan, ibu-ibu PKK ini sudah mendapatkan pelatihan mengolah pangan lokal beragam mengandung gizi.

Pelatihan diberikan oleh Dinas Ketahanan Pangan selama hampir tiga tahun terakhir.

Dengan pengalaman yang diperoleh dari pelatihan, maka mereka ditantang, apakah bisa menciptakan menu lokal lengkap dengan nama bahan dan komposisi takaran atau resepnya.

“Kita ingin mereka kreatif dan inovasi cipta menu lokal baru dengan pangan lokal berupa pisang, ubi tatas, keladi, sagu dan bukan dari tepung terigu siap dipakai,” jelas Yulius.

Dengan lomba ini diharapkan ibu-ibu mampu menciptakan menu lokal dengan resep masakan makanan terbaru.

Resep itu kemudian dapat diajarkan kepada ibu-ibu lain di distrik maupun kelurahan dan kampung.

“Lomba ini juga untuk memotivasi pemerintah tingkat distrik agar bisa menganggarkan untuk pelatihan ibu-ibu di tingkat kelurahan dan kampung,” pungkasnya.

Untuk tenaga pelatihannya dapat memanfaatkan ibu-ibu PKK distrik yang sudah mengikuti pelatihan pengolahan pangan lokal.

“Kami harap setelah melatih ibu-ibu PKK distrik, pemerintah distrik harus anggarkan untuk buat pelatihan bagi ibu-ibu di kelurahan dan kampung,” timpalnya.

Keterlibatan pemerintah distrik untuk melatih PKK di wilayah masing-masing, dikarenakan Dinas Ketahanan Pangan punya kewenangan hanya sampai di tingkat distrik.

“Kalau kami sampai di kelurahan dan kampung kami disalahkan, karena dianggap masuk wilayah kerjanya distrik,” katanya.

Melalui lomba ini juga bertujuan agar dapat mengurangi pemborosan penggunaan pangan lokal dari kebiasaan selama ini yang hanya direbus.

“Kebiasaan makanan sisa disimpan, karena hanya direbus jadi tidak bertahan lama, akhirnya rusak dan dibuang”.

Dengan inovasi ini menjadi solusi memperpanjang masa peyimpanan pangan lokal dalam waktu lama agar tidak mudah rusak atau busuk.

“Pangan lokal seperti ubi, papeda, patatas dapat diolah menjadi kue kering atau kue basah yang bisa bertahan beberapa hari bahkan beberapa minggu,” tandas Yulius.

Tujuan lainnya untuk membiasakan anak-anak mengkonsumsi pangan lokal. Sebab saat ini pola makan anak-anak sudah beralih ke beras, sehingga ketika belum mengkonsumsi nasi, perut masih terasa lapar.

Dalam perlombaan ini, Dinas Ketahanan Pangan mendatangkan satu orang chef dari Hotel Horison, satu orang tenaga gizi dari Dinas Kesehatan Mimika.

Ada juga satu perwakilan TP-PKK Kabupaten Mimika dan satu orang dari Balai Latihan Kementerian Pertanian Jayapura sebagai dewan juri.

Yulius memastikan kelompok PKK yang nantinya keluar sebagai juara akan tampil melakukan demo masak pada peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) yang berlangsung di halaman Eme Neme Yauware tanggal 16 Oktober 2024.

Untuk hadiah berupa uang pembinaan hadiah juga akan diserahkan pada saat hari puncak HPS. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

17 Mei 2026
KNMP Kembalikan Kejayaan Papua Lumbung Tuna di Kawasan Timur Indonesia

KNMP Kembalikan Kejayaan Papua Lumbung Tuna di Kawasan Timur Indonesia

17 Mei 2026
KPK dan KLH Didesak Audit Investigasi Proyek Gambut BPEGM di Tanah Papua

KPK dan KLH Didesak Audit Investigasi Proyek Gambut BPEGM di Tanah Papua

17 Mei 2026
Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

17 Mei 2026
Dukung Gernas BBI, Bupati Johannes Rettob Imbau Masyarakat Berbelanja Produk UMKM Mimika

Dukung Gernas BBI, Bupati Johannes Rettob Imbau Masyarakat Berbelanja Produk UMKM Mimika

17 Mei 2026
Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

16 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    966 shares
    Bagikan 386 Tweet 242
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Ini Sejumlah Rekomendasi Rakor Enam Gubernur dan 42 Bupati Se-Tanah Papua di Timika

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
Next Post
Pj Bupati Mimika Targetkan Penetapan APBD  2025 Bulan November 2024, Fokus Pembangunan di Pesisir dan Gunung

Pj Bupati Mimika Targetkan Penetapan APBD  2025 Bulan November 2024, Fokus Pembangunan di Pesisir dan Gunung

Polres Mimika Terima Laporan Dua Paslon, Masyarakat Dihimbau Bijak Menggunakan Media Sosial

Polres Mimika Terima Laporan Dua Paslon, Masyarakat Dihimbau Bijak Menggunakan Media Sosial

Claus Wamafma Paparkan Komitmen Freeport Wujudkan Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Hadapan Guru Besar 45 Universitas

Claus Wamafma Paparkan Komitmen Freeport Wujudkan Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Hadapan Guru Besar 45 Universitas

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id