ADVERTISEMENT
Kamis, Juni 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Pengurus DPC WKRI Paroki Santa Sisilia Dilantik, RD: Samuel: WKRI Perlu Teladani Maria Magdalena, Santa Anna, Bunda Maria dan Santa Sisilia

WKRI merupakan organisasi sosial kemasyarakatan. Sehingga mempunyai cita-cita serta target yang harus dicapai menjangkau pelayanan bagi orang kecil sesuai dengan kebutuhan.

11 September 2023
0
Pengurus DPC WKRI Paroki Santa Sisilia Dilantik, RD: Samuel: WKRI Perlu Teladani Maria Magdalena, Santa Anna, Bunda Maria dan Santa Sisilia

Pengurus DPC WKRI Santa Sisilia SP2 foto bersama RD Samuel Ohoilejaan, Pastor Paroki Santa Sisilia setelah misa, Minggu 10 September 2023. (Foto : Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Ranting (DPR) Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Paroki Santa Sisilia SP2 periode 2023-2026 resmi dilantik.

Pelantikan dilakukan oleh Irene Adii, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Keuskupan Timika dan dikukuhkan dengan penumpangan tangan perutusan oleh RD Samuel Ohoilejaan, Pastor Paroki Santa Sisilia SP2 dalam perayaan ekaristi misa kedua, Minggu 10 September 2023.

ADVERTISEMENT

Sebanyak 26 pengurus dan Ketua DPC WKRI Santa Sisilia, Theresia Tekege dilantik dalam kesempatan itu. Bersamaan dengan itu juga dilantik ketua dan pengurus tiga Dewan Pimpinan Ranting (DPR).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ketiga DPR itu yakni, Ranting Santo Yohanes Filipus yang diketuai Yosefa Malafu bersama 18 anggota, Ranting Santa Maria Bintang Laut yang diketuai Steffi Nta’ola dengan 16 anggota dan Ranting Falerianus yang diketuai oleh Fransiska Sri Yasin dengan 18 orang anggota.

Baca Juga

Korban Ledakan Bom di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Tiga Masih Hilang

BPK Serahkan LHP LKPD 2025, Mimika Pertahankan Opini WTP ke-11 Kali

Pelantikan ini berdasarkan SK Nomor: SKEP/016 Keuskupan/DPD/2023 dan SK Panitia Nomor : 02/PPC-WKRI Paroki Santa Sisilia.

RD Samuel dalam kotbahnya mengingatkan kepada 78 WKRI yang dilantik harus meneladani hidup Santa Anna sebagai pelindung WKRI, meneladani Maria Magdalena, Maria ibu Yesus dan Santa Sisilia yang selalu setia mendengarkan panggilan Tuhan.

WKRI merupakan organisasi Nasional yang memiliki legalitas dari ranting sampai tingkat pusat. Karena itu RD. Samuel berharap 78 pengurus yang baru dilantik harus mampu mempertahankan semangat yang ada.

Program kerja yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan, ekonomi dalam meningkatkan kesejahteraan hidup harus bisa dijalankan dengan baik. Serta harus mampu menampilkan wajah Tuhan yang penuh kasih ketika berada di tengah masyarakat.

“Jangan sampai  jumlahnya banyak hanya panas-panas awal saja, lama kelamaan jumlahnya semakin sedikit, karena banyak yang meninggalkan organisasi sehingga akhirnya yang aktif hanyalah pengurus,” katanya.

RD Samuel berpesan dalam menjalankan roda organisasi harus taat pada visi dan misi Keuskupan Timika yakni Tungku Api Kehidupan.

Ketua WKRI Santa Sisilia Theresia Tekege Agapa menjelaskan, sebelumnya Santa Sisilia masih kuasi sehingga status WKRI masih ranting dan berada dibawah payung DPC WKRI Katederal Tiga Raja.

Namun setelah terbentuk menjadi paroki sendiri, maka status organisasinya naik menjadi DPC WKRI Santa Sisilia. “  Jadi hari ini untuk yang pertama kalinya Pengurus DPC WKRI Santa Sisilia dilantik,” ujar Theresia.

Ada sejumlah program kerja yang telah disusun. Salah satunya mensejahterakan keluarga dan kepada masyarakat di sekitar wilayah DPC WKRI Santa Sisilia tanpa mengenal perbedaan suku, agama dan RAS.

WKRI merupakan organisasi sosial kemasyarakatan. Sehingga mempunyai cita-cita serta target yang harus dicapai menjangkau pelayanan bagi orang kecil sesuai dengan kebutuhan.

“Kami akan keluar dari dalam gereja memberikan pelayanan kepada orang-orang kecil, tanpa memandang perbedaan. Melalui pelayanan ini bisa menampilkan wajah Allah yang penuh belas kasih,” tandasnya.

Theresia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah turut ambil bagian sejak awal pembentukan, hingga mensukseskan acara pelantikan.

Sementara Ketua DPD WKRI Keuskupan Timika, Irene Adii dalam sambutan menyampaikan jumlah anggota WKRI Santa Sisilia menjadi urutan kedua terbanyak setelah Paroki Wagete.

Kepada segenap pengurus DPR dan DPC, Irene berpesan apabila dalam menjalankan organisasi mengalami hambatan, perlu saling koordinasi mulai dari DPR hingga DPC.

