ADVERTISEMENT
Rabu, September 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Nusantara

Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Pemicu dalam kasus ini bukan dari sesama pemain melainkan diduga kesalahpahaman oknum polisi dengan Polisi Militer. Akibatnya terjadi saling kejar mengejar dan baku pukul.

20 April 2023
0
Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Suasana penonton lari berhamburan di dalam GOR untuk menyelamatkan diri. (Foto: Ist./Redaksi)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Kupang – Suasana Kota Kupang mencekam, Rabu 19 April pukul 23.00 WITA. Hal ini dipicu oleh aksi suporter futsal Polda NTT dan suporter Soe terjadi kesalahpahaman di Gelanggang Olahraga (GOR) Oepoi Kupang.

Pemicu dalam kasus ini bukan dari sesama pemain melainkan diduga kesalahpahaman oknum polisi dengan Polisi Militer. Akibatnya terjadi saling kejar mengejar dan baku pukul. Penonton yang hadir panik menyaksikan pertandingan ketakutan dan lari tungganglanggang menyelamatkan diri.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data Intelrem 161/WS yang beredar di media sosial menjekaskan, pada hari Rabu tanggal 19 April 2023 pukul 23.00 WITA bertempat di GOR Oepoi Kupang telah terjadi kericuhan antara suporter bola Polda NTT dengan suporter bola Soe.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Adapun kronologi kejadian yang dilaporkan yakni sekitar pukul 21.30 WITA, Anggota PM menegur suporter dari Polda NTT yang diduga membuat kericuhan. Lalu tiba-tiba salah satu suporter yang diduga dari Polda NTT melakukan penyerangan kepada salah satu Anggota Denpom yang sedang melaksanakan pengamanan.

Baca Juga

Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

PTFI Kirim Bantuan Rp2,5 Miliar dan Tim Medis untuk Korban Gempa NTT

“Tiba-tiba sekitar pukul 22.00 WITA, diduga ada sekelompok orang yang berambut cepak berkumpul di tribun yang diduga dari kelompok Tri Matra,” demikian isi data Intelrem.

Kemudian sekitar pukul 22.30 WITA, massa yang sudah tidak terkendali melakukan penyerangan dengan melempar botol minuman sehingga menimbulkan keributan dan saling serang dan tidak bisa terbendung membuat kericuhan semakin memanas, dikarenakan salah satu suporter dari Polda NTT mengeluarkan senjata tajam (sangkur).

Selain itu, pukul 23.00 WITA, jumlah massa diduga dari Tri Matra semakin bertambah di halaman depan GOR dan melaksanakan penyerangan secara brutal.

Menyikapi situasi ini agar tidak meluas, sudah ada upaya pencegahan dini dari pihak Denpom Kupang dan Piket Makorem serta Dandim 1604/Kupang, dengan turun langsung ke lapangan untuk pengamanan sebagai upaya pencegahan.

Saat ini aparat keamanan sudah berjaga-jaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi kondisi agar tidak terjadi kericuhan susulan.

Dalam kejadian ini diduga beberapa pria berpakaian polisi mengalami tindakan kekerasan yang di bagian wajahnya dipenuhi lumuran darah.

Sementara sebuah mobil diduga milik polisi dibakar tanpa dilakukan upaya pemadaman api. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kejari Mimika Tuntaskan Uang Pengganti Rp31,3 Miliar dari Paulus Kurnala

Kejari Mimika Tuntaskan Uang Pengganti Rp31,3 Miliar dari Paulus Kurnala

22 September 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 28.000 Batang Rokok di Bandara Sentani

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 28.000 Batang Rokok di Bandara Sentani

22 September 2026
Cegah Permukiman Kumuh, Pemkab Mimika Dorong Penataan Sejak Dini

Cegah Permukiman Kumuh, Pemkab Mimika Dorong Penataan Sejak Dini

22 September 2026
Dukung Smart Governance, Pemkab Mimika Mulai Wajibkan OPD Gunakan Tanda Tangan Elektronik

Dukung Smart Governance, Pemkab Mimika Mulai Wajibkan OPD Gunakan Tanda Tangan Elektronik

22 September 2026
10 Rumah Layak Huni di Kampung Nawaripi Tetap untuk Warga Setempat, Ini Penjelasan Dinas

10 Rumah Layak Huni di Kampung Nawaripi Tetap untuk Warga Setempat, Ini Penjelasan Dinas

22 September 2026
Mimika Punya 11 Kawasan Kumuh, Pemkab Hanya Bisa Intervensi Tiga, Ini Daftarnya

Mimika Punya 11 Kawasan Kumuh, Pemkab Hanya Bisa Intervensi Tiga, Ini Daftarnya

22 September 2026

POPULER

  • Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • PN Timika Eksekusi Lahan Sengketa di SP 2, Bangunan di Atas Tanah Dibongkar

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Bupati Mimika Targetkan APBD Perubahan 2026 Ditetapkan Sebelum 30 September

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Mega Tunjuk Ganjar Pranowo Capres 2024

Mega Tunjuk Ganjar Pranowo Capres 2024

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id