ADVERTISEMENT
Sabtu, Oktober 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Nusantara

Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Pemicu dalam kasus ini bukan dari sesama pemain melainkan diduga kesalahpahaman oknum polisi dengan Polisi Militer. Akibatnya terjadi saling kejar mengejar dan baku pukul.

20 April 2023
0
Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Suasana penonton lari berhamburan di dalam GOR untuk menyelamatkan diri. (Foto: Ist./Redaksi)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Kupang – Suasana Kota Kupang mencekam, Rabu 19 April pukul 23.00 WITA. Hal ini dipicu oleh aksi suporter futsal Polda NTT dan suporter Soe terjadi kesalahpahaman di Gelanggang Olahraga (GOR) Oepoi Kupang.

Pemicu dalam kasus ini bukan dari sesama pemain melainkan diduga kesalahpahaman oknum polisi dengan Polisi Militer. Akibatnya terjadi saling kejar mengejar dan baku pukul. Penonton yang hadir panik menyaksikan pertandingan ketakutan dan lari tungganglanggang menyelamatkan diri.

Berdasarkan data Intelrem 161/WS yang beredar di media sosial menjekaskan, pada hari Rabu tanggal 19 April 2023 pukul 23.00 WITA bertempat di GOR Oepoi Kupang telah terjadi kericuhan antara suporter bola Polda NTT dengan suporter bola Soe.

Adapun kronologi kejadian yang dilaporkan yakni sekitar pukul 21.30 WITA, Anggota PM menegur suporter dari Polda NTT yang diduga membuat kericuhan. Lalu tiba-tiba salah satu suporter yang diduga dari Polda NTT melakukan penyerangan kepada salah satu Anggota Denpom yang sedang melaksanakan pengamanan.

Baca Juga

Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

“Tiba-tiba sekitar pukul 22.00 WITA, diduga ada sekelompok orang yang berambut cepak berkumpul di tribun yang diduga dari kelompok Tri Matra,” demikian isi data Intelrem.

Kemudian sekitar pukul 22.30 WITA, massa yang sudah tidak terkendali melakukan penyerangan dengan melempar botol minuman sehingga menimbulkan keributan dan saling serang dan tidak bisa terbendung membuat kericuhan semakin memanas, dikarenakan salah satu suporter dari Polda NTT mengeluarkan senjata tajam (sangkur).

Selain itu, pukul 23.00 WITA, jumlah massa diduga dari Tri Matra semakin bertambah di halaman depan GOR dan melaksanakan penyerangan secara brutal.

Menyikapi situasi ini agar tidak meluas, sudah ada upaya pencegahan dini dari pihak Denpom Kupang dan Piket Makorem serta Dandim 1604/Kupang, dengan turun langsung ke lapangan untuk pengamanan sebagai upaya pencegahan.

Saat ini aparat keamanan sudah berjaga-jaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi kondisi agar tidak terjadi kericuhan susulan.

Dalam kejadian ini diduga beberapa pria berpakaian polisi mengalami tindakan kekerasan yang di bagian wajahnya dipenuhi lumuran darah.

Sementara sebuah mobil diduga milik polisi dibakar tanpa dilakukan upaya pemadaman api. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

17 Oktober 2026
Polisi Amankan 12 Motor Diduga Hasil Curanmor di Mimika, Dua Remaja Ditangkap

Polisi Amankan 12 Motor Diduga Hasil Curanmor di Mimika, Dua Remaja Ditangkap

17 Oktober 2026
TNI Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM di Maybrat

TNI Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM di Maybrat

17 Oktober 2026
Sekda Mimika Minta BUMDes Kembangkan Potensi Kampung, Bukan Sekadar Terima Modal

Sekda Mimika Minta BUMDes Kembangkan Potensi Kampung, Bukan Sekadar Terima Modal

16 Oktober 2026
19 Orang Ditangani dalam Kasus Peredaran Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

19 Orang Ditangani dalam Kasus Peredaran Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

16 Oktober 2026
Alarm Keselamatan! 26 Orang Tewas akibat Kecelakaan di Mimika

Alarm Keselamatan! 26 Orang Tewas akibat Kecelakaan di Mimika

16 Oktober 2026

POPULER

  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    569 shares
    Bagikan 228 Tweet 142
  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    806 shares
    Bagikan 322 Tweet 202
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Mega Tunjuk Ganjar Pranowo Capres 2024

Mega Tunjuk Ganjar Pranowo Capres 2024

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id