Jika DPC belum bisa memecahkan permasalahan, berkoordinasi dengan DPD. Begitupun seterusnya sampai ke DPP.

“Kita berjalan harus bergandengan tangan bersama pastor moderator. Jangan jalan sendiri-sendiri. Di dalam organisasi jangan ada yang saya tidak suka, saya hanya suka yang itu. Kita harus saling senyum, sapa satu sama lain. Biar susah maupun senang tetap senyum,” pesan Irene.

Irene juga mengingatkan kepada ibu-ibu WKRI agar setiap pertemuan jumlahnya harus tetap banyak 78 orang seperti awal pelantikan ini. Ia mengingatkan agar jangan sampai kedepannya jumlah anggota semakin kurang dan meninggalkan pengurus sendiri.

Bernolfus Welerubun, Ketua Dewan Paroki Santa Sisilia SP2 meminta kepada WKRI untuk meneladani sikap hidup Bunda Maria. Ciri khas Bunda Maria adalah menerima, mendengar dan merenung.

“Kita berharap ibu-ibu kita bisa berperilaku seperti itu. Menerima apa yang ada, dengar secara baik, merenungkan baik-baik barulah mengeluh,” pesannya.

Bernolfus menegaskan, karena apabila lebih mendahulukan mengeluh, berarti tanda menolak segala kebaikan Tuhan. Sebab mengeluh adalah awal dari kemiskinan. Miskin bukan berarti identik dengan financial.

“Bisa saja miskin dalam berelasi dengan Tuhan, miskin dengan relasi sesama di samping kiri kanan kita. Maka saya mengajak lebih banyak kata-kata yang keluar dari mulut kita wujudnya bersyukur. Karena bersyukur itu wujud kekayaan,” paparnya.

Ia berharap ibu-ibu WKRI menjadikan Santa Anna, Maria ibu Yesus dan Maria Magdalena. Ambilah tiga tokoh ini menjadi penolong sejati dalam hidup berorganisasi.

Belajarlah dari pengalaman sikap yang diambil Keuskupan. Apabila salah dikatakan salah, jika benar katakan itu benar dan tidak boleh takut.

“Walaupun kita belum paham benar program almarhum bapak Uskup Saklil  tentang Gerakan Tungku Api, tetapi kami ajak silahkan cari sendiri apa itu Gerakan Tungku Api. Karena dari situlan awal dari kehidupan keluarga kita masing-masing,” tambahnya.

Agustina Rahadet, Ketua Panitia pelantikan mengatakan, keberadaan WKRI merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang sadar akan hak dan kewajiban anggotanya.

Selalu berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara agar tetap terjaga dan terpelihara. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polisi Peduli: 20 Anak Kali Kabur dan Perkampungan Banti Diberikan Pelajaran Menulis dan Membaca

Polisi Peduli: 20 Anak Kali Kabur dan Perkampungan Banti Diberikan Pelajaran Menulis dan Membaca

3 Juni 2026
Tujuh Tahun Berturut-turut Pemkab Puncak Terima Opini WTP

Tujuh Tahun Berturut-turut Pemkab Puncak Terima Opini WTP

3 Juni 2026
Perkuat Konektivitas DOB, Kementerian PU Gelontorkan Rp337,8 Miliar, Ini Sejumlah Proyek di Papua Tengah

Perkuat Konektivitas DOB, Kementerian PU Gelontorkan Rp337,8 Miliar, Ini Sejumlah Proyek di Papua Tengah

3 Juni 2026
Korban Ledakan Bom di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Tiga Masih Hilang

Korban Ledakan Bom di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Tiga Masih Hilang

3 Juni 2026
BPK Serahkan LHP LKPD 2025, Mimika Pertahankan Opini WTP ke-11 Kali

BPK Serahkan LHP LKPD 2025, Mimika Pertahankan Opini WTP ke-11 Kali

3 Juni 2026
9.320 Paket Pengadaan di Pemkab Mimika Mandek di OPD, Baru 206 Masuk BPBJ

9.320 Paket Pengadaan di Pemkab Mimika Mandek di OPD, Baru 206 Masuk BPBJ

3 Juni 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    837 shares
    Bagikan 335 Tweet 209
  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    613 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • PPDB 2026 Wajib Melalui Empat Jalur, Kadisdik Mimika Ingatkan Tidak Boleh Terima Titipan Pejabat

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Prihatin! Satu Siswa SMP di Kota Timika Positif Narkotika

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Ledakan Diduga Bom Terjadi di Biak, Lima Orang Tewas dan Tiga Lainnya Hilang

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Satgas ODC Ringkus ‘EK’ Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya, Ini Berbagai Aksi Kriminalnya

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • SD Inpres Timika II Gelar Education Expo 2026, Tampilkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Papua

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post

Gallery Foto Pelantikan Pengurus WKRI Santa Sisilia SP 2

Pangdam Ingatkan Prajurit TNI di Timika Harus Netral Menghadapi Pemilu

Pangdam Ingatkan Prajurit TNI di Timika Harus Netral Menghadapi Pemilu

Polisi Bekuk Tiga Pengedar Ganja, Wakapolres: Pelaku Ditindak Tegas Sesuai Undang-Undang

Polisi Bekuk Tiga Pengedar Ganja, Wakapolres: Pelaku Ditindak Tegas Sesuai Undang-Undang

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id