ADVERTISEMENT
Selasa, Oktober 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Karya Kamoro Bernilai Jutaan Rupiah, Thomas Dorong Festival Seni di Mimika Digelar Lebih Besar

“Saya melihat yang ada di sini masih sedikit karena hanya ada di Kota Timika dan sekitarnya, tetapi belum sampai ke kampung pesisir dan pegunungan yang ada di Mimika,” ujarnya.

6 Oktober 2026
0
Karya Kamoro Bernilai Jutaan Rupiah, Thomas Dorong Festival Seni di Mimika Digelar Lebih Besar
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Karya seni masyarakat Kamoro yang dipamerkan dalam Festival Seni Budaya Mimika 2026 memiliki nilai jual hingga puluhan juta rupiah. Potensi tersebut dinilai perlu didukung dengan ruang promosi yang lebih besar agar seni dan budaya lokal sekaligus menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat.

Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah, Thomas Mutaweyau, mengatakan festival seni bukan hanya menjadi tempat mempertontonkan budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para pengukir, penganyam, penari hingga kelompok seni.

“Dengan festival ini para pengukir, penganyam, penari, penabuh tifa itu ada uang atau nilai ekonomi yang mereka dapat, baik untuk grup, sanggar seninya, ataupun untuk keluarga. Intinya mereka bisa hidup dari seni yang ditekuni,” kata Thomas di Timika, Senin 5 Oktober 2026.

Festival Seni Budaya Mimika 2026 digelar Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Mimika pada 5-10 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti pelaku seni dari sejumlah kampung yang membawa berbagai karya untuk diperkenalkan sekaligus dipasarkan kepada masyarakat.

Baca Juga

Pemkab Mimika Matangkan Tata Ruang Poumako-Kokonau untuk Investasi

Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

Thomas menilai potensi tersebut masih bisa dikembangkan lebih jauh. Menurut dia, keterlibatan seniman dalam festival saat ini masih didominasi wilayah perkotaan dan sekitarnya, sementara banyak pelaku seni di kampung pesisir maupun pegunungan yang belum mendapat ruang yang sama.

“Saya melihat yang ada di sini masih sedikit karena hanya ada di Kota Timika dan sekitarnya, tetapi belum sampai ke kampung pesisir dan pegunungan yang ada di Mimika,” ujarnya.

Karena itu, Thomas mendorong Pemkab Mimika memperbesar dukungan terhadap festival seni budaya, termasuk dari sisi anggaran, sehingga ke depan lebih banyak sanggar dan pelaku seni dari berbagai wilayah dapat terlibat.

Menurutnya, semakin luas ruang promosi yang diberikan, semakin besar pula peluang karya masyarakat untuk dikenal dan memiliki pasar.

Dampak ekonomi dari festival tersebut mulai dirasakan para pelaku seni.

Paulinus Yauniyuta dari Sanggar Seni Pokai, Kampung Amamapare, Distrik Mimika Timur, mengatakan festival menjadi kesempatan bagi mereka membawa karya dari kampung dan menjualnya langsung kepada pengunjung.

“Kami senang dengan kegiatan ini, karena kami dapat menjual hasil karya kami di sini,” katanya.

Hal senada disampaikan Sabinus Kupakareyau dari Sanggar Titiri, Kampung Pomako, Distrik Mimika Timur. Ia berharap festival tidak hanya berlangsung sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi ruang pemasaran yang berkelanjutan bagi para perajin.

“Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun dan berkelanjutan agar kami tetap memasarkan hasil karya kami,” ujarnya.

Berbagai karya khas Kamoro dipajang dalam festival, mulai dari patung, ukiran hingga miniatur rumah adat Karapau.

Harga karya yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari sekitar Rp100 ribu hingga Rp25 juta per buah, tergantung jenis, ukuran dan tingkat kerumitan pengerjaannya.
Salah satu karya dengan nilai jual tertinggi adalah replika rumah adat Karapau yang ditawarkan hingga Rp25 juta.

Nilai tersebut menunjukkan bahwa budaya lokal tidak hanya memiliki nilai sebagai warisan dan identitas masyarakat, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang cukup besar.

Jika didukung promosi, pasar dan penyelenggaraan festival yang lebih luas, karya para seniman kampung diharapkan tidak berhenti sebagai pajangan budaya. Karya tersebut dapat menjadi produk ekonomi kreatif sekaligus sumber penghidupan bagi masyarakat yang selama ini menjaga dan mewariskan budaya Mimika. (*)

Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Karya Kamoro Bernilai Jutaan Rupiah, Thomas Dorong Festival Seni di Mimika Digelar Lebih Besar

Karya Kamoro Bernilai Jutaan Rupiah, Thomas Dorong Festival Seni di Mimika Digelar Lebih Besar

6 Oktober 2026
Pemkab Mimika Matangkan Tata Ruang Poumako-Kokonau untuk Investasi

Pemkab Mimika Matangkan Tata Ruang Poumako-Kokonau untuk Investasi

6 Oktober 2026
Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

6 Oktober 2026
Gereja Santo Fransiskus Asisi SP2 Tomage Diberkati, Umat Fakfak Diminta Rawat Satu Tungku Tiga Batu

Gereja Santo Fransiskus Asisi SP2 Tomage Diberkati, Umat Fakfak Diminta Rawat Satu Tungku Tiga Batu

5 Oktober 2026
Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

5 Oktober 2026
Pemkab Mimika Siapkan Pemuda Jadi Pemimpin, Tak Boleh Hanya Jadi Penonton Pembangunan

Pemkab Mimika Siapkan Pemuda Jadi Pemimpin, Tak Boleh Hanya Jadi Penonton Pembangunan

5 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    648 shares
    Bagikan 259 Tweet 162
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id