ADVERTISEMENT
Minggu, November 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Cerita Yusuf Rombe dan Jemaat Moria: Persembahan Tanah untuk Pelayanan

Yusuf Rombe dalam kegiatan sosial terutama dalam mendukung pelayanan dan pembangunan gereja, pembangunan masjid dan tempat ibadah lainnnya sudah lama dirasakan oleh masyarakat.

7 November 2024
0
Cerita Yusuf Rombe dan Jemaat Moria: Persembahan Tanah untuk Pelayanan

Lokasi tanah yang dihibahkan oleh Yusuf Rombe untuk pembangunan gereja. (foto: Ist/Tim AIYE)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar” (Lukas 16:10a).

Ayat ini seolah menggambarkan perjalanan hidup Yusuf Rombe, calon Wakil Bupati Mimika yang kini mendampingi Alexsander Omaleng dalam pemilihan kepala daerah.

Sebelum terjun ke dunia politik, Yusuf adalah sosok pengusaha yang merintis karirnya dari kios kecil di Tembagapura hingga sukses.

Namun, di balik keberhasilannya, Yusuf Rombe adalah pribadi yang selalu setia dalam pelayanannya kepada gereja dan masyarakat.

Baca Juga

SCOPI Optimistis Kopi Puncak Jaya Berkembang, Petani Didorong Tingkatkan Kualitas

HKN ke-62, Dinkes dan KORMI Mimika Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat

Suami dari Erda Darius Rombe ini memiliki jejak dalam pelayanan gereja, khususnya di GKI Tanah Papua Jemaat Pniel di Jalan C. Heatubun, tempat ia pernah menjadi Majelis Gereja.

Meski kini tidak lagi tercatat sebagai majelis jemaat, Yusuf tetap aktif dalam pelayanan.

Ia bahkan mencatatkan jejak kebaikan yang telah menjadi bagian penting bagi GKI Jemaat Moria, sebuah jemaat pemekaran dari GKI Jemaat Pniel

Wakil Ketua Majelis Jemaat GKI Moria, Pnt. Maryunus Baredu, mengenang bagaimana Yusuf Rombe turut membangun jemaat sejak awal berdirinya.

“Pada tahun 2014, di bawah kepemimpinan Pdt. Mercy Rumere sebagai Ketua Majelis Jemaat Pniel saat itu, kami membangun pos pelayanan di lahan lama, awalnya kami memiliki bangunan kecil untuk beribadah,” jelas Maryunus.

Namun, situasi jemaat yang berada di lorong kecil dan minim ruang membuat Yusuf Rombe yang saat itu masih melayani sebagai majelis, tergerak untuk membantu

“Bapak Syamas Yusuf Rombe sebagai majelis jemaat hadir melayani di Jemaat Moria dan melihat gedung Pospel di dalam lorong. Terus beliau bilang bahwa GKI di Tanah Papua gereja yang tertua di Tanah Papua tetapi sangat miris karena berdiri dalam lorong. Sehingga pak Yusuf Rombe nengambil keputusan pembangunan gereja besar di jalan besar,” kenang Maryunus.

Melihat kondisi tersebut, Yusuf mengambil keputusan besar, ia menghibahkan sebagian tanah miliknya di jalan utama untuk pembangunan gereja.

Tanah seluas 1 hektare itu kemudian diberikan separuhnya atau 50 x 100 meter sebagai tempat baru untuk pembangunan gedung gereja yang lebih besar.

Langkah Yusuf tak berhenti pada pemberian tanah. Ia juga membantu dalam penimbunan untuk memulai proses pembangunan.

“Kenapa Pak Rombe berinisiatif memberikan tanah? Karena saat itu, gereja tidak memiliki cukup dana untuk membeli lahan seluas itu. Beliau punya tanah dan berikan sebagai persembahan untuk bangun gereja yang ada ini,” lanjut Maryunus

Tahun 2019, GKI Jemaat Moria resmi menjadi jemaat mandiri. Meski pembangunan belum tuntas, namun gedungnya sudah terlihat megah.

Ini juga tak terlepas dari bantuan hibah dari Pemerintah Kabupaten Mimika di bawah kepemimpinan Bupati Eltinus Omaleng.

