ADVERTISEMENT
Kamis, September 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Nusantara

Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Pemicu dalam kasus ini bukan dari sesama pemain melainkan diduga kesalahpahaman oknum polisi dengan Polisi Militer. Akibatnya terjadi saling kejar mengejar dan baku pukul.

20 April 2023
0
Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Suasana penonton lari berhamburan di dalam GOR untuk menyelamatkan diri. (Foto: Ist./Redaksi)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Kupang – Suasana Kota Kupang mencekam, Rabu 19 April pukul 23.00 WITA. Hal ini dipicu oleh aksi suporter futsal Polda NTT dan suporter Soe terjadi kesalahpahaman di Gelanggang Olahraga (GOR) Oepoi Kupang.

Pemicu dalam kasus ini bukan dari sesama pemain melainkan diduga kesalahpahaman oknum polisi dengan Polisi Militer. Akibatnya terjadi saling kejar mengejar dan baku pukul. Penonton yang hadir panik menyaksikan pertandingan ketakutan dan lari tungganglanggang menyelamatkan diri.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data Intelrem 161/WS yang beredar di media sosial menjekaskan, pada hari Rabu tanggal 19 April 2023 pukul 23.00 WITA bertempat di GOR Oepoi Kupang telah terjadi kericuhan antara suporter bola Polda NTT dengan suporter bola Soe.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Adapun kronologi kejadian yang dilaporkan yakni sekitar pukul 21.30 WITA, Anggota PM menegur suporter dari Polda NTT yang diduga membuat kericuhan. Lalu tiba-tiba salah satu suporter yang diduga dari Polda NTT melakukan penyerangan kepada salah satu Anggota Denpom yang sedang melaksanakan pengamanan.

Baca Juga

Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

PTFI Kirim Bantuan Rp2,5 Miliar dan Tim Medis untuk Korban Gempa NTT

“Tiba-tiba sekitar pukul 22.00 WITA, diduga ada sekelompok orang yang berambut cepak berkumpul di tribun yang diduga dari kelompok Tri Matra,” demikian isi data Intelrem.

Kemudian sekitar pukul 22.30 WITA, massa yang sudah tidak terkendali melakukan penyerangan dengan melempar botol minuman sehingga menimbulkan keributan dan saling serang dan tidak bisa terbendung membuat kericuhan semakin memanas, dikarenakan salah satu suporter dari Polda NTT mengeluarkan senjata tajam (sangkur).

Selain itu, pukul 23.00 WITA, jumlah massa diduga dari Tri Matra semakin bertambah di halaman depan GOR dan melaksanakan penyerangan secara brutal.

Menyikapi situasi ini agar tidak meluas, sudah ada upaya pencegahan dini dari pihak Denpom Kupang dan Piket Makorem serta Dandim 1604/Kupang, dengan turun langsung ke lapangan untuk pengamanan sebagai upaya pencegahan.

Saat ini aparat keamanan sudah berjaga-jaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi kondisi agar tidak terjadi kericuhan susulan.

Dalam kejadian ini diduga beberapa pria berpakaian polisi mengalami tindakan kekerasan yang di bagian wajahnya dipenuhi lumuran darah.

Sementara sebuah mobil diduga milik polisi dibakar tanpa dilakukan upaya pemadaman api. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

80 Pejabat Mimika Ikuti Pelatihan, Bupati Minta Tinggalkan Pola Kerja Lama

80 Pejabat Mimika Ikuti Pelatihan, Bupati Minta Tinggalkan Pola Kerja Lama

24 September 2026
TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

24 September 2026
Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

24 September 2026
Rp1,7 Miliar Masuk Investasi, Rp500 Juta Menghilang: Nasabah Laporkan Dugaan Masalah AXA Mandiri ke Polisi

Rp1,7 Miliar Masuk Investasi, Rp500 Juta Menghilang: Nasabah Laporkan Dugaan Masalah AXA Mandiri ke Polisi

24 September 2026
754 Koperasi Tercatat di Mimika, Samuel Yogi Dorong Pengurus Aktif Benahi Tata Kelola

754 Koperasi Tercatat di Mimika, Samuel Yogi Dorong Pengurus Aktif Benahi Tata Kelola

23 September 2026
Adi Sumarrna Tegaskan RAT Bukan Sekadar Kewajiban, Tapi Penentu Arah Koperasi

Adi Sumarrna Tegaskan RAT Bukan Sekadar Kewajiban, Tapi Penentu Arah Koperasi

23 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Mega Tunjuk Ganjar Pranowo Capres 2024

Mega Tunjuk Ganjar Pranowo Capres 2024

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id