ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Nusantara

Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Pemicu dalam kasus ini bukan dari sesama pemain melainkan diduga kesalahpahaman oknum polisi dengan Polisi Militer. Akibatnya terjadi saling kejar mengejar dan baku pukul.

20 April 2023
0
Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Suasana penonton lari berhamburan di dalam GOR untuk menyelamatkan diri. (Foto: Ist./Redaksi)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Kupang – Suasana Kota Kupang mencekam, Rabu 19 April pukul 23.00 WITA. Hal ini dipicu oleh aksi suporter futsal Polda NTT dan suporter Soe terjadi kesalahpahaman di Gelanggang Olahraga (GOR) Oepoi Kupang.

Pemicu dalam kasus ini bukan dari sesama pemain melainkan diduga kesalahpahaman oknum polisi dengan Polisi Militer. Akibatnya terjadi saling kejar mengejar dan baku pukul. Penonton yang hadir panik menyaksikan pertandingan ketakutan dan lari tungganglanggang menyelamatkan diri.

Berdasarkan data Intelrem 161/WS yang beredar di media sosial menjekaskan, pada hari Rabu tanggal 19 April 2023 pukul 23.00 WITA bertempat di GOR Oepoi Kupang telah terjadi kericuhan antara suporter bola Polda NTT dengan suporter bola Soe.

Adapun kronologi kejadian yang dilaporkan yakni sekitar pukul 21.30 WITA, Anggota PM menegur suporter dari Polda NTT yang diduga membuat kericuhan. Lalu tiba-tiba salah satu suporter yang diduga dari Polda NTT melakukan penyerangan kepada salah satu Anggota Denpom yang sedang melaksanakan pengamanan.

Baca Juga

DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

Aksi Kamisan Jember ke-50 Serukan Penyelesaian Pelanggaran HAM Hingga Keadilan Agraria

“Tiba-tiba sekitar pukul 22.00 WITA, diduga ada sekelompok orang yang berambut cepak berkumpul di tribun yang diduga dari kelompok Tri Matra,” demikian isi data Intelrem.

Kemudian sekitar pukul 22.30 WITA, massa yang sudah tidak terkendali melakukan penyerangan dengan melempar botol minuman sehingga menimbulkan keributan dan saling serang dan tidak bisa terbendung membuat kericuhan semakin memanas, dikarenakan salah satu suporter dari Polda NTT mengeluarkan senjata tajam (sangkur).

Selain itu, pukul 23.00 WITA, jumlah massa diduga dari Tri Matra semakin bertambah di halaman depan GOR dan melaksanakan penyerangan secara brutal.

Menyikapi situasi ini agar tidak meluas, sudah ada upaya pencegahan dini dari pihak Denpom Kupang dan Piket Makorem serta Dandim 1604/Kupang, dengan turun langsung ke lapangan untuk pengamanan sebagai upaya pencegahan.

Saat ini aparat keamanan sudah berjaga-jaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi kondisi agar tidak terjadi kericuhan susulan.

Dalam kejadian ini diduga beberapa pria berpakaian polisi mengalami tindakan kekerasan yang di bagian wajahnya dipenuhi lumuran darah.

Sementara sebuah mobil diduga milik polisi dibakar tanpa dilakukan upaya pemadaman api. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

7 Oktober 2026
Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

7 Oktober 2026
200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

7 Oktober 2026
Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

7 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    720 shares
    Bagikan 288 Tweet 180
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Mega Tunjuk Ganjar Pranowo Capres 2024

Mega Tunjuk Ganjar Pranowo Capres 2024

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id