ADVERTISEMENT
Jumat, Januari 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Mathea Mameyau Minta Pengurus Lemasa dan Lemasko Bersatu

Semua pengurus diminta duduk bersama dan berbicara secara jujur, sehingga tidak ada lagi dualisme kepengurusan

21 Mei 2023
0
Mathea Mameyau, Anggota DPRP Papua. (Foto: Ist/Koranpapua.id)

Mathea Mameyau, Anggota DPRP Papua. (Foto: Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Masih adanya dualisme kepengurusan di Lembaga Musyarawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) dan Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) mendorong Mathea Mameyau, Anggota DPRP Provinsi Papua angkat bicara. Ia meminta agar semua pengurus pada dua lembaga adat untuk bersatu.

Semua pengurus diminta duduk bersama dan berbicara secara jujur, sehingga tidak ada lagi dualisme kepengurusan. Dengan adanya kesepakatan bersama, kepengurusan bisa terdaftar secara resmi di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Mimika.

ADVERTISEMENT

Kepada Koranpapua.id melalui sambungan telepon, Minggu 21 Mei 2023, politisi PDIP asal Mimika Wee ini menyampaikan, permintaan untuk Bersatu setelah dirinya mengetahui adanya aksi penolakan hasil penetapan calon anggota MRP Papua Tengah yang sudah ditetapkan Tim Seleksi (Timsel).

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Saya mengimbau kepada semua saudara-saudara saya, baik di organisasi perempuan dan kedua lembaga adat, utusan kedua lembaga adat yang kali ini belum diakomodir kita harus bisa menerima keputusan yang diambil Pansel Papua Tengah,”

Keberadaan dua lembaga adat tidak boleh terjadi dualisme kepengurusan. Masing-masing kubu harus jujur menyelesaikan perbedaan-perbedaan untuk menjadi satu. Karena selain mengakhiri polemik calon anggota MRP Papua Tengah, kedua lembaga harus bekerja untuk mempersiapkan kader-kader terbaiknya untuk mengisi kursi DPRK utusan lembaga adat.

Baca Juga

Angin Kencang di Mimika Diprediksi Bertahan Tiga Hari, BMKG Imbau Warga Waspada

Soalnya Ambruknya Jembatan Gantung Jagamin-Tembagapura, Kadis PUPR Mimika: Bukan Akibat Kegagalan Konstruksi

Terkait penetapan calon anggota MRP Papua Tengah menurut Matea, sebaiknya tidak perlu diperdebatkan lagi, karena mereka sudah mulai bertugas Bulan Juni 2023.

“ Anggota MRP Papua Tengah lebih awal bekerja daripada DPRK dan DPRP yang diangkat melalui jalur khusus,”terang Mathea.

Kepada semua pihak yang masih berbeda pendapat, Mathea mengajak untuk bisa berdamai. Dengan kepala dingin dan hati yang jernih bisa menerima hasil yang telah ditetapkan Timsel yang selanjutnya disahkan Kementerian Dalam Negeri.

“Saya mengimbau kepada semua saudara-saudara saya, baik di organisasi perempuan dan kedua lembaga adat, utusan kedua lembaga adat yang kali ini belum diakomodir kita harus bisa menerima keputusan yang diambil Pansel Papua Tengah,” ajak Mathea.  (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dua Hari Hilang, Penumpang Perahu Ketinting di Kali Asue Ditemukan Tidak Bernyawa

Angin Kencang di Mimika Diprediksi Bertahan Tiga Hari, BMKG Imbau Warga Waspada

15 Januari 2026
Dua Hari Hilang, Penumpang Perahu Ketinting di Kali Asue Ditemukan Tidak Bernyawa

Soalnya Ambruknya Jembatan Gantung Jagamin-Tembagapura, Kadis PUPR Mimika: Bukan Akibat Kegagalan Konstruksi

15 Januari 2026
Dua Hari Hilang, Penumpang Perahu Ketinting di Kali Asue Ditemukan Tidak Bernyawa

Dua Hari Hilang, Penumpang Perahu Ketinting di Kali Asue Ditemukan Tidak Bernyawa

15 Januari 2026
Pelantikan Bertahap, Bupati JR Pastikan Semua Pejabat Lewati Seleksi Terbuka

Pelantikan Bertahap, Bupati JR Pastikan Semua Pejabat Lewati Seleksi Terbuka

15 Januari 2026
Bupati Mimika Tegaskan Pejabat Lama Wajib Kembalikan Kendaraan Dinas

Bupati Mimika Tegaskan Pejabat Lama Wajib Kembalikan Kendaraan Dinas

15 Januari 2026
Senator PFM Lantang Bersuara di Parlemen: Tolak Sawit dan Pembangunan Batalion TP di Papua

Senator PFM Lantang Bersuara di Parlemen: Tolak Sawit dan Pembangunan Batalion TP di Papua

15 Januari 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    833 shares
    Bagikan 333 Tweet 208
  • Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

    2458 shares
    Bagikan 983 Tweet 615
  • Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

    649 shares
    Bagikan 260 Tweet 162
  • Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

    638 shares
    Bagikan 255 Tweet 160
  • Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar Timika Menyerahkan Diri ke Polisi

    623 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Konflik Berdarah di Kwamki Narama Timika Resmi Berakhir, Kubu Dang & Newegalen Jalani Prosesi Patah Panah

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Keributan di Lokalisasi KM 10 Timika Berujung Maut, Satu Pengunjung Tewas Ditikam

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
Next Post

Maria Rettob Ingatkan Petugas Sensus Pertanian Harus Sampaikan Informasi yang Benar ke Masyarakat

Seleksi Raimuna Saka Dirgantara, Danlanud Timika Lantik 15 Bantara dan 7 Laksana

Surat Ijin Berakhir, Dinkes Mimika Tutup Operasional RS Cjandra Medika

Surat Ijin Berakhir, Dinkes Mimika Tutup Operasional RS Cjandra Medika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id