Menurut Maryunus, Yusuf telah lama dikenal sebagai seorang dermawan, yang tak hanya mendukung gereja, tetapi juga masjid dan tempat ibadah lain di wilayah itu.

Sumbangsih Yusuf untuk Jemaat Moria menjadi pengingat bagi jemaat akan kasih yang tulus dan tindakan nyata seorang pemimpin.

Bukan hanya hibah tanah dan penimbunan, Yusuf Rombe kata Maryunus juga membantu dalam pelayanan dan pembangunan bagi jemaat yang kini beranggotakan 138 kepala keluarga tersebut.

Jadi keterlibatan Yusuf Rombe dalam kegiatan sosial terutama dalam mendukung pelayanan dan pembangunan gereja, pembangunan masjid dan tempat ibadah lainnnya sudah lama dirasakan oleh masyarakat.

“Kami mengenal beliau bukan baru sekarang, atau saat berikan tanah. Tapi jauh sebelumnya bahwa bukan hanya bantu gereja tapi juga masjid dan tempat ibadah lain,” ungkap Maryunus.

Cerita ini diungkapkan oleh Maryunus dan juga anggota jemaat, melihat banyaknya sorotan negatif kepada sosok Yusuf Rombe yang sedang berjuang mengemban pelayanan sebagai calon Bupati Mimika.

“Doa kami, apapun yang beliau gumuli dan rencanakan, semoga berhasil dengan tuntunan Tuhan,” kata Maryunus. (Advektorial)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

SCOPI Optimistis Kopi Puncak Jaya Berkembang, Petani Didorong Tingkatkan Kualitas

SCOPI Optimistis Kopi Puncak Jaya Berkembang, Petani Didorong Tingkatkan Kualitas

7 November 2026
HKN ke-62, Dinkes dan KORMI Mimika Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat

HKN ke-62, Dinkes dan KORMI Mimika Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat

7 November 2026
Satgas Korpasgat Koroway Batu Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga

Satgas Korpasgat Koroway Batu Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga

7 November 2026
10.458 Kasus Malaria Ditangani Puskesmas Timika Jaya, Dua Wilayah Tertinggi

10.458 Kasus Malaria Ditangani Puskesmas Timika Jaya, Dua Wilayah Tertinggi

7 November 2026
Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140 Ribu per Kilogram Akibat Kemarau

Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140 Ribu per Kilogram Akibat Kemarau

7 November 2026
Operasi TNI di Yahukimo, Tujuh Pucuk Senjata Api Diamankan

Operasi TNI di Yahukimo, Tujuh Pucuk Senjata Api Diamankan

7 November 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Tembak Enam Orang dalam Dua Hari Penyerangan di Tambrauw

    TPNPB Klaim Tembak Enam Orang dalam Dua Hari Penyerangan di Tambrauw

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • 28 Ibu Hamil di Mimika Positif HIV, 24 Orang Telah Jalani Pengobatan ARV

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • TPNPB Ultimatum Warga Pendatang di Tambrauw, Ancam Bunuh Jika Tak Tinggalkan Wilayah

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Sehari Setelah Jadi Tersangka, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • ASN Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika, Pisau Masih Tertancap

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Bupati JR Tegaskan Hasil Profiling Jadi Pertimbangan Penempatan Jabatan ASN di Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Oktober 2024 Kasus Malaria di Distrik Mimika Timur Meningkat Hingga 523 Kasus

Oktober 2024 Kasus Malaria di Distrik Mimika Timur Meningkat Hingga 523 Kasus

Wujudkan Hilirisasi di Dalam Negeri, Freeport dan ANTAM Tandatangani Perjanjian Jual Beli Emas

Wujudkan Hilirisasi di Dalam Negeri, Freeport dan ANTAM Tandatangani Perjanjian Jual Beli Emas

Mengenang Wanita Berkerudung Biru (Eulogi Pertama untuk Sr. Nikolin Pajo SSpS-Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki laki)

Mengenang Wanita Berkerudung Biru (Eulogi Pertama untuk Sr. Nikolin Pajo SSpS-Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki laki)

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id