ADVERTISEMENT
Rabu, Agustus 19, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Nusantara

Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Pemicu dalam kasus ini bukan dari sesama pemain melainkan diduga kesalahpahaman oknum polisi dengan Polisi Militer. Akibatnya terjadi saling kejar mengejar dan baku pukul.

20 April 2023
0
Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Suasana penonton lari berhamburan di dalam GOR untuk menyelamatkan diri. (Foto: Ist./Redaksi)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Kupang – Suasana Kota Kupang mencekam, Rabu 19 April pukul 23.00 WITA. Hal ini dipicu oleh aksi suporter futsal Polda NTT dan suporter Soe terjadi kesalahpahaman di Gelanggang Olahraga (GOR) Oepoi Kupang.

Pemicu dalam kasus ini bukan dari sesama pemain melainkan diduga kesalahpahaman oknum polisi dengan Polisi Militer. Akibatnya terjadi saling kejar mengejar dan baku pukul. Penonton yang hadir panik menyaksikan pertandingan ketakutan dan lari tungganglanggang menyelamatkan diri.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data Intelrem 161/WS yang beredar di media sosial menjekaskan, pada hari Rabu tanggal 19 April 2023 pukul 23.00 WITA bertempat di GOR Oepoi Kupang telah terjadi kericuhan antara suporter bola Polda NTT dengan suporter bola Soe.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Adapun kronologi kejadian yang dilaporkan yakni sekitar pukul 21.30 WITA, Anggota PM menegur suporter dari Polda NTT yang diduga membuat kericuhan. Lalu tiba-tiba salah satu suporter yang diduga dari Polda NTT melakukan penyerangan kepada salah satu Anggota Denpom yang sedang melaksanakan pengamanan.

Baca Juga

50 Tahun Mapurujaya, Ribuan Warga Meriahkan Karnaval Nusantara

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

“Tiba-tiba sekitar pukul 22.00 WITA, diduga ada sekelompok orang yang berambut cepak berkumpul di tribun yang diduga dari kelompok Tri Matra,” demikian isi data Intelrem.

Kemudian sekitar pukul 22.30 WITA, massa yang sudah tidak terkendali melakukan penyerangan dengan melempar botol minuman sehingga menimbulkan keributan dan saling serang dan tidak bisa terbendung membuat kericuhan semakin memanas, dikarenakan salah satu suporter dari Polda NTT mengeluarkan senjata tajam (sangkur).

Selain itu, pukul 23.00 WITA, jumlah massa diduga dari Tri Matra semakin bertambah di halaman depan GOR dan melaksanakan penyerangan secara brutal.

Menyikapi situasi ini agar tidak meluas, sudah ada upaya pencegahan dini dari pihak Denpom Kupang dan Piket Makorem serta Dandim 1604/Kupang, dengan turun langsung ke lapangan untuk pengamanan sebagai upaya pencegahan.

Saat ini aparat keamanan sudah berjaga-jaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi kondisi agar tidak terjadi kericuhan susulan.

Dalam kejadian ini diduga beberapa pria berpakaian polisi mengalami tindakan kekerasan yang di bagian wajahnya dipenuhi lumuran darah.

Sementara sebuah mobil diduga milik polisi dibakar tanpa dilakukan upaya pemadaman api. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

50 Tahun Mapurujaya, Ribuan Warga Meriahkan Karnaval Nusantara

50 Tahun Mapurujaya, Ribuan Warga Meriahkan Karnaval Nusantara

18 Agustus 2026
Merah Putih Berkibar di Agandugume, Warga Rayakan Kemerdekaan dalam Suasana Damai

Merah Putih Berkibar di Agandugume, Warga Rayakan Kemerdekaan dalam Suasana Damai

18 Agustus 2026
Berbulan-bulan Diusut, Dugaan Korupsi Lahan 150 Hektar di Mimika Belum Tetapkan Tersangka

Berbulan-bulan Diusut, Dugaan Korupsi Lahan 150 Hektar di Mimika Belum Tetapkan Tersangka

18 Agustus 2026
HUT Ke-81 RI, 232 Warga Binaan Lapas Timika Terima Remisi

HUT Ke-81 RI, 232 Warga Binaan Lapas Timika Terima Remisi

18 Agustus 2026
Harga Cabai di Pasar Sentral Timika Turun Rp25.000 per Kilogram

Harga Cabai di Pasar Sentral Timika Turun Rp25.000 per Kilogram

18 Agustus 2026
Dari Timika untuk Flores, Warga Galang Bantuan di Tengah Pesta Kemerdekaan

Dari Timika untuk Flores, Warga Galang Bantuan di Tengah Pesta Kemerdekaan

18 Agustus 2026

POPULER

  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    706 shares
    Bagikan 282 Tweet 177
  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    917 shares
    Bagikan 367 Tweet 229
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    611 shares
    Bagikan 244 Tweet 153
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
Next Post
Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Mega Tunjuk Ganjar Pranowo Capres 2024

Mega Tunjuk Ganjar Pranowo Capres 2024

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id